Mantan pelatih timnas Kanada disebut sebagai calon kuat pengganti Patrick Kluivert. Bagaimana tanggapan PSSI mengenai isu penunjukan Herdman?
18 Des 2025 13:12 WIB · Olahraga
AP Photo/Natacha Pisarenko
JAKARTA, KOMPAS — Jelang akhir tahun, media sosial riuh dengan isu penunjukan John Herdman sebagai pelatih baru timnas Indonesia. Dari dua nama terakhir yang muncul sebagai calon pengganti Patrick Kluivert, Herdman disebut akan menukangi Indonesia mulai 2026. Wakil Ketua Umum PSSI Zainudin Amali buka suara terkait isu tersebut.
Isu bermula dari laporan media Honduras, Diez, yang menyebut Herdman sebagai kandidat paling potensial mengisi kursi yang ditinggalkan Kluivert seusai gagal mengantarkan Indonesia lolos Piala Dunia. Dalam laporannya, Diez menukil keterangan anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Endri Erawan, dalam suatu konferensi pers yang mengonfirmasi bahwa dua nama calon pelatih timnas yang diincar ialah Giovanni van Bronckhorst dan Herdman.
”Federasi (sepak bola) Indonesia berharap dapat segera mengumumkan penggantinya (Kluivert), mungkin sebelum Januari. Menandai sebuah perubahan tak terduga dalam karier pelatih asal Inggris tersebut,” tulis Diez, Rabu (17/12/2025) malam.
Sepanjang karier kepelatihannya, Herdman lebih banyak menghabiskan waktu di Amerika Tengah dan Utara (CONCACAF). Ia tercatat pernah mengarsiteki tim U-23 dan senior Kanada. Keberhasilan mengantarkan Kanada menembus babak utama Piala Dunia Qatar 2022 membuat namanya menggema di seluruh dunia. Itulah pertama kali Kanada tampil di Piala Dunia setelah 36 tahun.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2025/12/18/b80e6a2e2f3ac3445b594d26ba90b281-AP24222088885755.jpg)
Pada babak penyisihan grup, Kanada tidak mampu berbuat banyak dengan selalu menelan kekalahan dari tiga laga. Meski demikian, kiprah Herdman tetap dikenang. Namanya harum di area CONCACAF sebagai pelatih bertangan dingin. Setelah tidak lagi menangani timnas Kanada, Herdman menerima tantangan melatih Toronto FC yang berkompetisi di Liga Sepak Bola Utama (Major League Soccer/MLS) Amerika Serikat.
Herdman memimpin Toronto dalam 46 laga sebelum akhirnya mengundurkan diri pada November 2024. Pelatih berusia 50 tahun tersebut tidak menangani tim lain setelah itu. Namun, gaya kepemimpinannya yang terstruktur dan pandai memotivasi pemain membuat rekam jejaknya amat dipertimbangkan di CONCACAF.
Honduras dikabarkan pernah tertarik menggunakan jasanya. Ia digadang-gadang menggantikan Reinaldo Rueda sebagai pelatih timnas Honduras. Sambutan publik dan media Honduras ketika nama Herdman muncul sebagai calon pelatih baru sangat positif.
Selain Honduras, Herdman juga dikaitkan dengan pekerjaan melatih timnas Jamaika. Posisi pelatih Jamaika lowong setelah Steve McClaren mengundurkan diri karena gagal membawa timnya lolos langsung ke babak utama Piala Dunia 2026. Jamaika harus melalui perjuangan berat di babak kualifikasi antarbenua untuk memastikan tiket lolos. Herdman dinilai sebagai sosok yang tepat untuk misi tersebut.
Hanya, menurut laporan Diez, kemajuan negosiasi yang cukup positif dengan PSSI membuat skenario Herdman kembali menangani negara CONCACAF mengecil. ”Herdman menolak tawaran itu (Jamaika) dan lebih memilih Indonesia,” tulis Diez.
:quality(80):watermark(https://cdn-content.kompas.id/umum/kompas_main_logo.png,-16p,-13p,0)/https://kompasmedia.site/photo/ori/2023/03/09/83af5884-76d0-46b2-bd25-10fbaf548fc9.jpg)
Di tengah santernya isu penunjukan Herdman sebagai suksesor Kluivert, PSSI masih belum mau berkomentar banyak. Sebelumnya disebut ada lima kandidat pelatih timnas Indonesia, yang kemudian mengerucut menjadi dua. Alih-alih kembali menggunakan jasa pelatih asal Belanda, PSSI disebut lebih memilih Herdman.
”Belum ada keputusan tersebut (penunjukan Herdman) karena kami baru mau (menggelar) rapat Exco untuk memutuskan itu (pelatih baru timnas),” kata Wakil Ketua Umum PSSI Zainudin Amali saat dikonfirmasi, Kamis (18/12/2025).
Selama ini, PSSI memang menutup rapat-rapat sosok pelatih baru timnas Indonesia. Informasi yang dibuka hanya soal jumlah kandidat pelatih yang terus mengerucut seiring waktu. Terakhir, PSSI mengutus Endri dan Muhammad untuk mewawancarai dua calon pelatih timnas.
Zainudin juga belum bersedia membuka nama calon pelatih yang diwawancarai PSSI. Ia hanya mengatakan, PSSI berharap timnas Indonesia bisa segera mendapatkan pelatih baru sebelum memasuki 2026.
Penulis:
I Gusti Agung Bagus Angga PutraEditor:
Prasetyo Eko PrihanantoPenyelaras Bahasa:
Nanik Dwiastuti