Ledakan terdengar diikuti dengan kolom debu dan asap. Lokasi ledakan disebut dekat Universitas Teheran. AS-Israel bersama meluncurkan rudal ke Iran
28 Feb 2026 13:38 WIB · Internasional
Tangkapan layar
Catatan Redaksi: Berita ini akan terus diperbarui sesuai perkembangan informasi.
TEHERAN, SABTU — Israel telah memulai serangan ke Iran. Ledakan terdengar di Teheran, Iran. Sementara di Israel, warga diminta segera berlindung.
Media Israel, Jerusalem Post, melaporkan, serangan dilancarkan pada Sabtu (28/2/2026). Militer Israel (IDF) telah melancarkan serangan ke Iran. Bersamaan dengan serangan itu, Israel mengirimkan peringatan kepada seluruh warga. ”Ini peringatan untuk mempersiapkan publik pada kemungkinan rudal diluncurkan ke Israel,” demikian pernyataan IDF.
Di Teheran, ledakan terdengar diikuti dengan kolom debu dan asap. Lokasi ledakan disebut dekat dengan Universitas Teheran. Media Iran, Irna, melaporkan ledakan terdengar di setidaknya dua lokasi di Teheran.
Media lain di Iran, FARS, melaporkan sejumlah rudal menghantam area Joumhouri dan Universitas. Lokasi itu dekat dengan Kantor Pemimpin Tertinggi Iran. Sejumlah saksi malah menyebut, kantor itu jadi sasaran.
Media Amerika Serikat, CNN, melaporkan Israel berkoordinasi dengan AS dalam serangan ini. Sumber CNN dan kantor berita Associated Press menyebut, AS terlibat dalam serangan itu. Serangan dinyatakan sebagai besar-besaran.
Sebelum serangan itu, media AS, Politico, melaporkan, AS lebih suka kalau Israel lebih dulu menyerang Iran. Hal itu seperti pada Juni 2025, kala AS-Israel menyerang Iran selama 12 hari.
”Ada pemikiran di dalam dan di sekitar pemerintahan bahwa situasi politik akan jauh lebih baik jika Israel bertindak lebih dulu dan sendirian, dan Iran membalas kita sehingga memberi kita lebih banyak alasan untuk bertindak,” kata salah satu sumber yang menolak identitasnya diungkap.
Seperti pada Juni 2025, serangan AS-Israe kali ini juga terjadi kala AS-Iran sedang berunding. Serangan kali ini dilancarkan tepat dua hari setelah putaran tiga perundingan AS-Iran selesai.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2026/02/28/b1b26f3eafa2d1c7e5ca303a024bbce6-APTOPIX_Iran_US_Israel_136523655.jpg)
Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei dinyatakan sedang tidak di Teheran kala serangan dilancarkan. Tidak disebutkan di mana pastinya Khamenei saat ini.
Selain Teheran, AS-Israel juga dilaporkan menyerang Isfahan, kota tempat salah satu reaktor nuklir Iran. Sejumlah sumber Reuters dan Associated Press menyebut, ledakan juga terdengar di Qom. Kota itu merupakan tempat suci di Iran.
Di Teheran, sasaran serangan antara lain kantor Direktorat Intelijen Garda Revolusi Iran (IRGC). Sejumlah fasilitas lain di Iran juga jadi sasaran.
Kepada Reuters, sumber Israel menyebut serangan direncanakan sejak beberapa bulan lalu. Sementara waktu serangan diputuskan beberapa pekan lalu.
Gedung Putih masih menolak berkomentar atas serangan itu. Di Washington DC masih Sabtu dini hari kala serangan dilancarkan.
Beberapa jam sebelum serangan dilancarkan, Presiden AS Donald Trump menyatakan sedang membuat keputusan sulit. Ia tak mau menyebut apa keputusan itu.
Serangan dilancarkan kala kapal induk AS, USS Gerald Ford, telah merapat ke pesisir Israel. Kapal induk lain, USS Abraham Lincoln, sudah hampir sebulan di Laut Arab.
Iran telah menutup ruang udaranya. Layanan telekomunikasi seluler juga dihentikan.
(AP/Reuters)
Penulis:
Kris MadaEditor:
Billy KhaerudinPenyelaras Bahasa:
Nanik Dwiastuti