PM Jepang Mau Datangi Prabowo dan Trump

Jepang selalu menjaga hubungan baik dengan negara yang penting bagi Jepang.

31 Des 2024 09:30 WIB · Internasional

Oleh Kris Mada

TOKYO, SELASA — Perdana Menteri Jepang Shigeru Ishiba dijadwalkan mendatangi Malaysia dan Indonesia pada 9-12 Januari 2024. Setelah itu, Ishiba mencoba bertemu Donald Trump setelah pelantikan Presiden Amerika Serikat.

Kantor berita Kyodo, Selasa (31/12/2024), melaporkan bahwa Ishida sedang mencari jadwal menemui Trump. Pekan lalu, Ishiba menyatakan berniat menemui Trump secepatnya. Tujuannya, memantapkan persekutuan dan kerja sama AS-Jepang. Menurut Ishiba, ada sejumlah isu perlu dibahas AS-Jepang.

Sementara Trump, pada 16 Desember 2024, menyatakan ingin bertemu Ishiba. Bahkan, kalau bisa pertemuan digelar sebelum ia dilantik lagi pada 20 Januari 2024.

Tokyo telah menjadwalkan lawatan Ishiba ke AS paling cepat pada awal Februari 2024. Walakin, sejumlah petinggi Pemerintah Jepang dan Partai Liberal Demokratik (LDP) lebih suka Ishiba ke AS pada pertengahan Januari 2024. Dengan demikian, selepas lawatan, Ishiba dan LDP masih punya waktu bersiap ke masa sidang parlemen berikutnya.

Shigeru Ishiba, Japan's Prime Minister and leader of the ruling Liberal Democratic Party (LDP), speaks during a press conference at the party's headquarters in Tokyo on October 28, 2024. Ishiba said on October 28 he will stay in office despite his party losing its majority, saying he would not create a "political vacuum". (Photo by Kim Kyung-Hoon / POOL / AFP)

Masa sidang di parlemen Jepang biasanya dimulai akhir Januari. Selama masa sidang awal tahun, PM dan kabinet biasanya sibuk dengan rangkaian rapat demi pengesahan APBN pada April.

Memang, tidak semua petinggi Jepang setuju pertemuan Ishiba-Trump digelar secepatnya. Sebagian orang dekat Ishiba berpandangan pertemuan dengan Trump sebaiknya setelah pelantikan Presiden AS. Dengan demikian, lebih terbuka peluang mencapai hasil nyata dari pertemuan kedua pemimpin.

Pertemuan sebelum pelantikan Trump, menurut sebagian orang dekat Ishiba, akan lebih berpeluang menghasilkan hal tidak konkret. Sebab, Trump belum jelas akan melakukan apa di masa pemerintahan barunya.

Kunjungi Indonesia

Sementara Juru Bicara Pemerintah Jepang, Yoshimasa Hayashi, mengungkap, Ishiba akan ke Malaysia-Indonesia pada 9-12 Januari 2024. Malaysia disambangi dalam kapasitas sebagai Ketua Bergilir ASEAN 2025. Sementara lawatan ke Indonesia dalam kerangka bilateral.

Sejak dilantik menjadi PM pada Oktober 2024, Ishiba belum pernah menyambangi negara lain dalam kerangka bilateral. Berbagai lawatan Ishiba ke luar negeri untuk kegiatan multilateral. Indonesia menjadi negara pertama yang disambangi dalam kerangka bilateral.

Indonesian president-elect and current Defense Minister Prabowo Subianto (L) and Japan's Prime Minister Fumio Kishida shake hands at the prime minister's office in Tokyo April 3, 2024. (Photo by Eugene Hoshiko / POOL / AFP)

Ishiba dijadwalkan diterima Presiden Prabowo Subianto. Pada April 2024, setelah memenangi pemilu, Prabowo menyambangi Tokyo. Akan tetapi, kala itu Ishiba belum menjadi PM.

Hayashi mengatakan, lawatan ke Malaysia-Indonesia untuk menunjukkan Jepang selalu menjaga hubungan baik dengan negara yang penting bagi Jepang. RI-Malaysia penting untuk berbagai aspek perekonomian Jepang.

Sumber daya alam dan alur pelayaran internasional adalah sebagian penyebab RI-Malaysia penting bagi Jepang. Jalur ekspor-impor Jepang antara lain harus melewati Selat Malaka yang berada di antara RI dan Malaysia.

Lawatan Ishiba dalam dua pekan lagi mempertahankan tradisi PM Jepang selalu menyambangi Indonesia di awal masa jabatannya. Para pendahulu Ishiba selalu melakukan itu. Bahkan, saat ada pembatasan perjalanan di era pandemi Covid-19 sekalipun, PM Jepang datang ke Indonesia.

Para kaisar dan putra mahkota Jepang dalam 50 tahun terakhir juga selalu mendatangi Indonesia. Lawatan itu mengeratkan hubungan kedua negara.


Kerabat Kerja

Penulis:

Kris Mada
 | 

Editor:

Antonius Tomy Trinugroho
 | 

Penyelaras Bahasa:

Lucia Dwi Puspita Sari