Kebijakan Trump dan Zona Nyaman Jatim yang Terusik

Provinsi di ujung timur Pulau Jawa ini harus menggali terobosan-terobosan baru agar stabilitas ekonominya tidak terganggu.

09 Apr 2025 08:51 WIB · Nusantara

Oleh Runik Sri Astuti

Penerapan tarif resiprokal pada produk-produk Indonesia mengusik kinerja ekonomi Jawa Timur sebagai salah satu pusat industri manufaktur nasional. Provinsi di ujung timur Pulau Jawa ini harus menggali terobosan-terobosan baru agar stabilitas ekonominya tidak terganggu.

Pemerintah Amerika Serikat menerapkan tarif resiprokal sebesar 32 persen pada produk-produk Indonesia mulai 9 April 2025 di luar tarif dasar 10 persen yang berlaku mulai 5 April 2025. Kebijakan Presiden Donald Trump ini juga berdampak pada produk-produk yang dihasilkan oleh industri manufaktur di Jatim.

Wakil Gubernur Jatim Emil Elestianto Dardak mencontohkan, dari sisi ekspor, Jatim menguasai produk alas kaki dan furnitur. Jatim punya pabrik sepatu atau industri alas kaki dengan kapasitas besar di Kabupaten Madiun dan Nganjuk.

Jatim juga memiliki banyak industri furnitur dengan kapasitas besar yang antara lain tersebar di Sidoarjo dan Mojokerto. Baik industri alas kaki maupun furnitur tersebut sama-sama merupakan sektor usaha padat karya yang menciptakan banyak lapangan pekerjaan.

”Pangsa pasarnya (produk alas kaki dan furnitur) ke Amerika Serikat lumayan besar,” ujar Emil pada acara Halalbihalal Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah di Jatim Expo Surabaya, Selasa (8/4/2025).

Peserta pelatihan perbaikan sepatu di bengkel Balai Pemberdayaan Industri Persepatuan Indonesia (BPIPI) di Tanggulangin, Sidoarjo, Minggu (19/1/2025). Kegiatan diselenggarakan oleh BPIPI dalam rangka Tanggulangin Fair dan bertujuan memberikan pengetahuan kepada peserta tentang persepatuan khususnya dalam jasa perbaikan. Peserta yang ikut merupakan pengusaha muda yang baru memulai jasa perbaikan dan pembersihan sepatu. mereka diajarkan untuk mengenal berbagai material sol serta jenis-jenis lem untuk perbaikan. Kompas/Bahana Patria Gupta (BAH)

Pengenaan tarif resiprokal 32 persen pada produk alas kaki dan furnitur bakal menggerus daya saing produk tersebut di pasar Amerika Serikat. Melemahnya daya saing berdampak pada penurunan permintaan pasar sehingga pada akhirnya berujung pada penurunan produksi di pabrik.

Di sisi lain, lanjut Emil, Jatim memiliki ketergantungan tinggi pada komoditas gandum dan kedelai dari Amerika Serikat. Importasi produk itu dilakukan dalam jumlah besar sebab gandum menjadi bahan baku industri roti, sedangkan kedelai menjadi bahan baku industri kecil menengah yang memproduksi produk makanan berupa tempe dan tahu.

Sebelumnya, negara pemasok gandum terbesar di dunia adalah Ukraina. Namun, negara tersebut saat ini masih berperang melawan Rusia sehingga kurang fokus menggarap produksi gandumnya. Praktis, tingkat ketergantungan komoditas gandum pada AS semakin tinggi.

”Kita tidak bisa lagi duduk tenang saat ini karena dunia terus bergejolak. Itu adalah contoh-contoh masalah yang harus segera dicarikan terobosan,” kata Emil.

Berdasarkan data BPS Jatim, Amerika Serikat menjadi negara tujuan utama ekspor nonmigas Jatim. Pada Februari 2025, misalnya, nilai ekspor nonmigas ke AS mencapai 289,64 juta dollar AS. Setelah itu, baru China dan Jepang.

