Koneksi Positif Liudmila Samsonova dan WTA Berlin

Liudmila Samsonova mengalahkan dua petenis top untuk tampil pada perempat final WTA Berlin. Dia menggagalkan dua match point Jessica Pegula pada babak kedua.

19 Jun 2025 12:47 WIB · Olahraga

Oleh Yulia Sapthiani

 

BERLIN, RABU — Sejak bersaing di arena profesional pada 2013, prestasi Liudmila Samsonova dalam persaingan tenis putri tak menonjol. Namun, bagaikan punya ikatan yang spesial, Samsonova seringkali mendapat hasil positif dalam turnamen WTA 500 Berlin.

Turnamen di lapangan rumput Rot-Weiss Tennis Club, Berlin, Jerman, pada 16-22 Juli, itu menjadi salah satu ajang pemanasan untuk Grand Slam Wimbledon. WTA 500 Berlin digelar dalam jeda tiga pekan di antara Grand Slam sebelumnya di lapangan tanah liat, Perancis Terbuka, dan Wimbledon. Maka, petenis top dunia memaksimalkan jeda singkat tersebut untuk beradaptasi dari lapangan lambat (tanah liat) ke lapangan cepat (rumput).

Di Berlin, Samsonova berada di antara sembilan dari sepuluh tunggal putri ranking teratas dunia. Satu-satunya yang tak tampil di ibu kota Jerman itu adalah mantan petenis nomor satu dunia yang saat ini menempati ranking ketujuh, Iga Swiatek.

Selain sembilan petenis top berdasarkan ranking saat ini, turnamen yang pernah digelar di lapangan tanah liat pada 1896 hingga 2008 itu diikuti para juara Grand Slam, yaitu Naomi Osaka, Elena Rybakina, Marketa Vondrousova, Sofia Kenin, dan Bianca Andreescu. Pertandingan ketat sejak babak-babak awal pun tak terhindarkan.

Samsonova menjadi petenis yang mendapat lawan berat pada dua babak awal. Pada babak pertama, dia berhadapan dengan Osaka dan menang dengan skor 3-6, 7-6 (3), 6-4 setelah bertanding selama dua jam 36 menit.

Germany Tennis

Setelah menyingkirkan mantan petenis nomor satu dunia dengan empat gelar Grand Slam itu, Samsonova melawan unggulan ketiga, Jessica Pegula, yang merupakan juara bertahan, Rabu (18/6/2025). Seperti pada babak pertama, dia kehilangan set pertama lalu bangkit pada dua set berikutnya.

Samsonova bahkan dua kali berhadapan dengan match point Pegula pada set ketiga sebelum akhirnya menang 6-7 (8), 7-5, 7-6 (5). Dia menjalani laga ini dengan durasi lebih lama, tiga jam 21 menit. Lawannya pada perempat final adalah Amanda Anisimova atau Magdalena Frech yang akan menjalani babak kedua, Kamis.

Bagi Samsonova, perempat final pada Jumat nanti menjadi yang kedua di WTA Berlin setelah dia menjadi juara pada 2021. Saat itu, ketika WTA Berlin digelar kembali setelah tak diselenggarakan pada 2009-2020, Samsonova menjadi juara dengan status sebagai petenis kualifikasi.

Berselang lima tahun kemudian, petenis Rusia ini menambah empat gelar juara WTA, tetapi belum pernah dari turnamen di atas level WTA 500. Hasil terbaiknya di WTA 1000 adalah ketika menjadi finalis Kanada Terbuka dan China Terbuka 2023, tetapi dia kalah dari Pegula dan Swiatek.

Namun, bertanding di lapangan rumput, termasuk di WTA Berlin, menjadi cerita yang lain bagi petenis berusia 26 tahun itu. Lapangan rumput, yang memantulkan bola dengan sangat cepat dan rendah, menjadi zona nyamannya.

Germany Tennis

Dia selalu memenangi final turnamen lapangan rumput meski baru dua kali, yaitu di Berlin 2021 dan WTA 250 ‘s-Hertogenbosch, Belanda, pada 2024. Persentase kemenangan di lapangan rumput pun (64 persen) lebih baik dibandingkan di tanah liat (51 persen) dan lapangan keras (58 persen).

Servis keras menjadi pukulan andalannya yang memang selalu menjadi senjata petenis saat bermain di lapangan rumput. Saat melawan Pegula, Samsonova membuat 18 as.

“Saya tak percaya bisa tetap berdiri di sini. Rasanya luar biasa. Saya hanya berusaha berjuang sampai akhir, mendorong diri sendiri untuk menemukan ritme permainan terbaik,” kata Samsonova yang untuk keempat kalinya mengalahkan petenis ranking sepuluh besar dunia pada 2025. Pada turnamen lain, petenis ranking ke-20 dunia itu mengalahkan Jasmine Paolini, Emma Navaro, dan Paula Badosa.

Ketiga petenis itu tampil juga di WTA Berlin dengan hasil berbeda. Paolini, yang menjadi unggulan keempat, disingkirkan juara 2022, Ons Jabeur, pada babak kedua dengan skor 1-6, 3-6. Adapun Navarro kalah dari Badosa, juga pada babak kedua, 6-7 (2), 3-6.

Petenis nomor satu dunia, Aryna Sabalenka, berpeluang besar mendapat tiket perempat final seperti Samsonova, Jabeur, dan Badosa. Dia memenangi set pertama atas Rebeka Masarova 6-2. Akan tetapi, pertandingan tersebut akan dilanjutkan Kamis karena saat pertandingan berlangsung Rabu tengah malam waktu sempat, lapangan terasa semakin licin hingga membahayakan petenis.

Germany Tennis

Turnamen lain yang juga berlangsung di Jerman pada pekan ini adalah ATP 500 Halle untuk petenis putra. Daniil Medvedev dan Alex Michelsen menjadi dua petenis pertama yang mendapat tempat di perempat final dan akan saling berhadapan. Petenis lainnya baru menjalani babak pertama sejak 16 Juni.

Unggulan teratas yang merupakan petenis nomor satu dunia, Jannik Sinner, mengalahkan petenis tuan rumah, Yannick Hanfmann, 7-5, 6-3 dan akan melawan Alexander Bublik pada babak kedua. Sinner tampil di Halle sebagai juara bertahan setelah kalah dalam final Perancis Terbuka dari Carlos Alcaraz. Adapun unggulan kedua, Alexander Zverev, akan melawan Lorenzo Sonego pada babak kedua setelah menang atas Marcos Giron 6-2, 6-1.

Adapun dalam turnamen ATP 500 London, Inggris, Alcaraz akan berhadapan dengan sesama petenis Spanyol, Jaume Munar, di babak kedua. Alcaraz tampil di babak kedua setelah melewati perlawanan ketat petenis lucky loser, Adam Walton, 6-4, 7-6 (4), pada babak pertama.

Turnamen ini menjadi persiapan Alcaraz untuk mencetak hattrick juara Wimbledon. Dia menjuarai Wimbledon 2023 dan 2024 setelah mengalahkan Novak Djokovic di final. (AFP)


Kerabat Kerja

Penulis:

Yulia Sapthiani
 | 

Editor:

Prasetyo Eko Prihananto
 | 

Penyelaras Bahasa:

Kusnadi .