Julian Quinones mencetak gol pembuka di babak utama Piala Dunia. Gol itu menjadi yang perdana dalam kariernya membela Meksiko di panggung sepak bola terbesar dunia.
12 Jun 2026 08:27 WIB · Olahraga
AP Photo/Natacha Pisarenko
Gol Julian Quinones untuk Meksiko pada partai pembuka Piala Dunia 2026 melawan Afrika Selatan menorehkan sejarah. Gol tersebut lahir dari proses panjang naturalisasi pemain itu di Meksiko.
Lewat gol yang dicetak pada menit ke-8 di Stadion Azteca, Mexico City, Selasa (12/6/2026), Quinones bergabung dalam daftar panjang pencetak gol pembuka Piala Dunia. Dia juga menjadi sedikit dari pemain tuan rumah yang mampu membuat gol di laga perdana.
Mengutip Marca, pencetak gol pertama dalam sejarah Piala Dunia adalah Lucien Laurent dari Perancis pada edisi 1930 di Uruguay. Sembilan puluh enam tahun kemudian, pada Piala Dunia 2026, Quinones mematri namanya dalam daftar yang sama.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2026/06/12/51f007a8586df417438d8aa6c6c72bf1-South_Africa_Mexico_WCup_Soccer_1_.jpg)
Satu dari dua gol kemenangan Meksiko atas Afsel itu juga menempatkan Quinones dalam kelompok kecil pemain yang mampu mencetak gol pertama turnamen ketika negaranya berstatus tuan rumah.
Sebelumnya, tercatat nama Ademir di Brasil (1950), Philipp Lahm di Jerman (2006), Siphiwe Tshabalala di Afsel (2010), dan Yuri Gazinsky di Rusia (2018).
Quinones bersyukur atas pencapaian itu. Dia mengatakan, itu buah kerja keras tim di lapangan.
”Gol ini sangat luar biasa karena tercipta di stadion spektakuler dan pendukung yang luar biasa. Gol ini bukti kesatuan tim,” kata Quinones, pemain berjulukan ”La Pantera” atau si macan kumbang.
Tidak hanya itu, gol ini menjadi istimewa karena lahir dari perjalanan panjangnya menuju tim nasional Meksiko. Quinones adalah pemain kelahiran Kolombia pertama yang berhasil menembus timnas setelah memperoleh kewarganegaraan pada 2023. Bahkan, sebelumnya Quinones pernah membela tim Kolombia U-20.
Pro dan kontra sempat mengiringi proses naturalisasinya sebelum ia resmi menjadi warga negara Meksiko dan mendapat panggilan timnas pada 2023. Baru tahun ini dia memperkuat negaranya di putaran final Piala Dunia.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2026/06/12/b622d5d250e2ba277f8439d07916ba88-South_Africa_Mexico_WCup_Soccer_2_.jpg)
Mengutip ESPN, bersamaan dengan momen Quinones menjadi warga negara Meksiko, federasi sepak bola setempat mengeluarkan pernyataan resmi. Mereka hendak mengakhiri perdebatan seputar pemain naturalisasi.
”Tidak ada warga Meksiko kelas satu atau warga Meksiko kelas dua. Semua adalah warga Meksiko,” demikian kutipan pernyataan itu.
Menariknya, Quinones bukan satu-satunya pemain naturalisasi dalam skuad Meksiko kali ini. ”El Tri” juga diperkuat Álvaro Fidalgo, gelandang kelahiran Spanyol yang memperoleh kewarganegaraan Meksiko dan mendapat izin FIFA membela tim nasional pada 2026.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2026/06/12/9a16dd2d0a724a5d9dfb56439c562056-wires_photo_2026_06_12T025017.827.jpg)
Bagi Quinones, gol ke gawang Afsel mungkin hanya satu gol di fase grup. Kini tantangan berikutnya untuk dia adalah membantu Meksiko melangkah lebih jauh.
”Semoga ini tidak membuat kami terlena. Tiga poin (di partai selanjutnya) lebih penting ketimbang pencapaian individu,” kata pencetak gol terbanyak di Liga Pro Saudi musim ini bersama Al Qadsiah, dengan 33 gol dari 31 laga, itu. Berdasarkan catatan Transfermarkt, jumlah golnya hanya kalah dari Harry Kane di Bayern Munchen dengan 36 gol. (AP)
Penulis:
Cornelius Helmy HerlambangEditor:
Cornelius Helmy HerlambangPenyelaras Bahasa:
Amin Iskandar