Aneka produk unggulan PT Integra Indokabinet yang diekspor ke pasar global. Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan melepas eksportasi produk furniture untuk pasar Amerika Serikat sebanyak 11 kontainer 40 feet dengan nilai 440 juta dollar AS di PT Integra Indokabinet, Sidoarjo, Jatim, Kamis (20/6/2024) *** Local Caption *** Aneka produk unggulan PT Integra Indokabinet yang diekspor ke pasar global. Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan melepas eksportasi produk furniture untuk pasar Amerika Serikat sebanyak 11 kontainer 40 feet dengan nilai 440 juta dollar AS di PT Integra Indokabinet, Sidoarjo, Jatim, Kamis (20/6/2024)

”Amerika Serikat menjadi negara utama tujuan ekspor dengan peranan sebesar 14,30 persen dari total ekspor nomigas Jatim,” ujar Kepala BPS Jatim Zulkipli, Selasa (8/4/2025).

Ekspor nonmigas Jatim masih didominasi sektor industri dengan nilai transaksi mencapai 1,90 miliar dollar AS atau dengan peranan sebesar 91,15 persen dari total ekspor. Komoditasnya antara lain perhiasan, katoda tembaga murni, kayu lapis, lemak, dan minyak nabati.

Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jatim Adik Dwi Putranto mengatakan, produk unggulan yang diekspor ke Amerika Serikat dari Jatim antara lain perhiasan, produk logam, tekstil, alas kaki, elektronik, kayu, dan barang dari kayu. Produk-produk tersebut berisiko menurun signifikan.

Penurunan ekspor juga akan mengganggu rantai pasok sebab industri pendukung, seperti supplier bahan baku lokal dan UMKM komponen, mengalami pengurangan pesanan. Seiring berkurangnya pesanan, produksi juga akan menurun sehingga ancaman pemutusan hubungan kerja menjadi lebih tinggi.

”Ribuan tenaga kerja berisiko kehilangan pekerjaan, terutama di sektor garmen, sepatu, elektronik, dan produk kayu yang berorientasi ekspor ke Amerika Serikat,” ucap Adik.

Infografik Ekspor Furnitur Indonesia ke Beberapa Kawasan

Tidak berhenti di sini, dampaknya bisa meluas ke sektor jasa, transportasi, logistik, melemahkan daya beli masyarakat, hingga dampak sosial yang dipicu oleh maraknya pemutusan hubungan kerja.

Menyikapi hal itu, menurut Adik, yang harus dilakukan adalah memperkuat perdagangan dalam negeri atau pasar domestik. Cara lain, mencari negara baru tujuan ekspor. Namun, hal itu bukan perkara mudah mengingat situasi ekonomi di dalam negeri juga sedang tidak baik-baik saja.

Gerbang baru nusantara

Bicara soal penguatan perdagangan dalam negeri, kebijakan itu telah lama diimplementasikan oleh Pemprov Jatim melalui kegiatan misi dagang ke berbagai provinsi. Setelah dilantik menjadi Gubernur Jatim periode 2025-2030, Khofifah langsung memimpin misi dagang perdananya di Maluku Utara, Rabu (12/3/2025).

Dalam misi itu, komoditas asal Jatim yang ditransaksikan antara lain produk hasil perikanan, rokok, bahan material, ayam frozen, minyak goreng, tepung, benih tanaman, beras dan telur. Sebaliknya, Jatim membeli ikan tengiri, layur beku, pala, rumput laut, arang tempurung kelapa, cumi-cumi dan udang vaname.

“Misi dagang ini meningkatkan volume perdagangan dan memperkuat jaringan bisnis sehingga membuka peluang baru yang lebih luas bagi dunia usaha serta investasi di Jatim,” ucap Khofifah.

Gubernur Jatim Khofifah saat melihat seoatu merek Yonex di PT DPS Madiun, Jumat (26/8/2022). Perusahaan ini mengekspor 14.150 pasang sepatu ke China dengan volume 28 ton. *** Local Caption *** Gubernur Jatim Khofifah saat melihat seoatu merek Yonex di PT DPS Madiun, Jumat (26/8/2022). Perusahaan ini mengekspor 14.150 pasang sepatu ke China dengan volume 28 ton.

