Kursi Sekjen PDI-P Ditentukan Ketua Umum, Kongres Bakal Bahas Sikap Partai

Mungkinkah Kongres PDI-P memutuskan secara resmi bergabung dalam pemerintahan Presiden Prabowo Subianto atau tetap berada di luar pemerintahan?

03 Apr 2025 19:20 WIB · Politik & Hukum

Oleh Willy Medi Christian Nababan

JAKARTA, KOMPAS — Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan atau PDI-P segera menggelar kongres. Ketua umum mendatang bakal menentukan kader yang akan menempati kursi sekretaris jenderal PDI-P. Kongres juga akan menentukan sikap partai terhadap pemerintah.

Menurut rencana, Kongres V PDI-P bakal digelar setelah perayaan Lebaran 2025. Namun, Juru Bicara PDI-P Guntur Romli, saat dihubungi dari Jakarta, Kamis (3/4/2025), mengatakan, belum ada penetapan kapan kongres partai bakal diselenggarakan. Kepastiannya akan dirumuskan lewat rapat pleno Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI-P dan instruksi Ketua Umum PDI-P.

Guntur menegaskan bahwa kursi sekretaris jenderal (sekjen) bergantung pada keputusan ketua umum terpilih hasil kongres. ”(Hal ini) Karena kongres hanya menetapkan ketua umum (bukan bersama sekjen). Pastinya Ibu Megawati Soekarnoputri yang diminta kembali untuk menjadi Ketua Umum PDI-P lima tahun mendatang, 2025-2030,” ujarnya.

Sekretaris Jenderal PDI-P Hasto Kristiyanto memyalami tim jaksa oenintut umum usai menjalani sidang lanjutan sebagai terdakwa kasus dugaan suap pengurusan pergantian antarwaktu anggota DPR 2019-2024 di Pengadilan Tipikor Jakarta, Jakarta, Kamis (27/3/2025). Agenda sidang adalah tanggapan eksepsi Hasto oleh jaksa penuntut umum (JPU). JPU meminta hakim menolak sebagian besar eksepsi yang diajukan Hasto dan penasehat hukumnya. Kompas/Hendra A Setyawan

Selain struktur partai, lanjut Guntur, Kongres V PDI-P juga bakal membahas langkah strategis partai lima tahun ke depan, termasuk sikap resmi terhadap pemerintah.

Quote

Karena kongres hanya menetapkan ketua umum (bukan bersama sekjen). Pastinya Ibu Megawati Soekarnoputri yang diminta kembali untuk menjadi Ketua Umum PDI-P lima tahun mendatang, 2025-2030.

Sebelumnya, Ketua DPP PDI-P Komarudin Watubun menuturkan, setelah kongres menentukan ketua umum, ketua umum PDI-P terpilih akan merumuskan struktur kepengurusannya, termasuk sekretaris jenderal.

Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri tiba di lokasi acara pembekalan dan bimbingan teknis anggota DPRD provinsi, kabupaten/kota dan Kota dari PDIP periode 2024-2029 di Jakarta, Jumat (24/1/2025). Acara tersebut dihadiri 3000 anggota legislatif dari PDIP. Pembekalan dilakukan untuk memperkuat kualitas kepemimpinan seluruh anggota legislatif sesuai dengan cara pandang, ideologi, platform, dan sikap politik PDIP. Kompas/Hendra A Setyawan

Meskipun demikian, politisi senior PDI-P itu belum mengetahui siapa saja kandidat yang pantas untuk duduk di kursi sekjen. Sebab, ketua umum terpilih yang akan menentukannya, bukan dipilih lewat kongres.

Diketahui, Kongres V PDI-P harus digelar tahun ini seiring berakhirnya masa kepengurusan DPP PDI-P. Masa kepengurusan DPP yang dimulai sejak 2019 ini seharusnya sudah berakhir tahun lalu, tetapi DPP PDI-P meminta perpanjangan satu tahun atau berakhir tahun 2025.

Posisi sekjen masuk menjadi pembahasan dalam kongres setelah Hasto ditahan KPK pada akhir Februari lalu. Meski Hasto berstatus terdakwa dan ditahan di rutan, Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri memutuskan untuk tak mencopot atau mengganti Hasto dari posisi Sekjen PDI-P.

Pembacaan kesimpulan eksaminasi dalam konferensi pers sikap dan pandangan PDI Perjuangan terkait perkembangan kasus yang menjerat Sekretaris Jenderal PDI P Hasto Kristiyanto menjelang disidangkan di Kantor DPP PDI P, Jakarta, Rabu (12/3/2025). PDI menyatakan sikap dan pandangan terhadap kasus yang menjerat Hasto tersebut lebih ke unsur kriminalisasi dan politis dibandingkan ke unsur tindak pidana korupsi. Dengan dugaan lebih condong ke arah kriminalisasi dan politis, maka PDI P menganggap posisi Hasto merupakan tahanan politik. PDI P juga menyiapkan tim kuasa hukum untuk mendampingi Hasto Kristiyanto dengan jumlah 17 orang pengacara. Dalam pembacaan sikap ini dihadiri sejumlah ketua DPP PDIP, tim kuasa hukum PDIP, dan anggota Komisi 3 DPR dari PDIP. 

KOMPAS/RONY ARIYANTO NUGROHO
12/3/2025

Kandidat potensial

Sementara itu, Direktur Eksekutif Algoritma Research and Consulting Aditya Perdana menilai, setiap partai memiliki banyak faksi dengan kepentingan masing-masing. PDI-P kini terbelah soal bergabung atau berseberangan dengan pemerintahan. Terkait hal itu, kandidat sekjen harus bisa mengakomodasi dan menjadi penghubung antarfaksi dalam partai.

Aditya Perdana *** Local Caption *** Aditya Perdana, Direktur Eksekutif Algoritma Research and Consulting; Dosen Ilmu Politik FISIP Universitas Indonesia

Selain itu, sekjen PDI-P biasanya juga bertugas sebagai tangan kanan ketua umum PDI-P. Sosoknya harus bisa menjadi penghubung atau komunikator baik ketua umum dengan kader maupun ketua umum dengan pemerintahan.

Intinya, lanjut Aditya, PDI-P mempertimbangkan banyak aspek kelayakan kader menjadi sekjen, termasuk kultur dan latar belakang. Dua kandidat tersebut diyakini sudah melalang buana di DPR dan pernah menjalin relasi kuat dengan partai lainnya.

”Yang jadi pertanyaannya nanti itu, apakah sekjen harus berhenti sebagai anggota legislatif atau tidak. Sebab, biasanya sekjen PDI-P itu fokus dan penuh tugasnya di partai, tidak menjabat posisi lain. Namun, bisa juga nanti berubah. Kita tunggu saja pertimbangan Ibu Megawati,” tuturnya.


Kerabat Kerja

Penulis:

Willy Medi Christian Nababan
 | 

Editor:

C. Wahyu Haryo P