Kebakaran California, Saat Tata Kota Menantang Alam

Kawasan di perbukitan California sebenarnya sudah disadari sebagai area rentan kebakaran hutan sejak tahun 1960-an.  Namun, tata kota yang berkembang mengingkarinya.

18 Jan 2025 14:12 WIB · Internasional

Oleh Irene Sarwindaningrum

California tidak asing dengan kebakaran hutan. Kebakaran mematikan dan sangat merugikan sudah berulang kali dialami negara bagian di Amerika Serikat itu sejak setidaknya tahun 1960-an.

Dengan sejarah panjang kebakaran dahsyat, California sebenarnya sudah memiliki kebijakan soal kebakaran hutan paling ketat di AS. Namun, tata kota mereka justru mengingkari kerentanan alam itu.

Kebakaran dengan kerugian terbesar dalam sejarah AS yang melanda California pada Januari 2025 merupakan puncak dari berbagai faktor.

Didorong oleh angin gurun Santa Ana yang kering dan kencang dan tak ada hujan selama delapan bulan, tata kota, serta sulitnya menegakkan aturan meningkatkan risiko kebakaran. Kebakaran pun melanda dengan ganas dan sulit diatasi.

Petugas pemadam kebakaran saat memerangi Oak Fire di dekat Mariposa, California, Amerika Serikat, Minggu (24/7/2022).

Kebakaran hutan bisa jadi peristiwa alam yang disebabkan petir atau gesekan di kondisi gersang. Semak belukar yang mengering karena kurangnya hujan dan suhu yang lebih panas siap menjadi bahan bakar.

Begitu pula permukiman padat di kawasan rentan kebakaran hutan siap menyebarkan api ke daerah perkotaan. Fenomena alam pun berubah menjadi malapetaka.

Pertumbuhan perumahan di sekitar perbukitan kota Los Angeles yang rawan kebakaran dinilai sebagai salah satu faktor utama yang membuat kebakaran California menjadi malapetaka yang begitu mematikan dan merusak.

Rentan sejak lama

Terdeteksi sejak 7 Januari 2025, kebakaran di wilayah Los Angeles telah menewaskan sedikitnya 27 orang hingga Jumat (17/1/2025). Lebih dari 12.000 bangunan terbakar. Api menghanguskan wilayah lebih dari 156 kilometer persegi atau lebih luas dari seluruh wilayah Jakarta Selatan.

Dalam kebakaran yang melanda Palisades dan Eaton, sebagian besar rumah yang rusak atau hancur terletak di atau dekat lereng bukit. Kawasan itu ditumbuhi tanaman yang sangat mudah terbakar.

Adapun lingkungan perkotaan yang padat, seperti Altadena, rentan terhadap bara api terbang yang tertiup dari kebakaran di perbukitan di dekatnya. Hal ini karena rekomendasi dan aturan zona nol api masih banyak dilanggar.

Matahari terbenam di balik langit yang berasap dan membakar hutan di Oak Fire di dekat Mariposa, California, Minggu (24/7/2022). Kebakaran hutan California yang ganas meluas pada Minggu pagi membakar beberapa ribu hektar dan memaksa evakuasi.

Kawasan di perbukitan California sebenarnya sudah disadari sebagai area rentan kebakaran hutan sejak tahun 1960-an. Setelah kebakaran Bel Air pada 1961, otoritas kota Los Angeles tahu bahwa kawasan perumahan yang berkembang menciptakan kerentanan itu.

Setelah kebakaran Bel Air, Departemen Pemadam Kebakaran Los Angeles meluncurkan film dokumenter yang menunjukkan rumah-rumah dengan atap mudah terbakar. Jaraknya pun berdekatan, di antara ngarai serta punggung bukit yang tertutup semak belukar dengan jalan-jalan sempit dan berkelok. Mereka menyebutnya desain yang mengundang bencana.

Dengan tumbuhnya kesadaran itu, sejak tahun 1960-an, Negara Bagian California menerapkan Undang-Undang (UU) Ruang yang Bisa Dipertahanan (Defensible Space).

Aturan ini mewajibkan pemilik rumah di daerah berisiko tinggi kebakaran untuk membersihkan material yang mudah terbakar dalam jarak 30 kaki (9 meter) dari rumah mereka. Aturan kemudian diperluas hingga mencakup area dalam jarak 100 kaki (30,5 meter) pada tahun 2006. Namun, aturan ini banyak dilanggar.

