Tips dan trik hidup sehat membanjiri media sosial, baik dari pemengaruh maupun iklan. Tak semua cocok diikuti dan dirasa rumit. Padahal, ada cara-cara lebih simpel.
31 Des 2025 09:00 WIB · Internasional
ARSIP PRIBADI
Apa resolusi tahun barumu? Pertanyaan itu biasanya selalu muncul saat pengujung tahun tiba.
Itu karena pada tahun yang baru, orang biasanya ingin mencoba memulai kebiasaan baik yang baru. Tahun baru menjadi momen memperbarui komitmen untuk punya kualitas hidup lebih baik dari sebelumnya. Itu termasuk untuk urusan kesehatan dan kesejahteraan.
Namun, resolusi sehebat apa pun itu dapat berubah dengan cepat menjadi menakutkan dan tampak mendekati mustahil. Itu biasanya terjadi karena orang dibanjiri dengan segala saran dan informasi dari berita, iklan, pemengaruh, saudara, teman, bahkan politisi yang terkadang malah saling bertentangan dan bikin bingung.
:quality(80)/https://asset.kgnewsroom.com/photo/pre/2020/02/15/20200215luk-koronamarathon3_1581777171_jpg.jpg)
Tenang, tak semua saran perlu didengarkan dan dilakukan. Kantor berita Associated Press, Senin (29/12/2025), mengumpulkan tips dan trik untuk menjalani resolusi yang masuk akal. Menurut para ahli, tak perlu yang rumit-rumit. Lakukan yang sederhana saja. Misalnya dalam hal diet. Para ahli mengatakan mayoritas orang tak perlu mengeluarkan anggaran tambahan hanya demi diet.
Jika seseorang makan cukup, seharusnya sudah bisa dapat protein yang cukup. Tidak perlu lagi produk-produk yang menjanjikan capaian yang lebih baik dan lebih cepat.
Banyak orang yang mengonsumsi lebih banyak serat dalam makanan selama diet. Namun, disarankan tidak hanya mengonsumsi serat. Akan jauh lebih baik apabila mengonsumsi makanan yang lengkap seperti buah-buahan, sayuran, kacang-kacangan, dan biji-bijian utuh.
Lalu, jangan juga tergiur dengan rutinitas perawatan kulit sampai 20 langkah dan penggunaan serum seharga 200 dollar AS yang dijual pemengaruh di Tiktok. Para ahli kulit menyatakan itu sebenarnya tidak dibutuhkan. Jauhi saja lemak sapi dan oleskan tabir surya yang bagus sebagai gantinya, termasuk jika seseorang memiliki warna kulit lebih gelap.
Kalau mau kulitnya lebih bagus, mandi saja secara menyeluruh selama satu jam. Mandi adalah cara yang terbaik, sederhana, mudah, dan singkat untuk mendapatkan kulit yang bersih.
:quality(80)/https://asset.kgnewsroom.com/photo/pre/2020/02/10/2b23bbd3-04f0-4c8b-a5db-04bd010e0cbb_jpg.jpg)
Untuk kebugaran badan, jika pusat kebugaran dan segala peralatan gym-nya terlihat menakutkan, seseorang dapat menghilangkan ilusi bahwa latihan yang terbaik membutuhkan semua itu.
Itu bisa digantikan dengan senam kalistenik yang memfokuskan kembali pada latihan beban tubuh tanpa peralatan yang lengkap seperti di pusat kebugaran. Ini bisa dilakukan di rumah saja.
Penelitian menunjukkan senam kalistenik membantu meningkatkan kekuatan otot dan pengondisian aerobik. Mungkin saja pada akhirnya akan butuh angkat beban atau peralatan lain. Akan tetapi, itu juga bisa dilakukan di rumah dengan barang-barang yang ada di rumah, seperti botol minum yang diisi air dan lain-lain.
Hal yang paling penting bukan peralatan apa yang digunakan, melainkan konsistensi dan kepercayaan diri saja.
Untuk memastikan kondisi tubuh betul-betul sehat, tidak perlu juga membeli segala alat kesehatan seperti alat uji mikrobioma atau alat monitor glukosa kontinu. Apalagi jika tidak menderita diabetes.
Gagasan tentang pil, produk, atau rutinitas yang bisa jadi obat mujarab memang menggiurkan. Namun, sains sudah mengetahui banyak hal tentang cara meningkatkan kesehatan mental dan fisik dengan lebih sederhana. Dan itu sudah terbukti.
:quality(80)/https://asset.kgnewsroom.com/photo/pre/2023/03/01/8bc4b0b3-f7af-4a8f-96b4-57650e0be66a_jpg.jpg)
Perubahan gaya hidup tidak hanya membuat seseorang merasa lebih baik saat itu juga, tetapi juga berdampak pada kualitas hidup seseorang di masa mendatang. Banyak penelitian sudah menunjukkan perubahan gaya hidup yang lebih sehat akan menurunkan risiko demensia dan banyak masalah kesehatan lainnya.
Sulit untuk mengetahui siapa yang harus didengarkan untuk masukan-masukan soal kesehatan. Di media sosial ada banyak pemengaruh atau warganet yang berbagi kisah pengalaman pribadinya. Mereka mengklaim caranya berhasil, untuk mereka.
Banyak juga iklan dari beragam jenama dan perusahaan yang mungkin menjanjikan solusi mudah atau malah menakut-nakuti orang. Meski sistem medis tidak sempurna, tetap saja dokter adalah orang yang terbaik untuk diajak bicara atau jadi tempat bertanya tentang masalah kesehatan, termasuk pencegahan dan potensi pengobatan.
Akan tetapi, jika tidak mau bertemu dengan dokter dan lebih memilih bertanya ke ”Dokter” Google atau chatGPT, misalnya, pastikan saja itu hanya menjadi referensi. Jangan pernah menggunakannya untuk mendiagnosis diri sendiri.
Jika berkonsultasi dengan dokter, manfaatkan sebaik mungkin kesempatan itu dengan membawa daftar pertanyaan tertulis. Jangan ragu untuk meminta klarifikasi apa pun yang dibutuhkan. (AP)
Penulis:
Luki AuliaEditor:
Nur HidayatiPenyelaras Bahasa:
Amin Iskandar