Haboob, Badai Debu yang ”Menggulung” Kota Phoenix

Fenomena alam badai debu yang mirip benteng raksasa.

27 Agt 2025 07:15 WIB · Internasional

Oleh Ignatius Danu Kusworo

Bernae Boykin Hitesman sedang menjemput putra dan putrinya yang masing-masing berusia 9 dan 11 tahun pulang dari sekolah ketika badai terjadi. Badai tersebut dikenal sebagai haboob, yang sedang melanda Arizona City, sekitar 95 kilometer tenggara Phoenix, Amerika Serikat. Ia segera menepi karena badai mulai menerjang mobilnya. 

”Saya bahkan tidak bisa melihat tangan saya, walau itu ada di depan wajah jika saya mengulurkan tangan ke luar,” katanya. Boykin Hitesman bisa merasakan debu dan angin kencang mengguncang mobilnya hingga akhirnya berlalu sekitar 15 menit kemudian. Ia berusaha tenang saat kedua anaknya dilanda ketakutan.

Dari foto yang dirilis Pemerintah Kota Phoenix, nampak gumpalan debu setinggi puluhan meter laksana benteng berjalan, mendekat ke area kota dan pemukiman. Foto yang lain diabadikan saat gumpalan debu mendekati arena bandara di Phoenix. Beberapa pesawat terparkir dan bandara terlihat sepi.

Dalam foto yang disediakan pemerintah Kota Phoenix ini nampak kumpulan debu yang menjulang tinggi di Bandara Internasional Phoenix Sky Harbor pada hari Senin (25/8/2025).

Badai dahsyat menimbulkan dinding debu tebal yang melanda metro Phoenix pada Senin (25/8/2025). Selain menggelapkan langit, badai juga menyilaukan pengemudi, memutus aliran listrik, dan membatalkan penerbangan di salah satu bandara tersibuk di negara itu.

Haboob adalah badai debu yang didorong oleh angin yang dihasilkan oleh cuaca atau badai petir. Badai ini biasanya terjadi di daerah datar dan kering. Hujan deras dan angin kencang yang datang setelah haboob di Phoenix mengakibatkan penundaan penerbangan di Bandara Internasional Phoenix Sky Harbor, serta menyebabkan kerusakan pada atap terminal. Badai juga mengakibatkan padamnya listrik yang dialami lebih dari 15.000 penduduk di Maricopa County, termasuk Phoenix.

Richard Filley, pensiunan profesor universitas yang tinggal di Gilbert, mengatakan, badai debu menyebabkan pepohonan bergoyang dan menjatuhkan tempat makan burung ke tanah. Selain itu, debu halus juga masuk melalui setiap celah kecil ke dalam rumahnya.

Penampakan badai debu raksasa yang menjulang tinggi mendekati area metro Phoenix, Senin (25/8/2025).

Walaupun menyeramkan, bagi sebagian orang, haboob adalah fenomena alam yang unik dan indah. Tahun ini, cuaca Kota Phoenix lebih kering dibanding tahun-tahun sebelumnya, sementara beberapa bagian Arizona tenggara dan utara-tengah mendapat cukup banyak hujan. Ini menyebabkan angin kencang yang membawa gumpalan debu hingga membentuk benteng raksasa setinggi puluhan meter.

(AP)


Kerabat Kerja

Penulis:

Ignatius Danu Kusworo
 | 

Editor:

Heru Sri Kumoro
 | 

Penyelaras Bahasa:

Galih Rudanto