Jakarta Popsivo Polwan menderita kekalahan keempat beruntun setelah takluk 0-3 dari Jakarta Electric PLN Mobile di pertandingan ke-30 Proliga Bolavoli 2026.
31 Jan 2026 07:00 WIB · Olahraga
PROLIGA BOLAVOLI 2026
GRESIK, KOMPAS - Jakarta Popsivo Polwan kian terperosok di putaran pertama Proliga Bolavoli 2026. Empat kekalahan beruntun dari enam pertandingan. Jumat (30/1/20260 sore, tim terempas 0-3 oleh Jakarta Electric PLN Mobile di pertandingan ke-30 di Gelanggang Olahraga Tri Dharma Petrokimia Gresik, Jawa Timur.
Popsivo takluk dengan skor 23-25, 19-25, dan 12-25. Hasil buruk itu menempatkan sang juara 2012, 2013, dan 2019 di posisi enam dari tujuh tim putri. Bahkan, kekalahan 0-3 dari PLN menjadi yang ketiga kali dengan skor serupa di putaran pertama. Yang sebelumnya diderita dari Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia dan Jakarta Pertamina Enduro.
Pertandingan ke-30 di pekan keempat ini mengubah nasib kedua tim. Popsivo yang dilatih Darko Dobreskov tenggelam dengan dua kemenangan dan empat kekalahan. Kemenangan didapat dengan skor 3-0 atas tim debutan Medan Falcons dan 3-1 atas Bandung BJB Tandamata. Selain kekalahan 0-3 dari Phonska, Pertamina, dan PLN, Popsivo terempas dengan skor 1-3 dari Jakarta Livin Mandiri.
PLN yang dilatih Chamnan Dokmai telah memiliki empat kemenangan dan dua kekalahan. PLN menang 3-0 atas Mandiri, 3-2 atas BJB, 3-2 atas Falcons, dan 3-0 atas Popsivo. Kekalahan diderita 2-3 dari Pertamina dan 1-3 dari Phonska.
Jumat petang, di hadapan lebih dari 800 penonton, kontribusi duet menara penyerang (outside hitter) Yonkaira Isabel dan Bethania De La Cruz memang dominan untuk Popsivo. Namun, sumbangan 9 poin dari Yonkaira dan 14 poin dari De La Cruz gagal menahan sengatan PLN.
Dari 14 poin itu, De La Cruz memberikan 10 poin serangan dan 4 poin service ace. Adapun 9 poin Yonkaira terdiri atas 8 poin serangan dan 1 poin pembendungan atau block. Sumbangan dua penyerang yakni Azzahra ”Gendis” Febyane (4 poin) dan Arsella Nuari (4 poin) juga patut diapresiasi meskipun gagal mengadang keperkasaan PLN.
PLN, juara 6 kali sehingga yang terkuat sementara ini di kompetisi putri, mendikte Popsivo dengan penampilan gemilang trio penyerang. Poppy Aulia mencuri atensi dengan sumbangan tertinggi dengan 18 poin. Bahkan, 4 poin di antaranya didapat dari service ace ditambah 13 poin serangan dan 1 poin block. Selanjutnya, kontribusi besar dari Neriman Ozsoy dengan 16 poin dan Ersandrina Devega dengan 13 poin.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2026/01/30/2febc598b2c4e23fdda7455bf34791d3-WhatsApp_Image_2026_01_30_at_18.56.36.jpeg)
Seusai kemenangan telak itu, Asisten Pelatih PLN Alim Suseno mengatakan, puas dengan hasil di akhir putaran pertama yang menang telak atas Popsivo. ”Saat melawan Popsivo, para pemain tidak banyak melakukan kesalahan receive (penerimaan servis) sehingga strategi berjalan baik,” katanya.
Tri Dharma menjadi lokasi penutupan putaran pertama 29 Januari-1 Februari 2026. Di pekan kelima atau dimulainya putaran kedua (5-8 Februari 2026), tujuh tim putri dan lima tim putra akan bertanding di Gelanggang Olahraga Ken Arok, Malang.
Alim mengatakan, setelah mengakhiri putaran pertama itu, PLN belum menetapkan perombakan komposisi pemain asing maupun lokal. ”Komposisi sekarang tetap dipertahankan,” ujarnya.
Saat menghadapi Popsivo, sengatan PLN tetap berbahaya meskipun tanpa kehadiran penyerang (opposite hitter) Celeste Elle Plak yang kurang bugar. Padahal, Plak adalah tandem Ozsoy yang kerap menentukan kemenangan krusial PLN.
Namun, menurut Kapten PLN Agustin Wulandari, ketidakhadiran Plak tidak mengurangi keunggulan atas Popsivo. PLN bermain kompak, mematuhi strategi dan menekan kesalahan.
Di sisi lain, Kapten Popsivo Amalia Fajrina mengakui keunggulan telak PLN. Rekan-rekannya hanya mampu memberikan perlawanan ketat di set pertama. Di set kedua dan set ketiga, penampilan Popsivo malah merosot bahkan seolah terdikte.
”Kami underperform termasuk dua pemain asing (Yonkaira dan De La Cruz) sehingga sulit keluar dari tekanan,” ujar Amalia.
Di pertandingan ke-31 yang dimulai pukul 19.00 WIB, Falcons kalah 0-3 dari Pertamina. Tim asuhan Marcos Sugiyama ini kandas dengan skor 9-25, 18-25, dan 20-25. Kekalahan itu menambah derita tim debutan yang belum pernah menang dari enam laga di putaran pertama.
Di sisi lain, kemenangan telak itu membawa Pertamina ke posisi kedua klasemen sementara dengan 12 poin. Tim asuhan Bulen Karslioglu ini memenangi empat pertandingan dan kalah di dua pertandingan. Kemenangan didapat dengan skor 3-2 atas PLN, 3-1 atas Mandiri, 3-0 atas Popsivo, dan terkini 3-0 atas Falcons. Kekalahan diderita dengan skor 1-3 dari Phonska dan 2-3 dari BJB.
Penulis:
Ambrosius HartoEditor:
Irma TambunanPenyelaras Bahasa:
Retma Wati