GOLAZO

Gol ”Kaki Dewa” Manuel Negrete dalam Misteri Azteca

Negrete pernah menciptakan salah satu gol terindah di Piala Dunia, hanya beberapa hari sebelum ”tangan Tuhan” Maradona. Dia melahirkan itu tanpa unsur kecurangan.

24 Jun 2026 05:40 WIB · Olahraga

AFP

Oleh Kelvin Hianusa

Stadion Azteca, di Meksiko, seolah ditakdirkan menjadi saksi terciptanya gol-gol indah di Piala Dunia. Dari gol dengan kerja sama tim terbaik yang dicetak bek Brasil, Carlos Alberto, sampai fenomena dan kontroversi gol legenda Argentina, Diego Maradona, terlahir di Azteca.

Gol ”Tangan Tuhan” Maradona pada 1986 tak pernah lekang oleh waktu. Itu selalu diingat sebagai gol indah yang penuh dengan kontroversi. Maradona mengecoh lima pemain Inggris dengan ”tariannya”, mengumpan bola, lalu berlari ke kotak penalti dan menyambut bola dengan tangan.

Peristiwa itu merupakan kecurangan yang paling dipuja-puja banyak orang. Wajar saja, Maradona benar-benar menunjukkan keterampilan individu dan ketepatan waktu cemerlang dalam 11 detik serangan itu. Saking sempurnanya gerakan, wasit sampai mengira bola terkena kepalanya.

(FILES) This aerial view shows the Mexico City Stadium, renamed from Azteca Stadium (or Banorte Stadium) for the FIFA World Cup, in Mexico City on May 28, 2026. The World Cup kicks off on June 11 with FIFA betting that the enduring appeal of the greatest footballing show on earth can rise above anger at soaring ticket prices, an uneasy political climate in Donald Trump's America and the shadow of conflict in the Middle East.
A record 48 teams and millions of fans are set to descend on the United States, Canada and Mexico for the first ever World Cup co-hosted by three nations, the largest and most logistically complex edition of the tournament ever staged. The action gets under way at Mexico City's iconic Estadio Azteca on June 11, with co-hosts Mexico taking on South Africa at 3:00 pm local time (1900 GMT), launching a sprawling, nearly six-week-long spectacle that will culminate in the final at New Jersey's 82,500-seat MetLife Stadium on July 19. (Photo by Carl DE SOUZA / AFP)

Jika Maradona dijuluki ”Tangan Tuhan”, gelandang legendaris Meksiko, Manuel Negrete, pantas disebut ”Kaki Dewa”. Di Azteca, dalam edisi Piala Dunia yang sama, Negrete menggemparkan dunia terlebih dulu lewat gol spektakuler ke gawang Belgia pada babak 16 besar.

Gol bermula dari umpan lambung liar yang mengarah kencang ke arah lututnya. Negrete mengontrol bola itu dengan dua sentuhan, tanpa bola menyentuh tanah. Dia mengumpan kepada rekannya, Javier Aguirre, lalu langsung dikembalikan lagi bagai permainan sepak takraw.

Bola kali ini mengarah ke dada Negrete. Dengan posisi yang baru sampai di garis horizontal kotak penalti, dia langsung mengambil keputusan cepat. Negrete melompat dan melakukan tembakan ”gunting” dengan kaki kirinya. Bola melaju deras ke gawang lawan dan membuat Meksiko unggul 1-0.

ingografik
golazo
gol Manuel Negrete

Negrete seperti mempermainkan teori gravitasi dalam proses gol tersebut. Dia bisa begitu nyaman memainkan bola di udara, tanpa takut terjatuh, dan sangat tepat dalam mengeksekusi tendangan. Pemain kebanggaan publik Meksiko itu bagai sedang bermain di luar angkasa.

”Saya memikirkan gol tersebut setiap hari. Sesuatu yang membuat saya sangat bangga adalah bahwa saya memiliki kesamaan dengan Maradona. Ada dua plakat di Azteca. Satu untuk menghormati golnya melawan Inggris dan satu lagi milik saya ketika melawan Bulgaria,” ujar Negrete, seperti dikutip FIFA.

Saking indah aksi dari ”Kaki Dewa” Negrete, gol itu sampai masuk ke dalam 22 gol terbaik sepanjang sejarah Piala Dunia versi FIFA. Dia bisa bersanding dengan nama-nama besar, seperti Maradona dan Pele. Istimewanya, tidak ada unsur kecurangan dalam gol itu. Semuanya murni keterampilan.

Pendukung Tim Nasional Meksiko bertopeng mengibarkan bendera negaranya di kawasan Stadion Azteca, Mexico City, Meksiko, Rabu (10/6/2026). Pada sehari menjelang pembukaan Piala Dunia 2026 para pendukung dari sejumlah tim nasional telah memadati sejumlah titik kawasan di Azteca baik mencari tiket pertandingan maupun sekadar meramaikan suasana Piala Dunia 2026. ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/foc.

Dalam setiap gol penting dalam sejarah Piala Dunia, hasil laga selalu menjadi konteks yang tidak pernah terlepas. Gol Negrete saat itu berhasil menginspirasi Meksiko untuk lolos ke perempat final. Adapun itu merupakan terakhir kali Meksiko mampu melangkah sampai 8 besar.

Penerus Negrete diharapkan muncul di edisi Piala Dunia 2026. Seperti diketahui, setelah 40 tahun berselang, Meksiko kembali menjadi tuan rumah. Azteca, tempat yang menjadi lumbung-lumbung gol indah, sudah siap menyambut sosok Negrete selanjutnya. (AP/REUTERS)


Kerabat Kerja

Penulis:

Kelvin Hianusa
 | 

Editor:

Cornelius Helmy Herlambang
 | 

Penyelaras Bahasa:

Nur Adji