Keruntuhan Imajinasi Barcelona

Imajinasi tentang Barcelona sebagai tim yang sulit dilawan runtuh dalam semalam. Real Sociedad menemukan cara meredam agresivitas ”Blaugrana”.

11 Nov 2024 08:33 WIB · Olahraga

Oleh I Gusti Agung Bagus Angga Putra

SAN SEBASTIAN, SENIN — Barcelona di bawah asuhan Hansi Flick adalah penghancur tanpa kenal ampun. Hal itu merupakan imaji yang tercipta setelah gelontoran gol demi gol Barca menyentak Eropa. Namun, imajinasi itu runtuh dalam semalam setelah tim ”Blaugrana” takluk 0-1 dari tuan rumah Real Sociedad. Di balik performa impresifnya, Barca ternyata menyimpan cela yang bisa dimanfaatkan.

Koleksi 55 gol dalam 16 pertandingan di seluruh kompetisi musim ini sudah sangat jelas menggambarkan ada perubahan radikal yang ditancapkan Flick. Barca begitu berbeda dibandingkan dengan musim lalu. Meskipun menanggalkan penguasaan bola yang sudah menjadi ciri khas, Flick menyulap Barca menjadi tim yang haus gol. Rival abadi mereka, Real Madrid, bahkan dibuat tidak berdaya di kandangnya sendiri.

Di balik kesempurnaan itu, Barca ternyata tetaplah tim yang punya sejumlah cela. Kesan itu yang setidaknya terlihat saat mereka bertandang ke markas Sociedad di Stadion Reale Arena, Senin (11/11/2024) dini hari. Barca yang diperkirakan setidaknya bisa mencuri poin ternyata pulang dengan tangan hampa.

Tidak ada lagi gelontoran gol demi gol yang sebelumnya biasa Barca perlihatkan. Alur serangan mereka mampu diredam lini pertahanan Soceidad yang tampil solid dan terorganisasi. Tampil dengan formasi andalannya, 4-2-3-1, Flick sempat tersenyum saat Robert Lewandowski mencetak gol pada menit ke-13.

Pemain Real Sociedad, Ander Barrenetxea (kiri), berupaya menghibur penyerang Barcelona, Ansu Fati, seusai berakhirnya laga Liga Spanyol di Stadion Anoeta, San Sebastian, Spanyol, Senin (11/11/2024) dini hari WIB. Barcelona kalah, 0-1.

Namun, beberapa saat kemudian wasit Guillermo Cuadra Fernandez membatalkan gol tersebut. Dalam tayangan ulang, asisten wasit video (VAR), Lewandowski dinyatakan telah lebih dulu berada pada posisi offside saat menerima umpan.

Quote

Kami menekan Barca seakan-akan kami tidak punya hari esok. Itu satu-satunya cara dan kami melakukannya dengan benar.

Keputusan wasit menganulir gol tersebut langsung memicu kontroversi. Hal itu karena posisi tangan dan kaki Lewandowski nyaris sejajar dengan bek Sociedad. Flick lantas terlihat berbincang dengan wasit setelah keputusan kontroversi itu diambil.

”Saya mengatakan kepadanya (wasit) bahwa keputusannya salah dan gol itu harusnya sah, tetapi kami harus menerimanya. Jika gol tersebut disahkan, pertandingan akan berakhir sangat berbeda bagi kami,” ujar Flick.

Di satu sisi, hasil akhir sangat mungkin berbeda jika gol Lewandowski sah. Namun, hal itu tidak bisa menegasikan fakta bahwa Barca tampil teramat buruk pada laga ini.

Pemain Real Sociedad, Igor Zubeldia (kiri), menekel penyerang sayap Barcelona, Ansu Fati, pada laga Liga Spanyol di Stadion Anoeta, San Sebastian, Spanyol, Senin (11/11/2024) dini hari WIB. Barcelona kalah, 0-1.

Tanpa penyerang sayap kanan Lamine Yamal yang cedera, Flick kemudian memainkan Fermin Lopez sebagai penggantinya. Fermin terlihat kurang bisa memainkan peran yang biasa dilakukan Yamal.

Selama ini, Fermin lebih nyaman bermain sebagai gelandang serang. Maka, sepanjang laga, dia jarang terlihat menyisir sisi sayap kanan dan lebih sering berada di belakang Lewandowski.