Kawasan yang dipetakan memiliki risiko kebakaran hutan tinggi terletak di pinggiran kota yang berbatasan dengan alam liar, baik hutan, padang rumput, maupun lahan semak belukar. Area ini disebut antarmuka perkotaan-hutan liar atau wilayah perbatasan antara alam liar dan perkotaan (WUI).

Anehnya, pembangunan di kawasan WUI justru didorong oleh pemerintah daerah. Di California, banyak otoritas daerah membatasi pembangunan di daerah pusat kota. Hal ini mendorong orang-orang membangun perumahan di pinggiran kota.

Beberapa puluh tahun terakhir, kawasan yang cantik alamnya tapi rentan kebakaran itu pun semakin padat perumahan. Sebagian orang pindah ke sana karena kepepet mencari rumah murah.

Sebagian lagi nekat karena ingin hidup menepi, dekat dengan alam liar. Di antara mereka adalah para artis papan atas Hollywood, yang tentunya mampu membeli properti di kawasan yang lebih tahan kebakaran.

Akan tetapi, mereka ikut membangun properti bernilai jutaan dollar AS di kawasan Palisades yang sekarang menjadi kawasan elite. Sebagian dari mereka turut menjadi korban dalam kebakaran.

A firefighter stands amid vegetation covered in pink flame retardant as they work to extinguish the last embers in the hills of Mandeville Canyon after the Palisades Fire burned part of it, on January 13, 2025, in Los Angeles, California. A huge village has sprung up on the golden sands of a Malibu beach, temporary home to thousands of firefighters from all over North America, where the brave men and women battling Los Angeles' fires eat, sleep and recuperate. Around 5,000 first responders mingle among trailers and tents, served calorie-laden breakfasts by inmates drafted in to help in the enormous effort. (Photo by VALERIE MACON / AFP)

Menurut penelitian Volker Radeloff, profesor ekologi hutan di University of Wisconsin-Madison, antara tahun 1990 dan 2020, jumlah rumah di wilayah rawan kebakaran di California meningkat hingga 40 persen. Sebaliknya, jumlah rumah di wilayah yang tidak mudah terbakar, seperti pusat kota, hanya meningkat hingga 23 persen.

Pertumbuhan pesat di area-area rawan telah meningkatkan kemungkinan terjadinya kebakaran hebat. Kondisi diperparah dengan perubahan iklim yang memicu kebakaran hutan yang lebih besar dan lebih hebat.

Dengan alam yang begitu indah, rumah-rumah dibangun di lereng bukit dan ngarai yang curam. Jalannya sempit dan berkelok-kelok. Dengan kerentanan yang sudah ada, saat ada kebakaran dengan api menyebar cepat karena angin kencang, mobil pemadam kebakaran kesulitan mengakses lingkungan tersebut. Apalagi, ketika mobil banyak parkir di badan jalan.

Quote

Jarak mereka dari vegetasi alami tampaknya jauh, tetapi sebenarnya tidak. Ilmuwan kebakaran tahu itu.

Ketika kebakaran hutan California terjadi pada Januari ini, kerusakan paling parah terjadi di wilayah-wilayah yang pembangunannya merambah ke wilayah liar. Di Palisades, misalnya, kebakaran semak menyebar cepat ke 1.000 rumah dan bangunan di lingkungan kelas atas tanpa tertanggulangi.

Radeloff mengatakan, jika orang melintas sepekan sebelum kebakaran, mereka tidak akan pernah mengira bahwa kawasan itu rawan kebakaran. ”Jarak mereka dari vegetasi alami tampaknya jauh, tetapi sebenarnya tidak. Ilmuwan kebakaran tahu itu,” katanya, seperti dikutip media The New York Times, 15 Januari 2025.

Data dari Corelogic, firma analisis risiko dan properti, menunjukkan, saat ini, setidaknya 1 dari 8 properti di California berada di zona risiko kebakaran sangat tinggi. Di Los Angeles County, angka tersebut mendekati 1 dari 10.

”Kita perlu mulai memandang kebakaran hutan ini sebagai sesuatu yang tak terelakkan dan belajar untuk hidup berdampingan dengannya,” kata Max Moritz, ahli kebakaran hutan di University of California, Santa Barbara.

