Kebakaran Hanguskan Kuil Warisan Dunia

Korea Selatan berjibaku memadamkan kebakaran hutan yang melanda negara itu dalam sepekan terakhir.

26 Mar 2025 09:06 WIB · Foto

Oleh Ignatius Danu Kusworo

Kebakaran hutan yang tak bisa dikendalikan menghanguskan sebuah kuil kuno berusia 1000 tahun di daerah Uiseong, Korea Selaran. Kuil Gounsa yang dibangun  pada era Dinasti Silla terbakar habis pada Selasa (25/03/2025).  

Namun, sebelum kebakaran melanda, petugas dibantu relawan berhasil menyelamatkan beberapa patung dan benda pusaka budaya ke tempat yang lebih aman. Para Biksu dan masyarakat yang tinggal disekitar kuil diungsikan ke gedung-gedung sekolah yang berada di lokasi yang aman dari kebakaran. 

Sebuah bangunan arsitektur Buddha dari era Dinasti Joseon yang dinilai sebagai harta karun nasional juga dilaporkan hangus terbakar.

Seorang wanita tua digendong oleh tetangganya saat mereka mengungsi dari rumahnya karena kebakaran hutan yang mendekat di Desa Andong Hahoe, di Andong, Korea Selatan, pada 25 Maret 2025. Desa ini merupakan perkampungan tradisional yang menjadi Situs Warisan Dunia UNESCO.
Warga mengungsi saat kebakaran hutan mendekat di Desa Andong Hahoe, di Andong, Korea Selatan, pada 25 Maret 2025. Penduduk desa yang terdaftar di UNESCO diperintahkan untuk mengungsi sementara.
Masyarakat dievakuasi dari rumah mereka karena kebakaran hutan yang makin mendekat. Mereka diungsikan di aula Sekolah Dasar Sinsung di Andong, Korea Selatan, pada 25 Maret 2025. Penduduk desa yang menjadi Warisan Dunia itu diperintahkan untuk mengungsi.
Seorang pria berbicara dengan putranya di telepon di dekat rumahnya saat kebakaran hutan berkobar di Uiseong, Korea Selatan, pada 24 Maret 2025.
Sebuah helikopter menyiram air di sekitar Kuil Gounsa untuk mencegah kebakaran merambat di Uiseong pada 25 Maret 2025. Cuaca kering dan angin kencang menghambat upaya pemadaman kebakaran di negara itu.
Anggota Pusat Perawatan Warisan Budaya Gyeongbuk Seobu membungkus patung Buddha dengan kain katun dan selimut tahan api serta mengevakuasi semua barang lainnya untuk mengantisipasi kemungkinan kebakaran hutan yang bergerak menuju Kuil Gounsa di Uiseong pada 25 Maret 2025.

Pemerintah Korea mengerahkan ribuan petugas pemadam kebakaran, ratusan mobil pemadam dan belasan helikopter untuk mencegah kebakaran lebih meluas. Di angkasa terlihat helikopter bergantian menyiramkan air dan cairan penghambat api untiuk memadamkan kebakaran. 

Beberapa bangunan yang merupakan situs budaya nasional disiram air untuk mencegah kebakaran. Relawan, petugas pemadam dan penduduk bahu membahu menangani kebakaran ini. Petugas perawatan warisan budaya setempat bergerak cepat memindahkan benda-benda budaya ke tempat yang aman. 

Pemandangan rumah-rumah terbakar di sebuah desa yang diakibatkan kebakaran hutan dan angin kencang di Uiseong, Korea Selatan, Senin, 24 Maret 2025.

Beberapa yang sulit dipindahkan, dibungkus dengan kain tahan api. Penduduk juga menjauhkan barang-barang yang mudah terbakar seperti kayu dan dedaunan dari pemukiman. Barang-barang itu dikumpulkan dan disiram air.

Korban yang semula dilaporkan hanya berjumlah empat, kini dilaporkan menjadi 16 korban tewas setelah api menjalar ke daerah tenggara Korea Selatan ini. Sebagian korban tewas karena kecelakaan ketika menuju tempat pengungsian. 

Relawan menyemprotkan air ke atap jerami untuk mengantisipasi kebakaran hutan yang mendekat di Desa Andong Hahoe, di Andong, Korea Selatan, pada 25 Maret 2025. Penduduk desa diperintahkan untuk mengungsi .
Biksu Buddha dan relawan menyingkirkan benda-benda yang mudah terbakar, untuk mencegah menjalarnya kebakaran hutan yang bergerak menuju Kuil Gounsa di Uiseong pada tanggal 25 Maret 2025.
Anggota Pusat Perawatan Warisan Budaya Gyeongbuk Seobu membungkus patung Buddha dengan kain katun dan selimut tahan api di Kuil Gounsa di Uiseong pada 25 Maret 2025. Kebakaran ini terburuk yang pernah terjadi di negara itu.
Helikopter Dinas Kehutanan Korea menyiram cairan penghambat api saat kebakaran hutan di Uiseong, Korea Selatan, Senin, 24 Maret 2025.
Petugas pemadam kebakaran berusaha memadamkan api di sebuah rumah yang terbakar Uiseong, Korea Selatan, Selasa, 25 Maret 2025.

Kebakaran yang terjadi sejak Sabtu di Provinsi Gyeongsang sampai hari ini masih belum bisa dipadamkam. Angin kencang serta musim kering menyebabkan api mudah menjalar. 

Selain penduduk, otoritas setempat juga mengevakuasi ribuan narapidana dari penjara ini ke daerah lain. Mereka diangkut menggunakan puluhan bus secara bergantian. 

Lebih dari 36.300 hektar lahan hangus dalam lima hari terakhir. Pemerintah Korea Selatan menetapkan daerah yang terkena dampak sebagai zona bencana khusus. Perjalanan kereta api, serta jalan raya juga dihentikan sementara pada daerah-daerah yang terbakar. 


Kerabat Kerja

Penulis:

Ignatius Danu Kusworo
 | 

Editor:

Iwan Setiyawan
 | 

Penyelaras Bahasa:

Kusnadi .