Kereta Api Argo Bromo dari Surabaya tujuan Gambir, Jakarta, anjlok di Pegaden, Subang, Jawa Barat. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.
01 Agt 2025 18:54 WIB · Nasional
BANDUNG, KOMPAS — Kereta Api Argo Bromo Anggrek rute Surabaya-Gambir anjlok di lintas Stasiun Pegadenbaru, Kabupaten Subang, Jawa Barat, Jumat (1/8/2025) sore. Tak ada korban dalam peristiwa ini dan kedua jalur rel belum dapat dilalui hingga kini.
Insiden ini terjadi di jalur rel areal Stasiun Pegaden Baru, Subang, Kilometer 124 pukul 15.47 WIB. Terdapat lima gerbong kereta yang keluar dari jalur rel.
Kondisi ini menyebabkan gangguan pada perjalanan kereta api, khususnya pada jalur hulu dan hilir lintas utara antara Jakarta dan Cirebon. Jalur ini masuk dalam wilayah Daerah Operasional III Cirebon PT Kereta Api Indonesia (KAI).
Kepala Bidang Humas Polda Jawa Barat Komisaris Besar Hendra Rochmawan membenarkan informasi tersebut. Dia menyatakan, jajaran Polres Subang berada di lokasi kejadian untuk mengevakuasi para penumpang.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2025/08/01/ebffd0e3d509c06788b1ba861c24a1cd-IMG_20250801_WA0039.jpg)
”Tak ada korban jiwa ataupun luka dalam peristiwa ini. Seluruh penumpang telah dievakuasi dari KA Argo Bromo,” kata Hendra.
Sementara itu, Muhibbuddin selaku Manajer Humas Daop 3 Cirebon memaparkan, kedua jalur rel untuk sementara tidak dapat dilalui akibat kecelakaan tersebut. Sementara seluruh penumpang telah dievakuasi dari kereta yang mengalami insiden ini.
”PT KAI menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh penumpang yang terdampak akibat kejadian anjloknya KA Argo Bromo Anggrek rute Surabaya-Gambir di lintas Pegaden Baru,” tuturnya.
Muhibbuddin pun menyatakan, PT KAI akan menyiapkan bus agar penumpang dapat melanjutkan ke tempat tujuan. Selain itu, akan dilakukan evakuasi rangkaian kereta api dan perbaikan jalur rel yang mengalami kerusakan.
”Bagi perjalanan kereta yang akan melintas di wilayah tersebut, KAI melakukan upaya rekayasa pola operasi berupa jalan memutar dan pengalihan ke moda transportasi lain,” ucapnya.
Muhibbuddin mengatakan, pihaknya dalam perjalanan menuju lokasi kejadian untuk melihat kondisi para penumpang. ”Kami memahami ketidaknyamanan yang ditimbulkan akibat insiden ini dan berkomitmen untuk terus meningkatkan pelayanan demi kenyamanan para penumpang,” ujarnya.
Penulis:
Fabio Maria Lopes CostaEditor:
Rini KustiasihPenyelaras Bahasa:
Lucia Dwi Puspita Sari