Tabrakan beruntun terjadi di jalur paling rawan di Tol Cipularang. Dua orang yang terluka sudah dibawa ke rumah sakit.
05 Jan 2025 12:35 WIB · Nusantara
BANDUNG, KOMPAS — Kecelakaan beruntun kembali terjadi di Jalan Tol Cikampek-Purwakarta-Padalarang atau Cipularang arah Bandung, Minggu (5/1/2025), pukul 09.11 WIB. Kejadian di Km 97+200 ini melibatkan enam kendaraan dan menyebabkan dua orang terluka. Kecelakaan diduga terjadi karena truk gagal menanjak di lokasi paling rawan di Tol Cipularang itu.
Data Jasa Marga menyebutkan, kecelakaan ini melibatkan satu truk, dua bus, dan tiga mobil pribadi. Diduga, truk tidak kuat menanjak sehingga melaju mundur dan menghantam kendaraan lainnya.
Senior Manager Representative Office 3 Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional Division Plaza Tol Pasteur Bandung Agni Mayvinna mengatakan, tidak ada korban jiwa akibat kejadian ini. Dua korban mengalami luka ringan dan telah dievakuasi ke Rumah Sakit Abdul Rodjak, Purwakarta, untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2025/01/05/71206561c31e56497e46ab18523d9ff8-WhatsApp_Image_2025_01_05_at_11.00.18.jpeg)
Yulianto Munandar, salah satu pengemudi mobil pribadi, mengatakan, kecelakaan dipicu truk yang hilang keseimbangan. Akibatnya, truk itu mundur dan menabrak satu kendaraan pribadi dan satu bus.
”Kami terseret bus yang ditabrak truk. Ada juga satu kendaraan lain yang terseret bus seperti kami. Kami sekeluarga selamat, tapi masih trauma dengan kejadian ini,” kata Yulianto, yang saat itu bepergian bersama istri dan tiga anaknya.
Kepala Satuan Penegakan Hukum di Direktorat Lalu Lintas Polda Jabar Ajun Komisaris Besar Wira Sutriana mengatakan, pihaknya masih menyelidiki kronologi kejadian ini. Namun, ia menyebut, jalur di sekitar lokasi kecelakaan sudah kembali normal sejak pukul 09.28 WIB.
”Semua kendaraan yang terlibat kecelakaan telah dievakuasi ke bahu luar jalan tol,” tambahnya.
:quality(80):watermark(https://cdn-content.kompas.id/umum/kompas_main_logo.png,-16p,-13p,0)/https://asset.kgnewsroom.com/photo/pre/2024/11/11/ad76f781-31ff-4d83-a015-956d9211a545_jpg.jpg)
Kecelakaan ini kembali menegaskan rawannya Tol Cipularang Km 92-Km 104. Sebelumnya, tabrakan beruntun terjadi di Km 92 pada Senin (11/11/2024). Pemicunya truk pengangkut kardus yang mengalami rem blong. Saat itu, truk dimodifikasi sehingga tidak sesuai dengan bentuk aslinya.
Berdasarkan data Kompas, Km 96-Km 97 adalah daerah yang paling rawan. Alasannya, kontur jalan menurun dengan kecuraman sekitar 20 derajat dan dilanjutkan dengan tikungan tajam 70-80 derajat.
Penulis:
Cornelius Helmy Herlambang, Fabio Maria Lopes CostaEditor:
Cornelius Helmy HerlambangPenyelaras Bahasa:
Nur Adji