Rezim Ruben Amorim di Man United akhirnya merasakan kemenangan beruntun. Awan kelabu kian menggelayuti langit Liverpool.
20 Okt 2025 02:18 WIB · Olahraga
LIVERPOOL, MINGGU — Di Stadion Anfield, Minggu (19/10/2025), Manchester United membawa pulang tiga poin yang penuh makna berkat keunggulan 2-1. Lebih dari sekadar kemenangan, ”Setan Merah” mengemas performa terbaik demi mencetak tripoin perdana dalam dua gim beruntun bersama Manajer Ruben Amorim.
Perlu menjalani 51 pertandingan bagi Amorim untuk mempersembahkan kemenangan berturut-turut untuk MU. Sebelumnya, kemenangan di satu pekan akan disusul hasil imbang atau kekalahan di pekan berikutnya.
Siklus inkonsisten itu berakhir di arena sepak bola paling dinantikan bagi pendukung MU, Stadion Anfield. Sundulan bek tengah Harry Maguire memanfaatkan asis Bruno Fernandes di menit ke-84 adalah kunci kemenangan Setan Merah di hadapan mayoritas pendukung sang rival.
Kemenangan itu terasa lebih manis karena tercipta pada duel perdana kedua tim sama-sama telah memiliki 20 gelar Liga Inggris. MU setidaknya membuktikan bahwa mereka masih lebih baik dari ”Si Merah” yang berstatus juara bertahan.
MU akhirnya mengakhiri penantian nyaris sembilan tahun menang di Anfield pada gim Liga Inggris. Keunggulan terakhir itu tercipta pada 17 Januari 2016 melalui gol dari Wayne Rooney dan masih diasuh Louis van Gaal.
Maguire menyebut kemenangan ini adalah hal yang sudah sangat lama ingin mereka persembahkan kepada suporter. Dalam tujuh tahun kariernya membela MU, cucuran keringat telah dilakukan dirinya dan seluruh pemain MU demi konsisten meraih kemenangan. Tetapi, hal itu kerap gagal.
”Ini bukan hanya tiga poin untuk klub dan teman-teman. Senang bisa mendapatkan kemenangan atas Liverpool,” kata Maguire kepada Sky Sports seusai laga.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2025/10/20/1d28a388e29da80f8edf6990009fa3b0-1000022240.jpg)
”Sepak bola tentang kenangan dan membuat memori spesial. Saya yakin seluruh pendukung akan kembali kerumah dengan memori baik, kami semua akan pulang dengan senang,” tambahnya.
Maguire menuturkan, kemenangan atas Liverpool menyuntikkan motivasi besar untuk terus menang. Hingga pekan kedelapan, Setan Merah masih duduk di peringat kesembilan. Mereka tertinggal enam poin dari Arsenal yang menguasai puncak klasemen.
Roy Keane, mantan kapten MU, menilai kemenangan atas Liverpool adalah hasil besar bagi para pemain MU. Setan Merah, lanjutnya, pantas menikmati hasil ini. Tetapi, Keane berharap pemain MU tidak terpaku dengan kemenangan bersejarah ini.
”Seburuk-buruknya Liverpool, mereka mengkreasi beberapa peluang yang sayangnya tidak memiliki cukup keberuntungan. Pemain MU akan menuju lapangan latihan besok dengan nuansa lebih baik, tetapi mereka harus menggunakan hasil ini sebagai titik balik untuk terus melaju,” ucap Keane.
MU tampil sejak awal dengan rencana permainan yang amat terukur. Amorim menginstruksikan anak asuhannya untuk menerapkan low block alias garis pertahanan rendah, kemudian berusaha menghukum Liverpool dengan serangan balik cepat.
Taktik itu sudah berjalan ketika laga baru berjalan 62 detik. Bryan Mbeumo mencetak gol perdana melalui serangan kilat yang tidak bisa diantisipasi barisan pemain belakang tim tuan rumah.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2025/10/20/41781caec8a8ac8e8f9e6b6b8a34b03c-Britain_Soccer_Premier_League_4_.jpeg)
Selama 77 menit, lima pemain bertahan MU tampil dengan sangat disiplin untuk menjaga keunggulan. Maguire bersama Matthijs de Ligt dan Luke Shaw bahu-membahu menahan gempuran Liverpool. Amad Diallo dan Diogo Dalot juga kompak menjaga garis sektor sayap dari tekanan kental Si Merah yang dominan dari sisi lapangan.
Menghadapi 19 tembakan yang berbuah 2,76 expected goals (xG) Liverpool, MU hanya kemasukan berkat sontekan Cody Gakpo pada menit ke-78. Proses gol itu diawali kemelut dari sepak pojok.
”Kunci kemenangan ini adalah bertahan pada rencana permainan kami setelah mereka mencetak gol penyama skor. Mereka mencetak banyak peluang dan kami tetap nyama bisa mengantisipasi itu,” kata Maguire.
Di sisi lain, MU menghasilkan 12 tembakan yang lima di antaranya tepat sasaran. Dari jumlah tembakan itu, 10 tembakan dihasilkan di dalam kotak penalti Liverpool.
Kunci kemenangan MU lainnya tidak bisa disingkirkan dari pengaruh kiper Senne Lammens. Ia menciptakan lima penyelamatan. Kiper asal Belgia itu menjalani dua laga untuk MU yang menghasilkan kemenangan.
Sementara itu, rekor lima kemenangan kandang Liverpool akhirnya pupus. Selain itu, mereka juga semakin terpuruk karena sudah menelan empat kemenangan beruntun.
Tiga kekalahan berturut-turut itu hadir di Liga Inggris dengan skor yang serupa 1-2. Plot perjalanan laga pun identik.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2025/10/20/1a2cbcf41df6f6c5650760ac80e5dfd1-1000022249.jpg)
Si Merah tertinggal lebih dulu, lalu mereka bisa menyamakan skor pada menit-menit akhir laga. Baru bernapas lega bisa keluar dari ketertinggalan, Liverpool merasakan tamparan akibat kemasukan gol yang menyebabkan mereka menutup laga nirpoin.
”Kami bekerja sangat keras untuk kembali ke pertandingan setelah kemasukan. Kami menciptakan banyak peluang untuk mencetak gol kemenangan, tetapi kebobolan gol kedua dalam momen genting itu adalah bagian paling sulit,” tutur bek dan kapten Liverpool, Virgil van Dijk, dilansir BBC.
Bek asal Belanda itu menganggap situasi sulit saat ini harus menjadi pelajaran penting bagi Liverpool. Ia menegaskan, semua elemen klub dan suporter harus terus bersama untuk kembali ke jalur kemenangan.
”Kami harus tetap rendah hati, bekerja keras, dan mempertahankan kepercayaan diri kami setinggi mungkin. Ketika hal-hal terasa sulit, penting bagi kami tetapi berada dalam mentalitas untuk saling mendukung satu sama lain. Ingat, ini adalah musim yang panjang,” kata Van Dijk.
Penulis:
Muhammad Ikhsan MaharEditor:
Prasetyo Eko PrihanantoPenyelaras Bahasa:
Galih Rudanto