Di sisi lain, Emil Elestianto Dardak menambahkan, Jatim memiliki peran strategis terhadap kinerja ekonomi nasional. Salah satunya, Jatim menjadi gerbang nusantara karena selama ini melayani 19 dari 39 rute tol laut di Indonesia. Pelabuhan Tanjung Perak sudah menjadi salah satu pengirim utama komoditas unggulan terutama di wilayah Indonesia timur.

Jatim juga menjadi salah satu gerbang ekspor yang sangat strategis. Kinerja ekonomi Bumi Majapahit ini menyumbang terbesar kedua perekonomian nasional dari 34 provinsi di Indonesia. Bahkan hampir seperenam dari ekonomi Indonesia ada di Jatim.

Quote

Saat ini, Jatim sedang membangun kerjasama dengan Australia di bidang sterilisasi dan sertifikasi buah-buahan tropis yang akan diekspor ke berbagai negara.

“Hampir 25 persen dari output industri manufaktur nasional ada di Jatim. Seperlima perdagangan nasional berputar di Jatim. Jadi kita sudah menjadi gerbang nusantara,” kata Emil.

Namun, peran Jatim sebagai gerbang nusantara itu perlu diperkuat lagi agar kontribusi yang diberikan semakin signifikan. Modal untuk penguatan kinerja ekonomi Jatim sudah ada. Dia mencontohkan, Jatim punya pelabuhan transportasi dan perikanan.

Jatim juga memiliki infrastruktur yang baik seperti jalan tol, proyek air minum umbulan, dan fasilitas pengolahan limbah B3 di Mojokerto sehingga industri yang ingin berinvestasi tidak perlu lagi memikirkan limbahnya. Selain itu, Jatim memiliki sejumlah kawasan industri seperti di Gresik, Sidoarjo, Surabaya dan Malang.

Wakil Mendag RI Jerry Sambuaga melepas eksppr daging kepiting dan rajungan ke Amerika Utara, Kamis (10/2/2022). Ini merupakan ekspor ke-11 dengan volume sebanyak 15 ton daging kepiting dengan nilai 500.000 dollar Amerika Serikat.

Namun, Emil mengingatkan agar Jatim tidak lengah karena tantangan ke depan semakin kompleks. Dulu Jatim menjadi industri hilir pengolahan hasil sumber daya alam dari provinsi lain. Contohnya getah pinus.

Bahan mentahnya dikirim dari luar Jatim untuk diolah menjadi gondorukem atau terpentin. Namun, kini, daerah penghasil getah pinus itu sudah membangun industri pengolahnya sehingga tidak perlu mengirim ke Jatim.

Semua provinsi ingin maju, seperti Papua, Kalimantan, Sulawesi, NTB, Bali, dan Sumatera. Oleh karena itu, Jatim harus memiliki terobosan strategi pembangunan agar tidak tertinggal.

Jatim masih potensial karena memiliki perputaran uang di atas Rp 2.500 triliun. Jumlah penduduknya besar mencapai 40 juta jiwa dengan lahan yang semakin terbatas sehingga tidak bisa mengejar pertumbuhan dari sektor sumber daya alam. Namun, Jatim berpotensi mengembangkan sumber daya manusianya.

Sejumlah rencana pembangunan telah disusun antara lain, mengembangkan kawasan perkotaan di Malang, Batu, dan Kawasan Ekonomi Khusus Singosari. Mengembangkan komoditas unggulan salah satunya tebu karena Jatim akan menjadi pusat industri bioetanol.

Presiden Joko Widodo menargetkan swasembada gula untuk konsumsi dan industri dalam negeri pada lima tahun ke depan. Hal ini disampaikan saat mengunjungi pabrik bioetanol PT Energi Agro Nusantara di Mojokerto, Jawa Timur, Jumat (4/11/2022).

