Italia Evakuasi Pasien Anak dari Gaza

Sebanyak 31 pasien anak korban perang dan keluarganya tiba di Italia.

15 Agt 2025 07:45 WIB · Internasional

Oleh Ignatius Danu Kusworo

Saat negara-negara Eropa memperkuat kritik mereka terhadap Israel dan krisis kemanusiaan di Gaza, Italia mengambil tindakan nyata dengan mengevakuasi korban perang dari Gaza. Pada Rabu (13/8/2025) waktu Italia, sebanyak 31 anak-anak yang membutuhkan perawatan medis tiba di Bandara Ciampino, Roma, Italia.

Konvoi kemanusiaan tiga penerbangan khusus yang disediakan oleh Angkatan Udara Italia ini mengangkut 31 anak-anak dengan ditemani keluarga mereka ke Italia. Total rombongan yang evakuasi berjumlah 114 orang. Ini adalah operasi evakuasi medis terbesar yang dilakukan sejak Januari 2024.

Warga Palestina berkumpul untuk menerima makanan yang dimasak dari pusat distribusi makanan di Kota Gaza pada 13 Agustus 2025.

Pesawat yang membawa anak-anak Gaza tersebut mendarat di tiga bandara berbeda. Selain Bandara Ciampino, dua pesawat lain mendarat di Bandara Milan Linate dan Bandara Pisa. Pasien anak-anak ini selanjutnya akan dipindahkan ke fasilitas perawatan kesehatan yang tersebar di seluruh Italia. Sebagian besar pasien anak mengalami cedera parah.

Sejak awal perang, Italia telah mengevakuasi lebih dari 900 warga Palestina dari Gaza, termasuk mereka yang tiba sebagai bagian dari program reunifikasi keluarga. Dalam foto yang diambil dari Bandara Ciampino, nampak pesawat militer Italia C130J mendarat di malam hari. Belasan mobil ambulans bersiaga tak jauh dari lokasi pesawat. 

Pesawat militer Italia C130J dari Israel yang membawa anak-anak Palestina dari Gaza dan keluarga mereka mendarat di Bandara Ciampino, Roma, 13 Agustus 2025. Ini adalah operasi evakuasi medis terbesar yang dilakukan sejak Januari 2024.
Pesawat militer Italia C130J dari Israel mendarat di Bandara Ciampino, Roma, 14 Agustus 2025. Ini adalah operasi evakuasi medis terbesar yang dilakukan sejak Januari 2024.
Seorang wanita menggendong anak saat tiba di Bandara Ciampino, Roma.
Seorang anak didorong di atas tandu saat petugas medis dan tenaga kesehatan menyambut anak-anak Palestina dari Gaza dan keluarga mereka setelah sebuah pesawat militer Italia C130J dari Israel mendarat pada 14 Agustus 2025, di Bandara Ciampino, Roma. Ini adalah operasi evakuasi medis terbesar yang dilakukan sejak Januari 2024.
Petugas medis dan tenaga kesehatan menyambut anak-anak Palestina dari Gaza dan keluarga mereka setelah sebuah pesawat militer Italia C130J dari Israel mendarat di Bandara Ciampino, Roma, 14 Agustus 2025.

Puluhan petugas medis  berseragam tampak bersiaga dan bergegas menghampiri pintu belakang pesawat yang terbuka. Terlihat pula perwakilan Pemerintah Italia yang menyambut rombongan. Belasan warga Palestina keluar. Beberapa di antara mereka menggendong anak kecil, sebagian yang lain menggandengnya menuruni pesawat. 

Petugas medis juga terlihat membawa pasien anak dalam tandu beroda, dan segera memindahkannya ke mobil ambulans.

Ambulans bersiaga di dekat pesawat yang mengangkut anak-anak Palestina dan keluarga mereka yang dievakuasi dari Gaza di bandara militer Ciampino Roma, 14 Agustus 2025.

Jumlah korban terus meningkat

Rumah sakit di seluruh Gaza pada hari Kamis (14/8/2025) melaporkan korban jiwa akibat serangan Israel di Kota Gaza, yang diidentifikasi Israel sebagai basis Hamas. Serangan Israel di Kota Gaza menewaskan satu orang dan melukai tiga lainnya, kata seorang pejabat di Rumah Sakit Shifa. Serangan terpisah menewaskan lima orang di Kota Gaza pada Kamis pagi, menurut Rumah Sakit Al-Ahli, yang menerima korban jiwa.

Pada Kamis (14/8/2025), Kementerian Kesehatan Gaza melaporkan empat kematian tambahan terkait kekurangan gizi sehingga jumlah total menjadi 239, termasuk 106 anak-anak. Selain karena perang, ribuan korban warga Palestina tewas saat berusaha mendapatkan bantuan kemanusiaan. 

Asap terlihat seusai serangan udara tentara Israel di timur Khan Younis, Jalur Gaza tengah, 13 Agustus 2025.
Petugas medis berhati-hati menurunkan korban dari pesawat militer Italia C130J dari Israel yang mendarat di Bandara Ciampino, Roma, 14 Agustus 2025.
Anak-anak Palestina dari Gaza dan keluarga mereka mendarat di Bandara Ciampino, Roma. Ini adalah operasi evakuasi medis terbesar yang dilakukan sejak Januari 2024.
Petugas medis dan tenaga kesehatan menyambut anak-anak Palestina dari Gaza dan keluarga mereka setelah sebuah pesawat militer Italia C130J dari Israel mendarat di Bandara Ciampino, Roma, 14 Agustus 2025.
Ratusan warga Palestina berebut bantuan makanan dari pusat distribusi makanan di Kota Gaza pada 13 Agustus 2025.

Data ini menambah jumlah korban jiwa warga Palestina yang telah terbunuh sejak perang dimulai Hamas menyerbu Israel pada 7 Oktober 2023, yang menewaskan sekitar 1.200 orang dan menculik 251 orang.

Serangan balasan Israel telah menewaskan lebih dari 61.700 warga Palestina, menurut Kementerian Kesehatan Gaza. Kementerian tersebut tidak merinci berapa banyak di antara mereka yang merupakan pejuang atau warga sipil. Dari jumlah itu, sekitar setengahnya adalah perempuan dan anak-anak.

Sebagian besar sandera telah dibebaskan melalui gencatan senjata atau kesepakatan lain, tetapi 50 orang masih berada di Gaza. Israel yakin sekitar 20 orang di antaranya masih hidup.

(AP/AFP)


Kerabat Kerja

Penulis:

Ignatius Danu Kusworo
 | 

Editor:

Heru Sri Kumoro
 | 

Penyelaras Bahasa:

Galih Rudanto