Saat penyidik memeriksa pelaku tambang di ruang penyidik, terdengar suara tembakan dari arah luar. Kasat Reskrim Polres Solok tewas di lantai parkiran.
22 Nov 2024 11:28 WIB · Kriminalitas
PADANG, KOMPAS — Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Solok Selatan Ajun Komisaris Ryanto Ulil Anshar tewas ditembak oleh Kepala Bagian Operasional Ajun Komisaris Dadang Iskandar, Jumat (22/11/2024) dini hari. Kejadian bermula dari penangkapan tersangka kasus tambang ilegal yang sedang ditangani korban.
Kasus penembakan sesama perwira polisi ini terjadi pada Jumat sekitar pukul 00.43. Lokasi kejadian di tempat parkir Polres Solok Selatan, Jorong Bukit Malintang Barat, Nagari Lubuk Gadang, Kecamatan Sangir, Kabupaten Solok Selatan, sebagaimana tertulis dalam laporan polisi yang dialamatkan Kepala Polres Solok Selatan kepada Kepala Polda Sumatera Barat.
Peristiwa bermula dari penangkapan pelaku tambang oleh tim Satreskrim Polres Solok Selatan. Ketika rombongan menuju polres, Kepala Satreskrim Ajun Komisaris Ryanto Ulil Anshar (34) mendapat telepon dari Kabag Ops Ajun Komisaris Dadang Iskandar (57) terkait penangkapan pelaku tambang itu.
:quality(80):watermark(https://cdn-content.kompas.id/umum/kompas_main_logo.png,-16p,-13p,0)/https://kompasmedia.site/images/2024/11/22/a6da68b1834a9617b3851ed1e39f09f8-png_1_.png)
Setibanya di ruang Satreskrim, penyidik memeriksa pelaku tambang yang mereka tangkap. Personel yang berada di ruangan itu kemudian mendengar tembakan dari luar.
Ketika diperiksa, personel menemukan Kasat Reskrim terkena tembakan dan tergeletak tidak bergerak di lantai parkiran. Terdapat dua tembakan di bagian kepala korban, yaitu pelipis kanan dan pipi kanan.
Sementara itu, personel di lokasi juga melihat mobil dinas yang dikendarai Kabag Ops meninggalkan lokasi kejadian. Kabag Ops diduga menembak Kepala Satreskrim dengan senjata api pendek jenis pistol HS: 260139.
Saat kejadian, hanya korban dan pelaku yang berada di lokasi. Adapun motif pelaku diduga tidak senang dengan penangkapan pelaku tambang galian C yang dilakukan oleh tim Satreskrim Polres Solok Selatan.
Kompas menghubungi Kepala Polres Solok Selatan Ajun Komisaris Besar Arief Mukti untuk menanyakan perihal kejadian itu. Arief membenarkannya terjadinya peristiwa itu. ”Sedang dilaksanakan pemeriksaan di Polda,” katanya.
:quality(80):watermark(https://cdn-content.kompas.id/umum/kompas_main_logo.png,-16p,-13p,0)/https://kompasmedia.site/images/2024/11/22/c1baa00b8e8f277c89ef7f61b36231e8-WhatsApp_Image_2024_11_22_at_10.52.40_AM.jpeg)
Arief menyebut pelaku penembakan, yakni Dadang, sudah ditangkap. Dadang kini menjalani pemeriksaan di Polda Sumbar. Namun, untuk informasi lebih lanjut, Arief mengarahkan untuk mengonfirmasi kepada Polda Sumbar.
”Semua sudah ditangani polda. Jadi, kalau mau menanyakan itu, silakan langsung ke polda. Sekarang saya dalam perjalanan menuju polda,” ujarnya.
Kompas lalu menghubungi Kepala Polda Sumbar Inspektur Jenderal Suharyono dan Kepala Bidang Humas Polda Sumbar Komisaris Besar Dwi Sulistyawan untuk konfirmasi. Walakin, panggilan telepon ataupun pertanyaan yang dikirimkan via pesan teks belum direspons hingga tulisan ini dimuat.
Jumat ini, polisi sedang mempersiapkan upacara pelepasan jenazah Ajun Komisaris Ulil di Rumah Sakit Bhayangkara Padang. Gladi bersih selesai dilaksanakan, personel sedang menunggu upacara dilakukan.
Penulis:
Yola SastraEditor:
Irma TambunanPenyelaras Bahasa:
Teguh Candra