Memasuki babak perempat final, Alwi menjadi satu-satunya harapan Indonesia di sektor tunggal putra.
22 Jan 2026 22:15 WIB · Olahraga
Kompas/Danu Kusworo
:quality(80):watermark(https://cdn-content.kompas.id/umum/kompas_main_logo.png,-16p,-13p,0)/https://kompasmedia.site/photo/ori/2026/01/22/d1baf3f9-5b84-449d-9f05-00663b510549.jpg)
Penonton beberapa kali terdiam saat menyaksikan jagoannya jatuh bangun beberapa kali demi mengejar kok lawan. Dalam pertandingan babak kedua Daihatsu Indonesia Masters 2026 antara Alwi dan pemain China, Wang Zheng Xing, di Istora Senayan, Kamis (21/1/2026), kedua pemain terlihat bergantian jatuh bangun.
Penempatan kok lawan dan smes yang tajam membuat kedua pemain harus mengeluarkan segala kemampuan untuk mengejar dan mengembalikan kok ke pertahanan lawan. Lewat perjuangan yang penuh perjuangan, Alwi menyingkirkan wakil China dengan skor 15-21, 21-19, 21-16.
Sebelumnya, pebulu tangkis tunggal Indonesia ini melaju ke babak kedua setelah mengalahkan pemain India, Ayush Shetty, Rabu (21/1/2026). Dalam pertarungan selama 29 menit, Alwi menang 21-8, 21-13. Dengan kemenangan ini, rekor pertemuan mereka menjadi 3-2.
Alwi kini menjadi satu-satunya harapan Indonesia di sektor tunggal putra setelah M Zaki Ubaidillah ditaklukan tunggal Singapura, Loh Kean Yew, 19-21, 10-21 dan mundurnya Anthony Sinisuka Ginting karena cedera.
Di babak perempat final, peraih emas SEA Games Thailand 2025 ini akan menghadapi wakil Jepang, Yushi Tanaka. Pemain Jepang ini sebelumnya mengalahkan Armaud Merkle dari Perancis di babak pertama dan tunggal Taiwan Wang Po-Wei.
:quality(80):watermark(https://cdn-content.kompas.id/umum/kompas_main_logo.png,-16p,-13p,0)/https://kompasmedia.site/photo/ori/2026/01/22/49df9793-0b02-4c4b-8d4b-3b8409c2388c.jpg)
Sorak-sorai penonton selalu menjadi penyemangat tersendiri bagi Alwi. Dalam pertarungan dengan Wang Zheng Xing, ia beberapa kali meminta dukungan penonton. Akankah Alwi menjaga asa tunggal putra Indonesia di Indonesia Masters tahun ini?
Penulis:
Ignatius Danu KusworoEditor:
Demitrius Wisnu WidiantoroPenyelaras Bahasa:
Retma Wati