PROLIGA 2026

Laga Hidup-Mati Jakarta Electric PLN dan Jakarta Livin’ Mandiri

Electric PLN berusaha agar kesuksesan lolos ”final four” dua musim terakhir tetap terjaga. Sementara Jakarta Livin’ Mandiri datang dengan ambisi lolos pertama kali.

28 Feb 2026 10:45 WIB · Olahraga

PBVSI

Oleh Rebiyyah Salasah

BOGOR, SABTU — Satu tiket terakhir final four Proliga 2026 memaksa Jakarta Electric PLN dan Jakarta Livin’ Mandiri melakoni laga hidup dan mati pada putaran kedua babak reguler. Electric PLN dan Livin’ Mandiri, dengan koleksi poin yang sama, harus mengalahkan satu sama lain demi menyusul tiga tim lainnya.

Pertarungan yang diyakini akan berlangsung sengit antara Electric PLN dan Livin’ Mandiri itu pun akan menjadi penutup babak reguler di Padepokan Voli Jenderal Polisi Kunarto, Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu (1/3/2026) malam WIB. Kedua tim sama-sama menorehkan enam kemenangan dan mengoleksi 18 poin dari total 11 laga.

Di klasemen sementara, Electric PLN menempati posisi keempat, di atas Livin’ Mandiri. Yang jadi pembeda dari kedua tim hanya rasio set (1,211) dan rasio poin (1,009) Electric PLN lebih tinggi daripada Livin’ Mandiri yang mencatatkan rasio set 1,000 dan rasio poin 0,989.

”Kami harus bermain lebih fokus karena kami butuh kemenangan untuk bisa ke final four,” kata asisten pelatih Electric PLN, Armansyah Erwiandi.

Jakarta Pertamina Enduro (jersei putih) berhadapan dengan Jakarta Electric PLN Mobile pada lanjutan putaran kedua Proliga 2026 di GOR Ken Arok, Malang, Jawa Timur, Kamis (5/2/2026). JPE yang berstatus tuan rumah meraih kemenangan pertama setelah menaklukkan Jakarta Electric PLN Mobile dengan skor telak 3-0 (25-13, 25-21, 25-17).

Armansyah menyoroti penampilan anak-anak asuhannya ketika peluang lolos ke final four lebih cepat harus melayang karena Electric PLN kalah dari Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia pekan lalu. Permainan yang tidak fokus, kata Armansyah, membuat para pemain melakukan banyak kesalahan sendiri yang berbuah poin bagi lawan.

Selama dua musim terakhir, Electric PLN rutin melaju ke babak final four. Pada Proliga 2024, mereka bahkan bisa mengatasi tantangan babak empat besar dan melaju ke partai grand final.

Namun, bayang-bayang kegagalan pada musim 2023 pun menghantui Electric PLN. Saat itu, tim dengan nama pendek JPE tersebut hanya bisa menyaksikan empat pesaingnya ke final four dari posisi juru kunci klasemen.

Apalagi, ambisi besar dibawa Livin’ Mandiri, yang mulai menunjukkan taringnya sejak pertengahan putaran pertama. Yolla Yuliana dan kawan-kawan pernah mengalahkan juara bertahan, Jakarta Pertamina Enduro, serta juara putaran kedua, Gresik Phonska. Kemenangan itu sama-sama diraih dengan skor 3-1.

Duel Jakarta Livin' Mandiri (jersei pink) melawan Bandung BJB Tandamata pada putaran kedua Proliga 2026 di Padepokan Voli Jenderal Polisi Kunarto, Sentul, Kabupaten Bogor, Minggu (22/2/2026).

Livin’ Mandiri enggan mengulang pengalaman pahit musim lalu. Pada Proliga 2025, mereka juga harus melakoni laga pamungkas babak reguler yang sekaligus jadi penentu nasib ke final four. Namun, pada laga itu, tim yang debut Proliga pada 2024 ini justru kalah dari Bandung BJB Tandamata yang sebenarnya tidak lagi punya peluang ke babak empat besar.

Padahal, Livin’ Mandiri hanya butuh satu kemenangan terakhir untuk mengantar mereka ke babak empat besar untuk pertama kalinya. Lantaran kalah, tiket final four pun jadi milik Gresik Petrokimia yang memang menggantungkan nasib pada hasil yang diraih Livin’ Mandiri.

Sementara Livin’ Mandiri juga datang ke laga melawan Electric PLN  membawa modal kemenangan pada laga pekan lalu. Tim asuhan Danai Sriwatcharamethakul ini menaklukkan BJB melalui pertarungan ketat yang berakhir dengan skor 3-2 (21-25, 28-26, 31-29, 22-25, 16-14).

Asisten pelatih Livin’ Mandiri, Wilda Siti Nurfadhilah, mengatakan, mentalitas tim menjadi kunci kemenangan mereka. Para pemain bisa mengatasi tekanan dan situasi tertinggal, lalu mengubahnya menjadi keunggulan. Mentalitas itu pula yang akan dibawa menghadapi Electric PLN.

Pemain timnas voli putri Indonesia, Hany Budiarti (kiri) dan Wilda Siti Nurfadhilah, berpose selepas konferensi pers laga ekshibisi timnas putri versus klub Megawati “Megatron” Hangestri, Daejeon Jung Kwan Jang Red Sparks, di Jakarta, Jumat (22/3/2024).

Hasil pertandingan Electric PLN dan Livin’ Mandiri akan membuat peserta final four dari sektor putri lengkap. Sebelumnya, Jakarta Pertamina Enduro dan Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia telah memastikan tiket final four sejak pekan lalu.

Adapun Jakarta Popsivo Polwan menyusul setelah mengalahkan Medan Falcons, 3-0 (25-10, 25-19, 25-15), Jumat (27/2/2026) malam WIB. Kelolosan Popsivo membuat tiket ke final four hanya tersisa untuk satu tim.

”Kami kesulitan pada putaran pertama, tetapi kami berupaya bangkit di putaran kedua. Setelah ini, kami akan membenahi tim untuk menatap laga final four,” kata Pelatih Popsivo Darko Dobreskov.

Sementara itu, pada sektor putra, peserta babak empat besar sudah diketahui lebih dulu sejak pekan lalu. Mereka adalah Jakarta LavAni Livin’ Transmedia, Jakarta Bhayangkara Presisi, Surabaya Samator, dan Jakarta Garuda Jaya.


Kerabat Kerja

Penulis:

Rebiyyah Salasah
 | 

Editor:

Emilius Caesar Alexey
 | 

Penyelaras Bahasa:

Nanik Dwiastuti