Dengan keikutsertaan lebih dari 60 merek peserta, termasuk 43 merek kendaraan penumpang, GIIAS 2025 diharapkan jadi momentum penting untuk memulihkan pasar domestik.
19 Jun 2025 20:08 WIB · Kendara
JAKARTA, KOMPAS — Meski pasar otomotif nasional sedang mengalami penurunan, Gaikindo tetap tancap gas. Lewat pameran otomotif tahunan Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2025, industri berharap bisa kembali menggairahkan minat masyarakat untuk membeli mobil baru dan memperkuat posisi Indonesia di pasar global.
Ketua Umum Gaikindo Yohannes Nangoi membuka konferensi pers di Jakarta pada Rabu (18/6/2025) dengan nada realistis. Ia menyebutkan bahwa industri otomotif Indonesia tidak sedang baik-baik saja. Tahun 2024 penjualan kendaraan turun hingga 15 persen dan pada awal 2025 telah turun 5 persen lagi. ”Ini cerminan kondisi ekonomi dan daya beli masyarakat yang menurun,” ujar Nangoi.
Meski begitu, Gaikindo tetap optimistis. Dengan keikutsertaan lebih dari 60 merek peserta, termasuk 43 merek kendaraan penumpang, GIIAS 2025 diharapkan jadi momentum penting untuk memulihkan pasar domestik. Menteri Perdagangan menitipkan pesan agar GIIAS terus jadi etalase karya anak bangsa dan jembatan ekspor otomotif ke luar negeri.
Ketua Pelaksana GIIAS 2025 Rizwan Alamsjah menegaskan, antusiasme peserta tetap tinggi meski ekonomi belum stabil. ”Tahun ini, luas area mencapai 200.000 meter persegi, dengan partisipasi 63 merek,” jelasnya.
Ia juga mencatat jumlah pengunjung tahun lalu yang menyentuh angka 450.000 orang, menandakan GIIAS tetap menjadi magnet utama bagi pencinta otomotif. Setelah digelar di ICE BSD pada Juli mendatang, GIIAS akan berlanjut ke Surabaya pada Agustus dan Semarang pada September.
Abiyoso Ditono, Project Director GIIAS, menyoroti beberapa pencapaian istimewa. ”Ini adalah GIIAS yang ke-32, dan tahun ke-10 penyelenggaraan di ICE BSD,” katanya. Tahun ini akan tampil 43 merek kendaraan penumpang, termasuk 9 merek baru, serta 4 kendaraan niaga, dan 16 merek sepeda motor.
Tiket presale dipatok mulai Rp 32.000 (Surprise Drop Price), kemudian pada saat penyelenggaraan harganya Rp 50.000 untuk hari-hari kerja dan Rp 100.000 untuk akhir pekan. Tiket bisa dibeli secara daring lewat aplikasi Auto360. Fasilitas shuttle bus dan program uji coba kendaraan (test drive) dan water obstacle turut disiapkan.
Berbagai merek kendaraan membawa kejutan dan inovasi terbaru mereka. Dari sisi kendaraan listrik, BYD, yang sudah mencatat penjualan 30.000 unit kendaraan sejak 2024, akan memamerkan 15 unit kendaraan, termasuk dari sub-merek Denza, serta menjanjikan peluncuran satu produk baru.
Chery akan memperkenalkan sub-jenama baru, yakni Lepas, dan menyediakan 10 unit kendaraan untuk test drive, sementara BAIC memamerkan 10 kendaraan, termasuk BJ30 hybrid. Jenama Jeep juga akan kembali ke GIIAS, menampilkan dua produk dengan filosofi gabungan kenyamanan dan petualangan.
MG meluncurkan dua produk baru dan menghadirkan 13 unit pajangan, sedangkan Ford menarik perhatian lewat program promosi seperti lucky dip Rp 50 juta dan aksesori gratis. Honda mengusung kampanye ”Electrify Your Journey” sambil meluncurkan Step WGN, dan Mazda menghadirkan SUV besar dan kecil terbaru.
:quality(80):watermark(https://cdn-content.kompas.id/umum/kompas_main_logo.png,-16p,-13p,0)/https://asset.kgnewsroom.com/photo/pre/2024/07/20/a82e6992-80f7-4432-9251-f2bba0cddf58_jpg.jpg)
Tak ketinggalan, Mitsubishi Motors merayakan 55 tahun kehadirannya di Indonesia dengan peluncuran mobil baru dan akan menampilkan Sabrina dan Fajar Noor, para pemenang Indonesian Idol 2025. Mitsubishi Fuso pun merayakan peringatan yang sama dengan memperkenalkan varian baru kendaraan niaga mereka.
Dari jenama lokal, Polytron siap memamerkan mobil perdana mereka, G3 dan G3+, dengan fitur ADAS dan sistem audio premium. XPeng, merek asal China, mengejutkan dengan mobil terbang dan elemen robotik dalam produk mereka.
GIIAS tidak hanya pamer teknologi, tetapi juga menjadi tempat uji coba kendaraan, peluncuran produk, hingga pengalaman interaktif bagi pengunjung. Toyota menghadirkan zona khusus yang menampilkan sejarahnya, sementara Toyota Gazoo Racing menyoroti teknologi elektrifikasi.
Jenama lain, seperti Isuzu, Nissan, Subaru, Volvo, dan Suzuki, juga ikut meramaikan pameran dengan produk andalan serta inovasi keselamatan terbaru.
GIIAS 2025 seolah menjadi jawaban industri atas tantangan ekonomi. Di tengah penurunan pasar, acara ini bukan sekadar ajang jualan, melainkan juga pernyataan bahwa dunia otomotif Indonesia masih menyala, masih terus berkarya.
:quality(80):watermark(https://cdn-content.kompas.id/umum/kompas_main_logo.png,-16p,-13p,0)/https://asset.kgnewsroom.com/photo/pre/2024/07/17/8cdc330f-1965-4681-92a9-6497388262ec_jpg.jpg)
Catatan: Artikel ini merupakan hasil kolaborasi dengan peserta magang Harian Kompas, yakni Selina Damayanti, mahasiswi Ilmu Komunikasi, Universitas Pakuan
Penulis:
Dahono FitriantoEditor:
Sarie FebrianePenyelaras Bahasa:
Amin Iskandar