Pemosisian Fermin itu mengakibatkan sisi kanan serangan Barca kerap kosong. Bek kanan Jules Kounde tidak pernah kesulitan mengalirkan bola ketika Yamal bermain. Kali ini, Kounde beberapa kali tampak kebingungan mengalirkan bola karena Fermin lebih sering merapat ke area tengah alih-alih melebar untuk merenggangkan rapatnya pertahanan Sociedad.

Sepanjang pertandingan, Barca melepaskan 11 tendangan, tetapi tidak ada satu pun yang mengarah tepat sasaran. Menurut catatan Opta, laga ini merupakan kali kedua Barca gagal melepaskan satu tembakan pun tepat sasaran sejak musim 2003-2004. Sebelumnya, Barca juga sempat gagal melepaskan tembakan tepat sasaran saat menghadapi Malaga pada 2014.

Statistik laga Barcelona versus Real Sociedad pada ajang Liga Spanyol di Stadion Anoeta, San Sebastian, Spanyol, Senin (11/11/2024) dini hari WIB. Barcelona kalah, 0-1.

Selain Fermin, para pemain Barca, seperti Frenkie de Jong dan Pedri, juga tampil di bawah performa. De Jong beberapa kali salah mengambil keputusan mengalirkan bola di area sepertiga akhir pertahanan Sociedad.

Gelandang timnas Belanda itu juga terkesan sangat lambat dalam mendistribusikan bola sehingga Barca kerap kehilangan momentum. Adapun Pedri menggiring bola terlalu lama dan kerap ragu menembak meski punya ruang.

Meredam ”offside”

Di sisi lain, para pemain Sociedad begitu termotivasi bermain di markasnya sendiri. Sociedad meredam perangkap offside yang musim ini menjadi senjata Barca. Berkat penampilan menekan yang tidak kenal lelah, Sociedad berhasil merebut kembali bola dan langsung mengirimkan umpan langsung ke Sheraldo Becker.

Pemain berpaspor Suriname itu lolos dari jerat offside dan langsung menaklukkan kiper Inaki Pena dari jarak dekat.

”Kami menekan Barca seakan-akan kami tidak punya hari esok. Itu satu-satunya cara dan kami melakukannya dengan benar. Kami menekan selama 88 menit semaksimal mungkin melawan tim terbaik di Eropa saat ini,” kata Pelatih Sociedad Imanol Alguacil.

Pelatih Barcelona Hansi Flick memberikan instruksi kepada pemainnya saat timnya menghadapi Real Sociedad pada laga Liga Spanyol di Stadion Anoeta, San Sebastian, Spanyol, Senin (11/11/2024) dini hari WIB. Barcelona kalah 0-1.
Pelatih Barcelona Hansi Flick (kanan) memberikan instruksi ke pemainnya saat menghadapi Bayern Muenchen pada laga Liga Champions Eropa di Stadion Lluis Companys, Spanyol, 23 Oktober 2024. Olympic Stadium in Barcelona, Spain, Wednesday, Oct. 23, 2024. (AP Photo/Emilio Morenatti)
Pelatih Barcelona Hansi Flick memberikan instruksi ke pemainnya saat menghadapi Sevilla pada laga Liga Spanyol di Stadion Lluis Companys, 20 Oktober 2024.
Pelatih Barcelona Hans-Dieter Flick (kiri) menceramahi pemainnya, Raphinha, saat menghadapi Bayern Muenchen pada laga Liga Champions Eropa di Spanyol, 23 Oktober 2024.

Kemenangan 1-0 ini memupus catatan buruk Sociedad yang empat kali beruntun selalu kalah saat menjamu Barca. Kali ini, mereka memaksa Barca bertekuk lutut. Hasil ini sekaligus menunjukkan perkembangan positif Sociedad di bawah Alguacil yang sudah bersama klub sejak 2018.

Sementara kekalahan ini menjadi kerugian besar bagi Barca karena gagal memperlebar jarak dengan Real di posisi kedua klasemen sementara Liga Spanyol. Kedua tim yang sebelumnya berjarak sembilan poin kini menjadi enam poin. Real masih sangat mungkin memangkas jarak menjadi tiga poin karena punya satu pertandingan yang belum dimainkan melawan Valencia. (REUTERS)


Kerabat Kerja

Penulis:

I Gusti Agung Bagus Angga Putra
 | 

Editor:

Yulvianus Harjono
 | 

Penyelaras Bahasa:

Kusnadi .