TOPSHOT - A US flag and Christmas decorations are seen on the remains of a home after the passage of the Palisades Fire in Pacific Palisades, California, on January 8, 2025. At least five people have been killed in wildfires rampaging around Los Angeles, officials said on January 8, with firefighters overwhelmed by the speed and ferocity of multiple blazes. (Photo by AGUSTIN PAULLIER / AFP)

Beberapa petinggi Partai Republik AS menyebutnya sebagai salah urus kebijakan kebakaran hutan. ”Mereka mendorong orang-orang untuk membangun rumah dan kompleks senilai jutaan hingga miliaran dollar di daerah yang sangat rentan,” kata Senator Wisconsin, Ron Johnson, seperti dikutip media NPR, 15 Januari 2025.

Sebagai catatan, Pemerintah Negara Bagian California dan Kota Los Angeles dikuasai Partai Demokrat. Selama kebakaran Januari 2025 ini, mereka terus menjadi bulan-bulanan kritik dari Partai Republik.

Pada saat yang sama, California menghadapi kekurangan perumahan. Sejumlah ahli mengatakan, setiap pembatasan pembangunan di kawasan rentan api perlu dipadukan dengan kemudahan membeli atau membangun rumah dibangun di area berisiko rendah, seperti di pusat kota.

”Mendorong pembangunan di kota sangat penting untuk mengurangi tekanan pada area WUI,” kata CJ Gabbe, ilmuwan lingkungan di Universitas Santa Clara.

Zona nol api

Sudah terlambat untuk menata ulang secara total. Perkembangan permukiman telanjur menantang api. Tak mungkin membongkar seluruh properti yang sudah ada dan merelokasi penduduknya karena biaya yang dibutuhkan tentu tak terbayangkan besarnya. Belum lagi, tingginya potensi penolakan masyarakat.

Pemerintah setempat pun mengambil cara lain. Mereka memperketat aturan untuk meminimalisasi risiko. Berakar dari UU Defensible Space pada tahun 1960-an, anggota parlemen Negara Bagian California mengesahkan aturan baru dalam UU Zona Nol Api pada 2020.

Aturan itu mewajibkan pemilik properti di kawasan risiko tinggi untuk membersihkan bahan yang mudah terbakar dalam jarak 5 kaki (1,5 meter) dari bangunan. Bahan-bahan yang dimaksud seperti tanaman mati, semak dan pohon, perabotan kayu, gudang, pagar kayu, dan mulsa. Aturan ini lebih ringan dari sebelumnya yang mencakup hingga 30,5 meter.

The devastation of the Palisades Fire is seen at sunset in the Pacific Palisades neighborhood of Los Angeles, Tuesday, Jan. 14, 2025. (AP Photo/Ethan Swope)

Aturan baru tersebut dimaksudkan untuk menciptakan zona tahan bara api baru, yang dijuluki zona nol api. Idenya adalah untuk membersihkan semua material yang dapat terbakar bara api yang beterbangan dan terbawa angin serta menyebar ke bangunan.

Menurut pejabat Negara Bagian California dan peneliti, bara api terbang merupakan penyebab utama penyebaran kebakaran dari hutan ke permukiman. Sekitar 90 persen bangunan yang hancur akibat bara api terbang.

UU Zona Nol Api ditetapkan mulai berlaku pada 1 Januari 2023. Berdasarkan aturan terbaru, rumah-rumah yang ada akan memiliki waktu tiga tahun untuk mematuhi aturan tersebut.

Namun, hingga sekarang, aturan itu baru diloloskan dalam bentuk undang-undang, belum ditulis dalam bentuk peraturan sehingga tak bisa diterapkan. Dewan Kehutanan dan Perlindungan Kebakaran California tidak memiliki jadwal pasti untuk menyelesaikannya.

Mereka baru menerbitkannya sebagai rekomendasi. ”Ini membuat frustrasi di setiap tingkat pemerintahan. Sejujurnya, saya merasa gagal dalam hal ini,” kata Senator Negara Bagian dari Partai Demokrat, Henry Stern, yang ikut merumuskan undang-undang tersebut.

Sebagian besar lingkungan yang dilanda kebakaran Palisades berada di area yang seharusnya mematuhi undang-undang itu. Pada kebakaran Januari 2025, setidaknya 5.000 bangunan di area Pacific Palisades, Malibu, dan Topanga Canyon hangus.

Didasarkan hasil penelitian, para ahli meyakini, jika aturan itu sudah diterapkan, banyak rumah bisa terselamatkan.

”Kami merasa sangat yakin aturan itu akan membuat perbedaan meski tak ada jaminan karena intensitas api yang begitu tinggi,” kata Steve Hawks, mantan petugas pemadam kebakaran California yang sekarang bekerja untuk penelitian industri asuransi yang mendukung undang-undang itu.

