Korea Selatan berjibaku memadamkan kebakaran hutan yang melanda negara itu dalam sepekan terakhir.
26 Mar 2025 09:06 WIB · Foto
Kebakaran hutan yang tak bisa dikendalikan menghanguskan sebuah kuil kuno berusia 1000 tahun di daerah Uiseong, Korea Selaran. Kuil Gounsa yang dibangun pada era Dinasti Silla terbakar habis pada Selasa (25/03/2025).
Namun, sebelum kebakaran melanda, petugas dibantu relawan berhasil menyelamatkan beberapa patung dan benda pusaka budaya ke tempat yang lebih aman. Para Biksu dan masyarakat yang tinggal disekitar kuil diungsikan ke gedung-gedung sekolah yang berada di lokasi yang aman dari kebakaran.
Sebuah bangunan arsitektur Buddha dari era Dinasti Joseon yang dinilai sebagai harta karun nasional juga dilaporkan hangus terbakar.
Pemerintah Korea mengerahkan ribuan petugas pemadam kebakaran, ratusan mobil pemadam dan belasan helikopter untuk mencegah kebakaran lebih meluas. Di angkasa terlihat helikopter bergantian menyiramkan air dan cairan penghambat api untiuk memadamkan kebakaran.
Beberapa bangunan yang merupakan situs budaya nasional disiram air untuk mencegah kebakaran. Relawan, petugas pemadam dan penduduk bahu membahu menangani kebakaran ini. Petugas perawatan warisan budaya setempat bergerak cepat memindahkan benda-benda budaya ke tempat yang aman.
:quality(80)/https://asset.kgnewsroom.com/photo/pre/2025/03/26/578a58c5-a140-4c3f-a2d4-3c9386c479fb_jpg.jpg)
Beberapa yang sulit dipindahkan, dibungkus dengan kain tahan api. Penduduk juga menjauhkan barang-barang yang mudah terbakar seperti kayu dan dedaunan dari pemukiman. Barang-barang itu dikumpulkan dan disiram air.
Korban yang semula dilaporkan hanya berjumlah empat, kini dilaporkan menjadi 16 korban tewas setelah api menjalar ke daerah tenggara Korea Selatan ini. Sebagian korban tewas karena kecelakaan ketika menuju tempat pengungsian.
Kebakaran yang terjadi sejak Sabtu di Provinsi Gyeongsang sampai hari ini masih belum bisa dipadamkam. Angin kencang serta musim kering menyebabkan api mudah menjalar.
Selain penduduk, otoritas setempat juga mengevakuasi ribuan narapidana dari penjara ini ke daerah lain. Mereka diangkut menggunakan puluhan bus secara bergantian.
Lebih dari 36.300 hektar lahan hangus dalam lima hari terakhir. Pemerintah Korea Selatan menetapkan daerah yang terkena dampak sebagai zona bencana khusus. Perjalanan kereta api, serta jalan raya juga dihentikan sementara pada daerah-daerah yang terbakar.
Penulis:
Ignatius Danu KusworoEditor:
Iwan SetiyawanPenyelaras Bahasa:
Kusnadi .