Dominasi Thailand pada Kejuaraan Futsal ASEAN terusik setelah Indonesia merengkuh gelar juara 2024. Wendy Brian menjadi pemain terbaik.
11 Nov 2024 09:38 WIB · Olahraga
Oleh I Gusti Agung Bagus Angga Putra - [email protected]
NAKHON RATCHASIMA, SENIN — Timnas Futsal Indonesia menjuarai Kejuaraan Futsal ASEAN seusai menaklukkan Vietnam, 2-0, pada laga final di Terminal 21 Hall, Nakhon Ratchasima, Thailand, Minggu (10/11/2024) malam. Dengan gelar ini, Indonesia mengusik dominasi Thailand yang sudah 16 kali menjadi juara sejak turnamen itu diselenggarakan pertama kali pada 2001.
Sepanjang sejarah Kejuaraan Futsal ASEAN, hanya ada dua negara yang pernah menjadi juara, yaitu Indonesia dan Thailand. Indonesia hanya dua kali sempat menjadi juara, yakni pada edisi 2010 dan 2024. Sementara Thailand begitu digdaya dengan menjadi juara 16 kali.
Thailand pertama kali menjadi juara pada 2001. Mereka sulit dibendung sebelum Indonesia meraih gelar juara pada 2010. Dengan begitu, Indonesia menjadi satu-satunya penghalang kesempurnaan Thailand.
Setelah menjeda dominasi Thailand pada 2010, Indonesia kembali melakukannya tahun ini. Hal yang lebih istimewa, Indonesia menggagalkan asa Thailand meraih gelar futsal ke-17 di rumah mereka sendiri. Sebelum menghadapi Vietnam pada partai final, Indonesia lebih dulu bertemu tuan rumah Thailand pada semifinal.
:quality(80)/https://asset.kgnewsroom.com/photo/pre/2024/11/11/f55244f5-0720-45c8-9ac6-035415993f6a_jpg.jpg)
Mendapat perlawanan hebat dari Thailand yang juga menjadi favorit juara, Indonesia justru bisa menang dengan skor telak 5-1. Hasil ini sekaligus menjadi ajang pembalasan bagi Indonesia yang pada laga final Kejuaraan Futsal ASEAN 2022 dikalahkan Thailand lewat babak adu penalti.
Penampilan impresif Indonesia berlanjut saat menjajal Vietnam. Indonesia meraih gelar kedua Kejuaraan Futsal ASEAN berkat gol dari Muhammad Syaifullah dan Rizki Xavier. Pertandingan berlangsung sengit dan diwarnai tiga kartu kuning yang diterima oleh pemain Indonesia, yaitu Samuel Eko, Firman, dan Isra.
Secara tidak langsung, prestasi ini harus bisa menjadi inspirasi bagi anak-anak Indonesia bahwa futsal itu menyenangkan.
Setelah tertinggal satu gol, Vietnam berusaha keras untuk menyamakan kedudukan pada babak kedua. Mereka terus menekan pertahanan Indonesia, tetapi belum berhasil mencetak gol. Sebaliknya, Indonesia justru berhasil memperlebar keunggulan melalui Rizky Xavier berkat golnya pada menit-menit akhir pertandingan.
”Saya sangat bangga dengan perjuangan seluruh pemain di lapangan. Kami berhasil membawa pulang piala untuk seluruh pencinta futsal Indonesia,” ujar Hector Souto, pelatih tim futsal Indonesia, seusai pertandingan.
:quality(80):watermark(https://cdn-content.kompas.id/umum/kompas_main_logo.png,-16p,-13p,0)/https://asset.kgnewsroom.com/photo/pre/2024/09/08/2027e330-de5f-4269-b977-b9e5989efeb5_jpg.jpg)
Gelar juara Indonesia itu dilengkapi dengan penghargaan pemain terbaik yang diraih Wendy Brian. Pemain asal klub Papua Black Steel FC itu tampil cemerlang sepanjang turnamen dan menjadi salah satu pemain kunci Indonesia. Kontribusi Wendy dinilai sangat sentral dalam pertandingan final meski tidak mencetak gol.
Menurut Hector, gelar juara ini bisa memberikan dampak positif pada perkembangan futsal di Tanah Air. Dengan gelar ini, gaung futsal Indonesia akan semakin terdengar.
Sebelumnya saja olahraga ini cukup digandrungi di seantero Indonesia lantaran ketersediaan lapangan yang banyak dan futsal tergolong cukup sederhana untuk dimainkan.
”Ini baru awal dan harus ditingkatkan. Federasi sudah menunjukkan komitmen perubahan mulai dari timnas hingga kompetisi. Secara tidak langsung, prestasi ini harus bisa menjadi inspirasi bagi anak-anak Indonesia bahwa futsal itu menyenangkan. Agar makin banyak yang mencintai futsal,” ujar Hector.
:quality(80)/https://asset.kgnewsroom.com/photo/pre/2024/11/11/50c3eb35-2746-4026-8aed-45e06895dae7_jpg.jpg)
Di sisi lain, prestasi ini menjadi bukti tangan dingin Hector. Pelatih berpaspor Spanyol itu baru direkrut menangani timnas Indonesia pada Agustus 2024. Belum genap setengah tahun bertugas, Hector mempersembahkan gelar Kejuaraan Futsal ASEAN kedua bagi Indonesia.
Secara terpisah, Ketua Umum Federasi Futsal Indonesia (FFI) Michael Victor Sianipar mengungkapkan rasa terima kasih dan menyatakan kesuksesan tim Indonesia ini adalah berkat bantuan dan dukungan dari Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) serta Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI).
”Terima kasih atas dukungan dan bantuan dari Menpora dan PSSI, yang sudah membantu sejak persiapan tim, sehingga timnas futsal Indonesia bisa menjadi juara ASEAN atau Piala AFF 2024,” ujar Michael. (*)
Penulis:
I Gusti Agung Bagus Angga PutraEditor:
Yulvianus HarjonoPenyelaras Bahasa:
Kusnadi .