Paket penyewaan mencakup ayam petelur, makanan, tempat minum dan tempat makan, camilan tambahan, dan panduan perawatan ayam.
05 Mei 2025 19:49 WIB · Internasional
Warga Amerika Serikat dalam beberapa bulan terakhir menghadapi harga telur yang meroket. Pandemi flu burung membuat produksi telur menurun karena banyak unggas petelur dimusnahkan.
Alhasil, warga AS mesti merogoh kocek hingga 10 dollar AS (Rp 165.000) atau tiga kali lipat dari harga normal untuk selusin telur. Belum lagi supermarket membatasi jumlah telur yang boleh dibeli.
Keterbatasan pasokan dan harga yang tinggi menumbuhkan kreativitas warga. Alih-alih beternak sendiri di halaman belakang, warga AS di California selatan menyewa ayam petelur lengkap dengan kandangnya. Peternak yang kreatif menyediakan semua fasilitas itu.
Untuk setiap penyewaan, seorang menerima dua ekor ayam dan semua peralatan yang mereka butuhkan. ”Saya benar-benar ingin mencobanya dan melihat apakah saya menyukainya atau tidak,” kata Yong-mi Kim, warga Los Angeles, kepada AFP, Jumat (2/5/2025).
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2025/05/05/f260b34653e80a5b5815849232307327-US_ECONOMY_INFLATION_EGGS_129426147.jpg)
Penyewaan ayam petelur sebetulnya sudah mulai berkembang di Pennsylvania satu dekade lalu. Sepasang petani mendirikan ”Rent The Chicken”.
Rent The Chicken menawarkan berbagai pilihan paket dengan ongkos mulai dari sekitar 500 dollar AS hingga lebih dari 1.000 dollar AS untuk enam bulan. Harga sewa tergantung lokasi dan jumlah ayam yang diinginkan.
Paket penyewaan mencakup ayam petelur, makanan, tempat minum dan tempat makan, camilan tambahan, dan panduan perawatan ayam. Selain itu, penyewa mendapat kandang yang dilindungi pagar. Kandang ini dapat dipindahkan berkat roda di bagian bawahnya.
Penyewaan makin berkembang dan meluas ke 40 kota di AS. Pandemi Covid-19 membuat penyewaan makin meningkat. Saat ini, pandemi flu burung semakin menggairahkan minat warga menyewa ayam petelur.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2025/05/05/58595e7cc00efdb00e8a7d8c8fcfec4f-US_ECONOMY_INFLATION_EGGS_129426153.jpg)
”Khususnya tahun ini, minat menyewa jauh lebih tinggi, menurut saya, tiga hingga empat kali lipat dari yang kami lihat tahun lalu,” kata Victoria Lee yang melayani penyewaan wilayah Los Angeles dari pertaniannya di Agua Dulce.
Dengan menyewa ayam petelur, jelas Lee, seorang penyewa akan mendapatkan pengalaman berbeda. Selain kemudahan mendapatkan telur, seorang penyewa dengan dua ekor ayam petelur dapat mengharapkan hingga 14 butir telur per minggu.
Lebih dari itu, telur yang dihasilkan tentu lebih segar dari yang dijual di supermarket. ”Telur gratis!” seru Lee. (AFP)
Penulis:
Helena Fransisca NababanEditor:
Fransisca Romana Ninik WPenyelaras Bahasa:
Amin Iskandar