Sinner dan Sabalenka kembali ke turnamen. Mereka tampil di ATP/WTA Cincinnati sebagai juara bertahan dan memenangi penampilan pertama.
10 Agt 2025 11:17 WIB · Olahraga
CINCINNATI, SABTU — Menuju Grand Slam terakhir, Amerika Serikat Terbuka, semua petenis top dunia menjalani pemanasan di ATP/WTA Cincinnati. Berada di antara mereka adalah juara bertahan, Jannik Sinner dan Aryna Sabalenka.
Sinner dan Sabalenka bukan hanya berstatus juara bertahan turnamen di Cincinnati, Ohio, AS, yang berstatus ATP Masters 1000 (untuk putra) dan WTA 1000 (putri). Mereka juga merupakan juara AS Terbuka 2024.
Kedua petenis nomor satu dunia itu bersaing di Cincinnati setelah melewatkan ATP/WTA 1000 Kanada, 27 Juli-7 Agustus. Turnamen yang juga merupakan pemanasan menuju AS Terbuka itu dijuarai Victoria Mboko di tunggal putri dan Ben Shelton (putra).
Berbeda dengan turnamen di Cincinnati, beberapa petenis top dunia tak bertanding di Kanada. Mereka di antaranya Sinner, Sabalenka, dan Carlos Alcaraz. Mantan petenis nomor satu dunia, Novak Djokovic, bahkan akan langsung tampil di AS Terbuka setelah Wimbledon.
Sinner dan Sabalenka pun bermain di Cincinnati setelah terakhir kali tampil di lapangan rumput Wimbledon dengan hasil berbeda. Sabalenka tersingkir di semifinal meski menjadi favorit juara. Adapun Sinner menjadi juara yang membuatnya menjadi petenis dengan empat gelar juara Grand Slam. Kini, mereka kembali ke persaingan lapangan keras di AS sebagai persiapan menuju AS Terbuka, 24 Agustus-7 September.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2025/08/10/9f754929f674df77c32daa3191439e3a-IMG_2968.jpeg)
Setelah mendapat bye pada babak pertama, sebagai salah satu unggulan, Sinner tampil solid pada babak kedua. Dia bermain selama 59 menit untuk mengalahkan Daniel Elahi dengan skor 6-1, 6-1. Sinner mendapat 57 dari 84 poin (68 persen) yang diperebutkan, sedangkan Elahi hanya mendapat 27 poin (32 persen). Petenis Italia itu membuat 17 winner dan hanya empat unforced error.
Walaupun hanya tiga kali kalah dari 29 pertandingan pada tahun ini, Sinner tak punya ekspektasi tinggi pada pertandingan pertamanya di Cincinnati. ”Saya bahkan tidak tahu harus berekspektasi seperti apa karena pertandingan tadi sebenarnya tidak mudah. Bola melayang hingga sulit dikontrol. Servis pun harus sangat akurat. Masih banyak faktor yang harus ditingkatkan,” tutur Sinner, yang akan melawan Gabriel Diallo pada babak ketiga.
Sebagai unggulan teratas, Sinner berada di paruh atas undian bersama Taylor Fritz, Holger Rune, dan finalis Cincinnati Masters 2024, Frances Tiafoe. Mereka mendapat tiket babak ketiga juga dengan kemenangan dua set. Adapun Alcaraz, yang menjadi unggulan kedua, akan memulai penampilan pada Minggu waktu setempat melawan Damir Zhumhur pada babak kedua.
Joao Fonseca, petenis Brasil berusia 18 tahun, juga lolos ke babak ketiga berkat upayanya bertahan ketika tampil buruk melawan Alejandro Davidovich Fokina. Fonseca akhirnya menang 6-7 (4), 5-4 setelah Fokina mundur karena cedera.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2025/08/10/c7e22444346d7492c1740d8f0e32014e-IMG_2971.jpeg)
Meskipun mendapat kemenangan karena lawan mengundurkan diri, Fonseca memperlihatkan usahanya untuk bertahan. Skor akhir didapat setelah dia tertinggal 0-4 pada set kedua.
”Saat bermain buruk, saya harus menemukan solusi. Itu saya lakukan setelah mendapat banyak pengalaman dari pertandingan lain dan pertandingan tadi akan menjadi pelajaran berharga untuk ke depan,” ujar Fonseca. Lawannya pada babak ketiga adalah petenis yang lolos dari babak kualifikasi, Terence Atmane.
Di tunggal putri, Sabalenka harus bermain selama 54 menit hanya untuk merebut set pertama. Dia mendapat perlawanan ketat dari Marketa Vondrousova sebelum akhirnya bermain lebih nyaman pada set kedua. Sabalenka menang 7-5, 6-1 untuk berhadapan dengan Emma Raducanu pada babak ketiga.
”Pertandingan melawan Marketa selalu sulit. Dia selalu mendorong saya menuju batas kemampuan, saya pun harus berjuang dalam setiap perebutan poin. Hilang fokus sedikit saja bisa membuat saya kehilangan set,” tutur Sabalenka.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2025/08/10/01ff89e5479590a161c1c2dd5849ec6f-IMG_2967.jpeg)
Komentar tersebut didukung statistik pertemuan antara dua juara Grand Slam tersebut. Dari delapan pertemuan sebelum WTA Cincinnati, Sabalenka dan Vondrousova berbagi empat kemenangan. Sabalenka bahkan kalah dalam dua pertemuan terakhir yang terjadi di perempat final WTA Stuttgart 2024 dan semifinal WTA Berlin 2025.
Para pesaing berat Sabalenka di paruh atas undian juga memenangi babak kedua dengan cara berbeda. Iga Swiatek menang 6-1, 6-4 atas Anastasia Potapova. Sementara Elena Rybakina dan Madison Keys harus bermain tiga set. Rybakina mengalahkan Renata Zarazua 4-6, 6-0, 7-5, sedangkan Keys menang atas Eva Lys 1-6, 6-3, 7-6 (1). (AFP)
Penulis:
Yulia SapthianiEditor:
Prasetyo Eko PrihanantoPenyelaras Bahasa:
Galih Rudanto