Hadiah Terburuk Lionel Messi untuk Portugal dan Cristiano Ronaldo dari Luanda

Lionel Messi ikut andil merayakan kemerdekaan ke-50 tahun Angola, eks negara kolonial Portugal. Empat debutan dihadirkan Lionel Scaloni.

15 Nov 2025 05:17 WIB · Olahraga

AFP

Oleh Muhammad Ikhsan Mahar

LUANDA, JUMAT —  Lionel Messi menegaskan masih memiliki ”rasa lapar” bersama tim nasional Argentina. Bermain di Stadion 11 November, kota Luanda, Angola, Jumat (14/11/2025), Messi menjadi motor sekaligus hiburan utama yang menutup kalender laga ”La Albiceleste” pada 2025 dengan menumbangkan Angola, 2-0.

Tentu bukan tanpa alasan Pemerintah Angola dan Federasi Sepak Bola Angola (FAF) rela merogoh dana besar untuk mendatangkan Argentina. Menurut sejumlah laporan di media lokal, FAF ditopang pemerintah rela membayar Argentina sekitar 12 juta dollar AS atau sekitar Rp 200 miliar demi memainkan laga uji coba untuk merayakan 50 tahun kemerdekaan.

Angola merupakan bekas negara jajahan Portugal. Mereka baru bisa membentuk pemerintah mandiri sejak merdeka pada 11 November 1975.

Setelah keluar dari kendali Portugal selama lima dekade, Angola mendatangkan timnas Argentina. Tidak hanya berstatus juara Piala Dunia 2022. Lebih dari itu, Argentina memiliki Messi yang merupakan rival abadi ikon Portugal, Cristiano Ronaldo.

Berbeda dengan lawatan ke Indonesia, Juni 2023, Pelatih Argentina Lionel Scaloni juga menyertakan sang kapten, Messi. Pemain Inter Miami itu pun tampil sejak sepak mula.

Scaloni tidak meremehkan Angola yang berada di peringkat ke-89 ranking FIFA. Dalam pra-Piala Dunia 2026 zona Afrika, Angola sudah tersisih pada babak pertama.

Penyerang Argentina, Lionel Messi (kedua dari kiri), berpose sebelum laga persahabatan dengan Angola di Luanda, Jumat (14/11/2025).

Di bawah hadapan sekitar 50.000 suporter yang datang dengan rata-rata harga tiket hanya 1 dollar AS (Rp 16.705), Messi menjadi aktor bagi gol ganda La Albiceleste. Ia memberikan asis untuk gol Lautaro Martinez di menit ke-43.Kemudian, Messi mencatatkan nama di papan skor pada menit ke-82.

Melihat Messi menaklukkan kiper pengganti, Neblu, seluruh pendukung Angola berdiri dan memberikan tepuk tangan meriah. Mereka seakan melupakan Messi mencetak gol ke gawang tim tanah air mereka.

Berkisar empat menit setelah gol pengunci kemenangan timnya, Messi ditarik keluar dan digantikan Joaquin Panicelli. Teriakan yel-yel, ”Messi, Messi, Messi”, menggema di stadion sekaligus menghadirkan gemuruh yang belum pernah dirasakan publik Angola.

Performa Messi di Luanda sekali lagi membuktikan martabat Argentina dibandingkan Portugal, yang memperkenalkan Angola sepak bola. Messi dan Argentina memainkan gim pamungkas di tahun 2025 dan sudah berstatus lolos ke Piala Dunia 2026.

Adapun mantan negara penguasa Angola, Portugal, harus merelakan langkah ke pentas dunia tertunda akibat tumbang 0-2 dari Irlandia, Kamis (13/11/2025).

Terlebih lagi, Ronaldo menjadi buah bibir akibat aksi emosionalnya yang berbuah kartu merah langsung. Pemain berjuluk ”CR7” itu bakal absen pada gim terakhir Portugal di kualifikasi Piala Dunia 2026 kontra Armenia, juga berpeluang tidak tampil pada laga perdana ”Selecao das Quinas” di Piala Dunia tahun depan.

Penyerang Argentina, Lionel Messi (kedua dari kiri), berebut bola dengan para pemain Angola sebelum laga persahabatan di Luanda, Jumat (14/11/2025).

”Melawan tim yang sama sekali tidak kami ketahui kekuatannya seperti Angola selalu memberikan pelajaran bagi tim. Ini adalah tes yang baik meski kami seharusnya bisa menjalani laga lebih baik,” tutur Scaloni seusai laga, dilansir TyC Sports.

Selain pemain-pemain andalannya, seperti Messi, Martinez, Alexis Mac Allister, Rodrigo de Paul, dan Cristian Romero, Scaloni juga memberikan laga debut untuk empat pemain. Mereka ialah Kevin Mac Allister, kakak Alexis, lalu Maximo Perrone, Gianluca Prestiani, dna Panichelli. Scaloni telah memberikan kesempatan debut berseragam La Albiceleste untuk 59 pemain.

”Kami selalu berusaha memainkan gim dengan kekuatan terbaik kami. Kami juga sangat berterima kasih atas sambutan luar biasa dari masyarakat di sini (Angola),” kata Scaloni yang juga menjabat Direktur Teknik Asosiasi Sepak Bola Argentina (AFA).

Gol perdana

Bagi Messi, gol di Luanda adalah gol pertama untuknya di Benua Afrika. Mungkin, itu juga menjadi gol terakhirnya di benua yang dikenal dengan pemain-pemain berbakat alami dengan kecepatan dan ketangguhan fisik.

Messi pun sudah mencetak 115 gol untuk La Albiceleste. Ia merupakan pemain yang paling banyak mencetak gol di timnas Argentina era Scaloni berkat torehan 50 gol.

Penyerang Argentina, Lionel Messi (kanan), berpose dengan Presiden Angola Joao Lourenco sebelum laga persahabatan antara timnas Argentina dan Angola di Luanda, Jumat (14/11/2025).

Secara keseluruhan, Messi sudah menghasilkan 895 gol dan 401 asis dalam kariernya yang sudah membentang lebih dari 20 tahun. Ia sudah mengoleksi 1.286 kali kontribusi gol sehingga hanya butuh 14 kontribusi gol lagi untuk mencapai 1.300.

Setelah pertandingan, Messi tidak lupa mengunggah satu pos di akun Instagram pribadinya. Foto skuad utama Argentina di Luanda menjadi foto utama.

”Bangga terus mewakili negara saya dan mempertahankan (jersei) biru dan putih,” ucap Messi, pemilik delapan trofi Ballon d’Or, dalam takarir unggahan itu. (AFP/AP)


Kerabat Kerja

Penulis:

Muhammad Ikhsan Mahar
 | 

Editor:

Prasetyo Eko Prihananto
 | 

Penyelaras Bahasa:

Priskilia Bintang Cornelia Sitompul