Timnas Jepang mewaspadai spirit dan motivasi besar Indonesia bermain di kandang sendiri. Jepang memulai latihan di Jakarta dengan enam pemain, Senin ini.
11 Nov 2024 20:17 WIB · Olahraga
Oleh Muhammad Ikhsan Mahar - [email protected]
JAKARTA, KOMPAS — Tim nasional Jepang telah memulai sesi latihan menjelang pertandingan keempat Grup C kualifikasi Piala Dunia 2026 kontra Indonesia, Jumat (15/11/2024), di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta. Enam pemain awal skuad ”Samurai Biru” telah tiba lebih awal di Jakarta bersama Pelatih Jepang Hajime Moriyasu.
Keenam pemain itu adalah satu kiper, Kosei Tani (Machida Zelvi, Jepang), serta lima pemain outfield, yaitu Yuto Nagatomo (FC Tokyo, Jepang), Kota Takai (Kawasaki Frontale, Jepang), Hiroki Sekine (Kashiwa Reysol, Jepang), Joel Chima Fujita (Sint-Truindense, Belgia), dan Ritsu Doan (SC Freiburg, Jerman). Mereka mendarat di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Senin (11/11/2024) dini hari WIB.
Mereka memulai berlatih di Lapangan A Kompleks Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin tepat pukul 17.00 WIB. Adapun Moriyasu tiba di lapangan setengah jam sebelum sesi latihan dimulai.
Serupa dengan pengalaman Kompas menyaksikan latihan Jepang pada Piala Dunia 2022 dan Piala Asia 2023 di Qatar, Moriyasu selalu menjadi orang pertama yang hadir di lapangan latihan Jepang. Sebelum bus pemain tiba, ia sudah menginjakkan kaki di lapangan.
:quality(80):watermark(https://cdn-content.kompas.id/umum/kompas_main_logo.png,-16p,-13p,0)/https://asset.kgnewsroom.com/photo/pre/2024/11/11/683a8a33-7642-4c34-ba8b-b21628fb659b_jpg.jpg)
Sesi latihan dimulai dengan berlari mengelilingi lapangan satu putaran. Lalu, Tani berlatih terpisah dipandu pelatih kiper, Takashi Shimoda. Ia jalani latihan menghentikan tembakan dan duel bola udara.
Lima pemain lain fokus berlatih operan-operan pendek yang diselingi gim ringan untuk memasukkan bola ke gawang mini. Sekitar 15 menit akhir sebelum latihan berakhir 17.45 WIB, lima pemain outfield berlatih operan satu sentuhan di depan kotak penalti yang diakhiri tembakan ke arah gawang yang dikawal Tani.
Saya melihat level tim Indonesia sudah jauh meningkat. Tentu kami akan menjalani pertandingan yang sulit.
Latihan yang diselimuti hujan itu berlangsung ringan dan santai. Beberapa kali pemain-pemain Jepang tak segan saling melempar ejekan ketika operan atau tembakan rekanannya tidak tepat sasaran.
Setelah latihan, Nagatomo menuturkan sesi latihan berjalan baik untuk beradaptasi dengan cuaca di Indonesia. Meskipun kedatangan skuad Samurai Biru terpisah, pemain paling senior di Jepang yakin rekan setimnya mempersiapkan diri secara maksimal untuk meraih kemenangan melawan Indonesia.
”Saya melihat level tim Indonesia sudah jauh meningkat. Tentu kami akan menjalani pertandingan yang sulit. Saya juga melihat ketertarikan besar Indonesia terhadap sepak bola," kata Nagatomo yang pernah membela Inter Milan pada medio 2013-2018 seusai latihan.
Nagatomo juga menyambut positif sambutan dari fans Jepang di Indonesia. Beberapa pencinta sepak bola Jepang asal Indonesia menyambut mereka di bandara.
”Sejak langkah pertama saya di sini, saya langsung tahu negara ini memiliki antusiasme luar biasa untuk sepak bola. Saya senang berkesempatan bermain di Indonesia,” tutur Nagatomo yang telah mencatatkan 142 cap bersama Samurai Biru.