FILE - A firefighter hoses down flames as the Palisades Fire approaches in Mandeville Canyon, Jan. 11, 2025, in Los Angeles. (AP Photo/Jae C. Hong)

UU Zona Nol Api disahkan setelah California mengalami kebakaran parah pada 2017 dan 2018. Salah satunya, kebakaran yang menyapu bersih kota Paradise. Kebakaran itu menghancurkan lebih dari 17.000 bangunan dan menewaskan 85 orang.

Dewan Kehutanan dan Perlindungan Kebakaran California mengatakan, UU Zona Nol Api masih dalam tahap pra-pembuatan peraturan. Sementara mereka masih mencari sumber dana untuk mengurangi potensi biaya yang akan timbul berdasarkan persyaratan baru.

Diskusi zona nol api telah berlangsung selama puluhan tahun di California. Namun, banyak warga tak menyukainya.

Stern, yang kehilangan rumahnya dalam kebakaran di Los Angeles pada 2018, mengatakan, dirinya berjuang untuk meyakinkan keluarganya agar mengikuti praktik tersebut. Orangtuanya mengabaikan nasihatnya. Mereka tak pernah membersihkan semak rosemary di samping rumah mereka.

Anggota DPR AS dari Demokrat, Laura Friedman, yang memimpin upaya untuk meloloskan UU Zona Nol Api pada 2020, mengatakan, penerapannya seharusnya tidak perlu memakan waktu bertahun-tahun. ”Saya berharap negara bagian bertindak dengan urgensi yang sesuai dengan masalah dan pedoman ini,” katanya.

Banyak aturan daerah lain sudah diterapkan. Pada tahun 1990, kebakaran melanda Santa Barbara, California, menghancurkan 427 rumah dan menewaskan satu orang. Setelah itu, distrik perlindungan kebakaran setempat bekerja sama dengan warga Montecito untuk memperkuat rumah agar tahan api.

Mereka juga menipiskan semak-semak di properti pribadi dan mewajibkan perubahan dalam tata bangunan, seperti jalan masuk yang lebih lebar untuk mobil pemadam kebakaran.

A resident recovers a safe from their home after it was destroyed during the Palisades Fire in Pacific Palisades, a neighborhood of Los Angeles, California, on January 9, 2025. The two largest fires burning in Los Angeles remain "zero percent" contained on January 9 despite firefighting operations, officials said, as they also vowed to tackle looting of evacuated homes. A 17,000-acre (6,900-hectare) blaze in Pacific Palisades has become "one of the most destructive natural disasters in the history of Los Angeles," said city fire chief Kristin Crowley, while a 10,000-acre fire in Altadena was also at "zero percent containment," said county fire chief Anthony Marrone. (Photo by Patrick T. Fallon / AFP)

Tak hanya itu. Pada tahun 1989, Los Angeles melarang penggunaan atap kayu pada bangunan baru. Aturan bangunan ketat juga diberlakukan California untuk daerah rawan kebakaran hutan pada tahun 2008.

Konstruksi baru diharuskan menggunakan atap dan dinding tahan api. Bangunan harus menerapkan strategi perlindungan lainnya, seperti memasang kasa kecil di atas ventilasi loteng. Tujuannya, mencegah bara api masuk ke dalam rumah.

Namun, aturan baru sekadar aturan. Sebagian besar perumahan Los Angeles dibangun sebelum aturan bangunan kebakaran hutan ditetapkan. Jumlah rumah yang rentan terhadap kebakaran masih jauh lebih banyak daripada rumah tahan api.

Banyak rumah lama tak direnovasi sebab biaya tinggi. Negara Bagian California sebenarnya telah memulai program hibah untuk membantu pengerasan rumah agar tahan api. Akan tetapi, jumlah permintaan lebih besar daripada anggaran yang tersedia.

Tak hanya itu, sudah banyak aturan lain berupaya diterapkan. Di antaranya larangan parkir di kawasan dan waktu tertentu hingga inspeksi berkala terhadap ketaatan bangunan tahan api.

Namun, kebakaran Januari 2025 berkata lain. Tanpa mengecilkan penderitaan korban, saat tata kota sudah menantang alam, malapetaka sulit terelakkan. (AP)


Kerabat Kerja

Penulis:

Irene Sarwindaningrum
 | 

Editor:

Fransisca Romana Ninik W