Ingin Lebih Sehat dan Sejahtera di Tahun 2026? Tak Perlu Rumit

Tips dan trik hidup sehat membanjiri media sosial, baik dari pemengaruh maupun iklan. Tak semua cocok diikuti dan dirasa rumit. Padahal, ada cara-cara lebih simpel.

31 Des 2025 09:00 WIB · Internasional

ARSIP PRIBADI

Oleh Luki Aulia

Apa resolusi tahun barumu? Pertanyaan itu biasanya selalu muncul saat pengujung tahun tiba.

Itu karena pada tahun yang baru, orang biasanya ingin mencoba memulai kebiasaan baik yang baru. Tahun baru menjadi momen memperbarui komitmen untuk punya kualitas hidup lebih baik dari sebelumnya. Itu termasuk untuk urusan kesehatan dan kesejahteraan.

Namun, resolusi sehebat apa pun itu dapat berubah dengan cepat menjadi menakutkan dan tampak mendekati mustahil. Itu biasanya terjadi karena orang dibanjiri dengan segala saran dan informasi dari berita, iklan, pemengaruh, saudara, teman, bahkan politisi yang terkadang malah saling bertentangan dan bikin bingung.

This handout picture taken on February 4, 2020 and released courtesy of Pan Shancu on February 14 shows Pan Shancu doing exercises in his bedroom in Hangzhou, China’s eastern Zhejiang province. – A fanatical runner jogged the equivalent of an ultra-marathon inside his small apartment as people in virus-hit China desperately try to keep fit while cooped up indoors. The country is at the centre of an outbreak of a new coronavirus, leaving more than 1,500 dead and sparking global alarm, but it is also in the grip of a health drive because the government is aggressively encouraging people to exercise to fight the disease. (Photo by Handout / Pan Shancu / AFP) / TO GO WITH CHINA-HEALTH-VIRUS-EXERCISE-FITNESS BY PETER STEBBINGS —–EDITORS NOTE — RESTRICTED TO EDITORIAL USE – MANDATORY CREDIT “AFP PHOTO / PAN SHANCU ” – NO MARKETING – NO ADVERTISING CAMPAIGNS – DISTRIBUTED AS A SERVICE TO CLIENTS – NO ARCHIVE /

Tenang, tak semua saran perlu didengarkan dan dilakukan. Kantor berita Associated Press, Senin (29/12/2025), mengumpulkan tips dan trik untuk menjalani resolusi yang masuk akal. Menurut para ahli, tak perlu yang rumit-rumit. Lakukan yang sederhana saja. Misalnya dalam hal diet. Para ahli mengatakan mayoritas orang tak perlu mengeluarkan anggaran tambahan hanya demi diet.

Jika seseorang makan cukup, seharusnya sudah bisa dapat protein yang cukup. Tidak perlu lagi produk-produk yang menjanjikan capaian yang lebih baik dan lebih cepat.

Banyak orang yang mengonsumsi lebih banyak serat dalam makanan selama diet. Namun, disarankan tidak hanya mengonsumsi serat. Akan jauh lebih baik apabila mengonsumsi makanan yang lengkap seperti buah-buahan, sayuran, kacang-kacangan, dan biji-bijian utuh.

Lalu, jangan juga tergiur dengan rutinitas perawatan kulit sampai 20 langkah dan penggunaan serum seharga 200 dollar AS yang dijual pemengaruh di Tiktok. Para ahli kulit menyatakan itu sebenarnya tidak dibutuhkan. Jauhi saja lemak sapi dan oleskan tabir surya yang bagus sebagai gantinya, termasuk jika seseorang memiliki warna kulit lebih gelap.

Kalau mau kulitnya lebih bagus, mandi saja secara menyeluruh selama satu jam. Mandi adalah cara yang terbaik, sederhana, mudah, dan singkat untuk mendapatkan kulit yang bersih.