Selain bertanding, Nagatomo juga ingin jumpa dengan Ketua Umum PSSI Erick Thohir yang pernah menjabat Presiden Inter di masanya membela pemilik 20 scudetto itu.
”Ia orang yang sangat baik selama kami bersama di Inter. Saya tidak sabar menemuinya,” katanya.
Penyerang sayap Jepang, Ritsu Doan, juga enggan meremehkan Indonesia. Gap ranking FIFA yang amat lebar, lanjutnya, bukan jaminan Samurai Biru akan menjalani laga yang mudah di Jakarta.
”Indonesia memiliki lebih dari 200 juta penduduk, itu dua kali lipat dari Jepang. Mereka memiliki antusiasme besar untuk sepak bola. Saya pikir mereka menghormati Jepang, tetapi juga berambisi untuk mencapai level kami saat ini,” ujar Doan.
Lebih lanjut, Doan mengatakan, dirinya perlu beradaptasi untuk bermain tanpa kehadiran penyerang utama, Ayase Ueda, yang absen akibat cedera hamstring. Meski begitu, ia siap memberikan layanan terbaik kepada pemain depan yang akan bermain.
”Sangat penting untuk kami saling memahami satu sama lain. Saya merasa perlu mengetahui karakteristik rekam setim, jadi itu akan membantu untuk berkomunikasi dengan baik di lapangan,” kata Doan yang telah mencetak dua gol di kualifikasi Piala Dunia 2026.
:quality(80):watermark(https://cdn-content.kompas.id/umum/kompas_main_logo.png,-16p,-13p,0)/https://asset.kgnewsroom.com/photo/pre/2024/11/11/1f57b478-3628-49d2-9759-f62fdb232b0d_jpg.jpg)
Ketika Jepang telah memulai sesi latihan di lapangan, skuad Indonesia belum turun ke lapangan. Pelatih Shin Tae-yong menginstruksikan anak asuhannya untuk menjalani latihan pemulihan fisik di pusat kebugaran yang ada di hotel tim.
Sebanyak 10 pemain yang berkarier di Liga 1 Indonesia, serta sejumlah pemain yang membela tim di luar negeri sudah tiba di Jakarta. Mereka adalah Maarten Paes, Pratama Arhan, Ivar Jenner, Marselino Ferdinan, Sandy Walsh, dan Ivar Jenner.
Sebanyak 28 pemain Indonesia akan berkumpul secara lengkap, Selasa (12/11/2024). Shin pun telah mengagendakan latihan perdana di lapangan pada Selasa sore.
Skuad Garuda akan mendapat suntikan kualitas seiring telah rampungnya proses naturalisasi bek serbabisa, Kevin Diks. Proses perpindahan federasi dari Persatuan Sepak Bola Belanda (KNVB) ke PSSI telah disetujui FIFA, Senin ini.
:quality(80):watermark(https://cdn-content.kompas.id/umum/kompas_main_logo.png,-16p,-13p,0)/https://asset.kgnewsroom.com/photo/pre/2024/11/11/d9c56a93-68a7-4e96-bc4f-82f6111da41f_jpg.jpg)
”Alhamdulillah, Kevin Diks akhirnya dipastikan dapat bermain memperkuat Indonesia menjamu Jepang,” tutur Erick dalam keterangan pers.
Diks akan mempertebal opsi posisi bek tengah dan bek sayap. Selain itu, ia juga bisa berperan sebagai gelandang tengah. Tiga posisi itu sudah piawai diemban Diks bersama klub Denmark, Copenhagen.
Indonesia memiliki tiga bek tengah berkualitas apik yang menjadi pilihan utama klub Eropa. Selain Diks, Shin juga telah memiliki Jay Idzes yang tak tergantikan di Venezia (Italia) dan Mees Hilgers yang menjadi andalan Twente (Belanda).
”Dengan kehadiran Diks harapannya pertahanan Indonesia semakin tangguh. Ia memiliki pengalaman bermain di Liga Champions yang tidak perlu diragukan di level elite,” kata Erick.
Penulis:
Muhammad Ikhsan MaharEditor:
Wisnu Aji Dewabrata