Indonesia-India Tingkatkan Kerja Sama: Kesehatan, Pertahanan, hingga Kecerdasan Buatan

Indonesia dan India memiliki sejarah panjang. Presiden  Prabowo Subianto dan Perdana Menteri India Shri Narendra Modi sepakat meningkatkan kerja sama.

25 Jan 2025 21:16 WIB · Internasional

Oleh Sutta Dharmasaputra dari India

Indonesia dan India, dua negara berpenduduk besar dunia serta memiliki kekuatan ekonomi, sepakat untuk meningkatkan kerja sama yang lebih strategis dan jangka panjang. Pemimpin kedua negara meyakini kerja sama ini bisa menguntungkan kedua negara, kawasan, ataupun menciptakan tatanan dunia yang lebih baik.

Presiden Prabowo Subianto dan Perdana Menteri India Shri Narendra Modi menegaskan hal itu dalam konferensi pers di Istana Rashtrapati Bhavan, New Delhi, Sabtu (25/1/2025).

Prabowo menyatakan, Indonesia akan bekerja sama dengan India dalam banyak sektor, mulai dari perdagangan, kesehatan, energi, pariwisata, pertahanan, hingga kecerdasan buatan. Prabowo juga mempersilakan berbagai industri di India untuk berpartisipasi dalam pembangunan di Indonesia.

Menurut Prabowo, diskusi kedua negara sangat terbuka untuk mengakselerasi kerja sama di banyak sektor yang merupakan kepentingan bersama kedua negara.

Prabowo juga menegaskan, kerja sama ekonomi sangat penting. Dia juga telah memberi perintah kepada para menteri untuk mengakselerasi peningkatan level kerja sama dan juga memotong birokrasi maupun peraturan yang sangat banyak dan berlebihan.

Hal senada disampaikan Modi. India menyambut baik akselerasi kerja sama Indonesia India. Sebelum konferensi pers, Presiden Prabowo juga diterima dan disambut dengan upacara kehormatan di Rastrapati Bhavan oleh Presiden India Droupadi.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyerahkan kesepakatan kerja sama kesehatan kepada Menteri Urusan Eksternal India Subrahmanyam Jaishankar di Istana Rashtrapati Bhavan, New Delhi, Sabtu 25/1/2025).

Sebelum kedua Kepala Pemerintahan itu menyampaikan pernyataannya, para menteri dari kedua pemerintahan saling menyerahkan nota kesepakatan kerja sama antarkedua pihak, baik di bidang kesehatan, pertahanan, kebudayaan, hingga digital, maupun kerja sama perdagangan.

Dalam lawatannya ke India selama tiga hari ini, Presiden Prabowo didampingi Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Menteri Kebudayaan Fadli Zon, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia, Menteri Kominikasi dan Digital Meutya Hafid, serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

India kawan lama

Indonesia menganggap India sebagai kawan lama. Sejarah juga menunjukkan bahwa India sebagai negara pertama yang memberi dukungan pada perjuangan kemerdekaan Indonesia. India bahkan memberi dukungan keuangan maupun obat-obatan di masa perjuangan kemerdekaan.

Lahan tempat berdirinya Kantor Kedutaan Besar RI di India pun bahkan sumbangan dari Pemerintah India, padahal saat itu belum banyak negara yang mengenal Indonesia.

Menteri Luar Negeri Sugiono berjabat tangan dengan Menteri Urusan Eksternal India Subrahmanyam Jaishankar untuk melakukan kerja sama ke depan.

India juga bersama Indonesia mendirikan gerakan nonblok dalam Konferensi Asia Afrika di Bandung tahun 1955. Sampai saat ini, India konsisten menyuarakan itu dengan membangun Kerja Sama Selatan Selatan.

India juga membantu Indonesia dalam keanggotaan BRICS yang dapat memberi manfaat untuk kepentingan regional maupun global.

Menteri Kebudayaan RI Fadli Zon berjabat tangan dengan Otoritas India untuk melakukan kerja sama strategis di Istana Rashtrapati Bhavan, New Delhi, Sabtu (25/1/2025).

”Kunjungan ini menandai perjalanan baru akselerasi kerja sama Indonesia dengan India,” kata Prabowo.

Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menyerahkan Kesepakatan Kerjasama kepada  Menteri Urusan Eksternal India Subrahmanyam Jaishankar di Istana Rashtrapati Bhavan, Sabtu (25/1/2025).

Menurut Meutya, kerja sama digital mencakup tiga area utama, yaitu artificial intelegence dan internet of things; infrastruktur digital publik khususnya digital.id, serta pembagunan ekosistem digital. ⁠

Amitabh Kant, G20 Sherpa Gov of India mengharapkan Indonesia dan India meningkatkan kerja sama yang saat ini masih rendah menjadi lebih meningkat sepuluh kali lipat.

Menurut dia, keberhasilan G20 yang diadakan di Indonesia dan India menunjukkan bahwa kerja sama Selatan mempunyai peran besar.

Kerja sama pembangunan infrastruktur digital antara India dan Indonesia bisa mengatasi ketimpangan digital yang selama ini dikuasai Google, Meta, atau platform global lainnya.

Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Anindya Bakrie didampingi Menteri Luar Negeri Sugiono menerima kesepakatan kerjasama dari Kamar Dagang dan Industri India Mr Ajay Shriram (Co Chair)
Managing Director, DCM Shriram Consolidated Ltd yang didampingi Menteri Urusan Eksternal India Subrahmanyam Jaishankar di Istana Rashtrapati Bhavan, New Delhi, Sabtu (25/1/2025).

Indonesia dan India memiliki banyak kesamaan, baik dari segi budaya, ekonomi, maupun sosial. Keduanya termasuk negara dengan populasi terbesar di dunia. Indonesia berpenduduk 273 juta orang, India sekitar 1,4 miliar jiwa.

Dalam hal ekonomi, kedua negara juga mengalami fluktuasi, tetapi secara umum India cenderung lebih tinggi. India salah satu negara dengan ekonomi terbesar di dunia dengan sektor utama meliputi teknologi informasi, jasa, pertanian, dan manufaktur.

Ekonomi Indonesia termasuk terbesar di Asia Tenggara dengan sektor utama meliputi minyak dan gas, pertambangan, manufaktur, dan pertanian.


Kerabat Kerja

Penulis:

Sutta Dharmasaputra dari India
 | 

Editor:

Marcellus Hernowo