Indonesia Kuasai Puncak Ranking Dunia Woodball 2025

Atlet-atlet woodball Indonesia berhasil menguasai peringkat atas dunia setelah tampil baik dalam sejumlah turnamen musim 2025.

31 Okt 2025 18:13 WIB · Olahraga

Iwba

Oleh Prasetyo Eko Prihananto

HONG KONG, JUMAT — Atlet-atlet Indonesia menguasai peringkat puncak dunia woodball mengakhiri musim 2025. Setelah berakhirnya Hong Kong International Open Championship 2025 yang menjadi turnamen penutup musim, hasil resmi International Woodball Tour Ranking 2025 menempatkan atlet-atlet ”Merah Putih” di posisi teratas dunia, baik di sektor putra maupun putri.

Di sektor putri, Siti Masitihah (INA21142) tampil luar biasa dan menutup musim sebagai peringkat satu dunia dengan total 386,100 poin. Rekan senegaranya, Finda Tri Setianingrum (INA21664), menyusul di peringkat dua dunia dengan 272,350 poin. Dua nama ini menjadi simbol kekuatan baru woodball putri dunia dan menegaskan dominasi Indonesia di kategori tersebut.

Tak kalah impresif, di sektor putra, Ahris Sumariyanto (INA11219) juga mengakhiri tahun di peringkat pertama dunia dengan 341,950 poin. Sementara Susilo Marga Nugraha (INA11835) dan I Putu Ari Kuncoro (INA12523) masing-masing berada di peringkat empat dan lima dunia.

Dengan capaian ini, Indonesia menjadi satu-satunya negara yang menempatkan banyak wakil di lima besar dunia sekaligus pada dua kategori—prestasi yang belum pernah dicapai sebelumnya dalam sejarah woodball internasional.

Atlet woodball, Ahris (knan), berlatih di kawasan Pagedangan, Kabupaten Tangerang, Banten, Rabu (24/9/2025). Sebanyak 23 atlet  woodball Indonesia menggencarkan latihan menjelang perhelatan SEA Games 2025. Olahraga woodball mempertandingkan enam nomor yakni, single stroke putra, single stroke putri, fairway putra, fairway putri, team stroke putra, dan team stroke putri. Pada SEA Games tahun ini menjadi pertama kalinya cabang olahraga woodball dipertandingkan.

KOMPAS/FAKHRI FADLURROHMAN (FAK)
24-09-2025

Ketua Umum PB Indonesia Woodball Association (IWbA) Aang Sunadji menyampaikan apresiasi tinggi terhadap seluruh tim dan atlet. Ia menilai pembinaan berkelanjutan terbukti membuahkan hasil.

”Capaian ini bukan semata hasil dari kemampuan individu. Tapi, buah dari sistem pembinaan yang berkelanjutan dan semangat gotong royong seluruh tim. Atlet, pelatih, dan ofisial telah bekerja keras menjaga performa sepanjang musim. PB IWbA akan terus berkomitmen memperkuat fondasi pembinaan agar Indonesia tetap menjadi kekuatan utama woodball dunia,” ujar Aang Sunadji dalam rilis yang diterima Kompas, Jumat (31/10/2025).

Sepanjang tahun 2025, para atlet Indonesia berjuang di delapan turnamen internasional bergengsi yang termasuk dalam kategori Major Tour 2025, yaitu ajang yang masuk perhitungan poin resmi International Woodball Tour Ranking yang diakui oleh Asian Woodball Federation (AWbF) dan International Woodball Federation (IWbF).

Rangkaian turnamen tersebut meliputi Weng Lu Shou Cup 2025 (Taiwan), Malaysia International Woodball Championship 2025, AWbF University Woodball Championship 2025–Malaysia, Singapore International Woodball Open 2025, 13th Asian Cup Woodball Championship 2025 (Indonesia), 7th AICE Indonesia Open 2025, Beach Woodball World Cup 2025 (Thailand), dan terakhir Hong Kong International Open 2025.

Di setiap ajang tersebut, atlet Indonesia selalu tampil konsisten di papan atas, baik dalam nomor stroke play maupun fairway. Keberhasilan ini menunjukkan kedewasaan taktik dan mental juara para atlet, serta dukungan penuh dari PB IWbA yang terus memperkuat program pelatihan, kompetisi nasional, dan partisipasi internasional.

Ketua Umum PB Perkumpulan Woodball Indonesia (IWbA) Aang Sunadji (kiri)  saat berkunjung ke Redaksi Harian Kompas di Jakarta, Senin (15/9/2025). Kunjungan diisi diskusi perkembangan olahraga woodball di Indonesia dan persiapan atlet woodball mengadapi SEA Games di Thailand. 

KOMPAS/IWAN SETIYAWAN (SET)
15-09-2025

PB IWbA menegaskan bahwa kesuksesan ini bukan hanya milik para atlet, melainkan juga hasil kerja kolektif seluruh ekosistem woodball Indonesia, mulai dari pelatih, pengurus daerah, KONI Pusat, NOC Indonesia, serta dukungan dari Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora).

”Kami ingin prestasi ini menjadi inspirasi bagi generasi muda Indonesia bahwa olahraga woodball memiliki masa depan cerah. Konsistensi, disiplin, dan kerja sama tim adalah kunci dari semua keberhasilan ini,” tambah Aang Sunadji.

Dengan hasil gemilang tersebut, Indonesia resmi menutup musim 2025 sebagai negara paling dominan di dunia woodball, sekaligus menegaskan posisi Merah Putih sebagai poros utama pengembangan woodball di Asia dan dunia. Hasil ini tak lepas dari dukungan para sponsor, Mills, Aice dan Kings Travel.

Fokus woodball Indonesia kini adalah melanjutkan penampilan gemilang di SEA Games 2025. Pada ajang yang akan berlangsung di Thailand ini, woodball untuk pertama kali dipertandingkan secara resmi. Woodball ditargetkan menjadi juara umum. (*)


Kerabat Kerja

Penulis:

Prasetyo Eko Prihananto
 | 

Editor:

Wisnu Aji Dewabrata
 | 

Penyelaras Bahasa:

FX Sukoto