Hadapi Jepang, ”Garuda” Memburu Tiga Poin

Tim nasional Indonesia tidak silau dengan nama besar dan kualitas individu pemain Jepang. Menang jadi tujuan di kepala semua skuad ”Garuda”.

12 Nov 2024 14:59 WIB · Olahraga

Oleh Muhammad Ikhsan Mahar - [email protected]

JAKARTA, KOMPAS — Tim nasional Indonesia bakal menjalani pertarungan tersulit di Grup C putaran ketiga kualifikasi Piala Dunia 2026 saat jumpa Jepang, Jumat (15/11/2024) pukul 19.00 WIB, di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta. Pengalaman sejumlah pemain kunci skuad ”Garuda” serta dukungan suporter adalah modal terbesar untuk mengejutkan tim langganan Piala Dunia itu.

Jika merujuk peringkat ranking FIFA terkini, jarak kualitas kedua tim bak bumi dan langit. Jepang adalah tim Asia dengan posisi tertinggi di peringkat ke-15, sementara Indonesia berada di posisi ke-130.

Namun, ranking FIFA itu sejatinya adalah ilusi dari kemampuan sesungguhnya yang dimiliki anak asuhan Shin Tae-yong. Perhitungan peringkat itu tentu merujuk historis performa tim ”Garuda” dalam beberapa tahun terakhir. Akan tetapi, satu tahun terakhir, Indonesia dihuni sejumlah pemain naturalisasi berkualitas apik.

Quote

Kami telah mengamati mereka dan tentu mereka memiliki kualitas luar biasa di seluruh bagian lapangan. Namun, saya pikir laga nanti adalah kans kami menunjukkan kualitas kami yang sebenarnya.

Laga melawan Jepang berpeluang menjadi debut bagi bek serbabisa Kevin Diks. Pemain asal Copenhagen itu sudah merampungkan proses naturalisasi hingga perpindahan federasi di FIFA dalam waktu 31 hari sejak jumpa Ketua Umum PSSI Erick Thohir, 12 Oktober lalu.

Para pemain Jepang berlatih di Lapangan A, Kompleks Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (11/11/2024). Jepang akan menghadapai tuan rumah Indonesia pada pertandingan Grup C putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia yang akan digelar pada Jumat (15/11/2024) di Stadion Utama Gelora Bung Karno. KOMPAS/TOTOK WIJAYANTO (TOK) 11-11-2024

Kehadiran pemain berusia 28 tahun itu meningkatkan harga pasar skuad Indonesia. Menurut Transfermarkt, Indonesia adalah tim dengan nilai pasar tertinggi ketujuh dari 16 kontestan putaran ketiga kualifikasi Piala Dunia 2026. Akumulasi nilai skuad Indonesia mencapai Rp 547 miliar atau telah lebih dari setengah triliun rupiah.

Hanya Jepang, Korea Selatan, Iran, Uni Emirat Arab, Uzbekistan, dan Australia yang memiliki nilai pasar lebih tinggi daripada Indonesia. Menariknya lagi, Indonesia merupakan tim dengan rerata usia termuda.

Sebanyak 28 pemain yang dipanggil Shin untuk laga melawan Jepang dan Arab Saudi berusia rata-rata 25 tahun. Sementara itu, skuad Jepang berusia 26,8 tahun, sedangkan tim Saudi yang akan tiba di Jakarta pada akhir pekan nanti berusia rerata 26,6 tahun.

Maarten Paes, kiper Indonesia, mengakui Jepang adalah tim yang sangat kuat, bahkan lebih kuat daripada Saudi dan Australia yang sudah ditahan imbang timnya. Kiper FC Dallas itu menyebut pertarungan melawan Jepang adalah kesempatan terbaik untuk menguji kemampuan skuad Garuda yang bertekad bangkit setelah kalah dari China.

”Kami telah mengamati mereka dan tentu mereka memiliki kualitas luar biasa di seluruh bagian lapangan. Akan tetapi, saya pikir laga nanti adalah kans kami menunjukkan kualitas kami yang sebenarnya. Berharap energi positif (dari suporter) di Gelora Bung Karno bisa membantu kami mendapatkan hasil positif,” tutur Maarten dalam sesi media day di Jakarta, Selasa (12/11/2024).