Juga mengembangkan ekonomi biru di pesisir selatan, pesisir utara, dan Banyuwangi. Selain itu, membangun pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Pasuruan dan Banyuwangi. Pembangkit listrik tenaga geotermal di Ijen dan pembangkit listrik terapung di Bendungan Karangkates Malang. Pembangunan Tol Probolinggo-Banyuwangi dan program 3 juta rumah.

Sejumlah Proyek Strategis Nasional juga akan dibangun dalam rentang 2025-2029, antara lain MBG (Makan Bergizi Gratis), revitalisasi sarana prasarana sekolah dan madrasah, serta sekolah unggul. Terkait sekolah unggul, Jatim sebelumnya telah mengembangkan 5 sekolah taruna berasrama antara lain di Malang, Kediri, Madiun, dan Banyuwangi.

Proyek lain ialah pembangunan rumah sakit (RS) lengkap di kabupaten/kota, ketahanan pangan perhutanan berbasis masyarakat, serta irigasi pendukung lumbung pangan. Jatim menjadi sentra produksi daging sapi dan susu karena memiliki populasi ternak terbanyak.

PSN lain ialah giant sea wall pantai utara yang direncanakan sampai ke Gresik. Juga pengembangan bioetanol berbasis tebu, ekspansi kilang minyak Tuban, biofuel dari metanol dan etanol di Bojonegoro, dan hilirisasi garam di Madura.

”Tidak boleh lagi petani garam yang hancur saat panen dan bocornya garam industri sehingga membanjiri pasar garam konsumsi,” ujar Emil.

Petambak memperbaiki alas plastik tambak garamnya di Kecamatan Sedati, Sidoarjo, Jumat (13/9/2024). Panen di sentra produksi garam Sidoarjo tersebut telah mencapai puncaknya. Diperkirakan panen akan berakhir pada Oktober. Saat ini harga garam Rp 800/kilogram. Kompas/Bahana Patria Gupta (BAH)

Jatim berpotensi mengembangkan hilirisasi nikel, timah, bauksit, dan tembaga seiring hadirnya industri pemurnian tembaga atau smelter di Gresik. Pengembangan produk turunan tembaga terus dilakukan.

Emil mengatakan, pihaknya telah menyusun berbagai strategi untuk menghadapi tantangan yang dinamis. Salah satunya, memperkuat kemampuan Jatim di bidang sumber daya manusia. Bahan mentah bisa dipindahkan, tetapi talenta siap pakai, teknologi pengolahan yang efisien dan konektivitas intermoda transportasi adalah modal bagi Jatim agar tetap relevan sebagai simpul utama ekonomi nusantara.

Strategi lain, berperan mengatur arus komoditas bukan sekadar menerima. Menjadi hub logistik berbasis digital dan gerbang ekspor melalui sistem traceability dan sertifikasi. Saat ini, Jatim sedang membangun kerja sama dengan Australia di bidang sterilisasi dan sertifikasi buah-buahan tropis yang akan diekspor ke berbagai negara.

Terobosan lain adalah menjadikan Jatim value chain center. Barang atau komoditas boleh dari luar Jatim, tetapi apabila sudah dilabeli dengan merek bersama milik Jatim, barang akan lebih mudah diterima pasar ekspor.

Emil menambahkan, Jatim akan punya eastern commodity exchange berbasis di Surabaya dan Gresik dan sistem pergudangan berbasis artificial intelligent (AI).  Jatim mungkin tidak punya sumber daya alam yang melimpah, tetapi menjadi tempat simpul-simpul ekonomi terkoneksi, bergerak dan tumbuh bersama.

”Kita tidak hanya akan bertahan sebagai gerbang Nusantara,tetapi menjadi gerbang baru Nusantara yang lebih hebat lagi,” ujar mantan Bupati Trenggalek itu.

Meski telah berikhtiar menyusun berbagai terobosan untuk menaklukkan tantangan ekonomi terkini, belum semua mampu dipecahkan. Intervensi, kolaborasi, dan sinergi dengan berbagai pihak, terutama dengan pemerintah pusat, sangat diperlukan.


Kerabat Kerja

Penulis:

Runik Sri Astuti
 | 

Editor:

Siwi Yunita Cahyaningrum