Alat-alat gym yang dapat digunakan  secara gratis tampak ramai digunakan warga  di sore hari di Taman Kota Waduk Pluit, Jakarta, Seni (10/2/2020). Alat-alat yang diresmikan penggunaannya sejak 7 Juni 2015 tersebut terdiri dari  sekitar 6 jenis alat olahraga, antara lain Air Walker, Seated Bike, Seat Leg Press, Seat Body Puller, Seat Horse Ride, dan Stand Weight Lifting, tampak digunakan warga yang berolahraga ringan di taman tersebut.

Untuk kebugaran badan, jika pusat kebugaran dan segala peralatan gym-nya terlihat menakutkan, seseorang dapat menghilangkan ilusi bahwa latihan yang terbaik membutuhkan semua itu.

Itu bisa digantikan dengan senam kalistenik yang memfokuskan kembali pada latihan beban tubuh tanpa peralatan yang lengkap seperti di pusat kebugaran. Ini bisa dilakukan di rumah saja.

Penelitian menunjukkan senam kalistenik membantu meningkatkan kekuatan otot dan pengondisian aerobik. Mungkin saja pada akhirnya akan butuh angkat beban atau peralatan lain. Akan tetapi, itu juga bisa dilakukan di rumah dengan barang-barang yang ada di rumah, seperti botol minum yang diisi air dan lain-lain.

Hal yang paling penting bukan peralatan apa yang digunakan, melainkan konsistensi dan kepercayaan diri saja.

Ubah gaya hidup

Untuk memastikan kondisi tubuh betul-betul sehat, tidak perlu juga membeli segala alat kesehatan seperti alat uji mikrobioma atau alat monitor glukosa kontinu. Apalagi jika tidak menderita diabetes.

Gagasan tentang pil, produk, atau rutinitas yang bisa jadi obat mujarab memang menggiurkan. Namun, sains sudah mengetahui banyak hal tentang cara meningkatkan kesehatan mental dan fisik dengan lebih sederhana. Dan itu sudah terbukti.

A restaurant staff member prepares a diet meal for a customer in Riyadh on February 12, 2023. - Roughly one in five Saudi adults is obese, according to an in-depth study published by the World Bank last year that described the problem as "alarming". (Photo by Fayez Nureldine / AFP) *** Local Caption *** Satu dari lima orang dewasa di Arab Saudi mengalami obesitas. Demikian hasil studi mendalam yang diterbitkan Bank Dunia tahun lalu dan menganggap ini masala yang mengkhawatirkan.

Perubahan gaya hidup tidak hanya membuat seseorang merasa lebih baik saat itu juga, tetapi juga berdampak pada kualitas hidup seseorang di masa mendatang. Banyak penelitian sudah menunjukkan perubahan gaya hidup yang lebih sehat akan menurunkan risiko demensia dan banyak masalah kesehatan lainnya.

Sulit untuk mengetahui siapa yang harus didengarkan untuk masukan-masukan soal kesehatan. Di media sosial ada banyak pemengaruh atau warganet yang berbagi kisah pengalaman pribadinya. Mereka mengklaim caranya berhasil, untuk mereka.

Banyak juga iklan dari beragam jenama dan perusahaan yang mungkin menjanjikan solusi mudah atau malah menakut-nakuti orang. Meski sistem medis tidak sempurna, tetap saja dokter adalah orang yang terbaik untuk diajak bicara atau jadi tempat bertanya tentang masalah kesehatan, termasuk pencegahan dan potensi pengobatan.

Akan tetapi, jika tidak mau bertemu dengan dokter dan lebih memilih bertanya ke ”Dokter” Google atau chatGPT, misalnya, pastikan saja itu hanya menjadi referensi. Jangan pernah menggunakannya untuk mendiagnosis diri sendiri.

Jika berkonsultasi dengan dokter, manfaatkan sebaik mungkin kesempatan itu dengan membawa daftar pertanyaan tertulis. Jangan ragu untuk meminta klarifikasi apa pun yang dibutuhkan. (AP)


Kerabat Kerja

Penulis:

Luki Aulia
 | 

Editor:

Nur Hidayati
 | 

Penyelaras Bahasa:

Amin Iskandar