Kiper Timnas Indonesia Marteen Paes KOMPAS/TOTOK WIJAYANTO (TOK) 08-09-2024

”Maarten menuturkan, dirinya tidak gentar menghadapi penyerang-penyerang Jepang yang tampil sangat tajam di kualifikasi Piala Dunia 2026. Terhitung sembilan laga di putaran kedua dan ketiga babak kualifikasi, tim berjuluk ”Samurai Biru” itu sudah mencetak 37 gol atau rata-rata menghasilkan empat gol per laga.

Dalam dua laga tandang di Grup C, Jepang membawa pulang kemenangan 5-0 dari Bahrain dan 2-0 di Saudi. Mereka juga sudah membenamkan China 7-0.

Pengalaman lawan Messi

”Saya sudah menghadapi (Leo) Messi, saya tidak gugup menghadapinya. Saya percaya dengan kemampuan saya bisa membantu tim,” ucap Maarten yang sudah tidak mengenakan perban di pergelangan tangannya seperti dilakukan di dua laga pada Oktober lalu.

Rizky Ridho, bek tengah Indonesia, menyebut kehadiran sejumlah pemain keturunan telah memberikan dampak positif bagi permainan tim. Ketika duel di Piala Asia 2023, Indonesia hanya diperkuat enam pemain keturunan.

Kini, Garuda memiliki 15 pemain diaspora. Mees Hilgers adalah satu-satunya pemain naturalisasi yang berpeluang besar tidak dimainkan melawan Jepang akibat cedera.

Pemain Indonesia, Rizky Ridho (kiri), menempel ketat pemain Jepang, Keito Nakamura, pada pertandingan penyisihan terakhir grup D Piala Asia 2023 di stadion Al Thumama, Doha, Qatar, Rabu (24/1/2024). Indonesia takluk dari Jepang dengan skor 1-3. KOMPAS/IWAN SETIYAWAN (SET) 24-01-2024

Kondisi itu membuat Ridho optimistis Indonesia bisa membalas kekalahan 1-3 yang diterima pada fase grup Piala Asia 2023 di stadion Al Thumama, Qatar, 24 Januari lalu.

”Kami menderita akibat kualitas luar biasa Jepang di Piala Asia. Namun, saya yakin kami akan bermain lebih baik. Target kami adalah menang,” ujar Ridho yang bermain penuh pada duel kontra Jepang di Piala Asia 2023.

Pada laga terakhir jumpa Jepang itu, Indonesia dihukum berkat kesalahan lini belakang. Ketika laga baru berjalan 6 menit, Jepang unggul lewat penalti penyerang Ayase Ueda.

Hukuman titik putih diberikan akibat tarikan Jordi Amat kepada Ueda. Lalu, gol bunuh diri Justin Hubner membuat Indonesia sempat tertinggal tiga gol. Sandy Walsh mencetak gol hiburan pada menit 90+1.

Eliano Reijnders, bek sayap Indonesia, ingin memberikan pengaruh berarti pada gim melawan Jepang. Sempat tidak masuk dalam susunan pemain kontra China, Eliano siap ditempatkan di posisi mana pun oleh Shin.

”Saya siap jika pelatih membutuhkan saya bermain sebagai penyerang,” kata Eliano yang lebih sering dimainkan sebagai bek sayap kanan di PEC Zwolle, musim ini.

Selain bek sayap, Eliano juga bisa bermain sebagai penyerang sayap dan gelandang serang. Seiring telah baiknya kedalaman lini belakang, maka Shin bisa menempatkan Eliano berperan lebih menyerang.

”Jepang datang ke stadion kami. Jadi, kami harus menunjukkan kemampuan terbaik kami kepada mereka. Saya pikir kami bisa menang, atau setidaknya seri,” tutur Eliano.


Kerabat Kerja

Penulis:

Muhammad Ikhsan Mahar
 | 

Editor:

Wisnu Aji Dewabrata