Belum lagi tiga jenazah anggota TNI yang gugur di Lebanon tiba, sudah ada kabar anggota TNI di UNIFIL jadi korban serangan.
03 Apr 2026 22:31 WIB · Internasional
Arsip Badan Komunikasi Pemerintah
JAKARTA, KOMPAS — Prajurit TNI yang bertugas pada Pasukan Penjaga Perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa di Lebanon atau UNIFIL kembali menjadi sasaran serangan. Ledakan di dalam pos UNIFIL di El Adeisse itu melukai tiga anggota TNI.
UNIFIL dan Kantor Informasi PBB (UNIC) Jakarta mengumumkan informasi itu pada Jumat (3/4/2026) malam. Dari tiga korban, dua cedera serius. Para korban dievakuasi ke rumah sakit.
”Kami belum mengetahui asal-usul ledakan tersebut. Ini merupakan pekan yang sulit bagi para penjaga perdamaian yang bertugas di sekitar bagian tengah wilayah operasi UNIFIL,” demikian pernyataan tertulis UNIFIL.
Serangan pada Jumat merupakan serangan ketiga kepada Kontingen Garuda TNI yang tergabung di UNIFIL. Serangan pertama, Minggu (29/3/2026), mengakibatkan Kopral Dua (Anumerta) Farizal Rhomadhon gugur dan tiga rekannya cedera.
Serangan itu dilancarkan ke markas Kontingen Garuda TNI di Adchit Al Qusayr, Lebanon selatan. Saat mortar meledak, para saksi menyebut mendiang Farizal sedang shalat di masjid markas. Keterangan resmi UNIFIL, asal serangan masih diselidiki.
Sementara serangan pada Senin (30/3/2026) menyebabkan Mayor (Anumerta) Zulmi Aditya Iskandar dan Sersan Kepala (Anumerta) M Nur Ichwan gugur. Serangan Senin juga melukai sejumlah anggota TNI yang bertugas di UNIFIL. Tragedi itu terjadi di Bani Hayyan, Lebanon selatan.
Kendaraan yang dinaiki Mayor Zulmi dan Serka Nur meledak lalu rusak parah. Mereka sedang dalam misi dukungan suplai logistik kala tragedi itu terjadi.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2026/04/03/27edabb2a3a3d201f6703e6c904f49c7-foto5.jpeg)
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2026/04/03/4ffbdda8383124f667d683b724450b7e-foto2.jpeg)
Jenazah tiga prajurit TNI dijadwalkan tiba di Bandara Soekarno-Hatta pada Sabtu (4/4/2026). Lalu, jenazah akan disemayamkan di Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma.
Dari sana, jenazah diantar ke peristirahatan terakhir. Mayor Zulmi akan dimakamkan di Bandung, Jawa Barat. Sementara Serka Nur di Magelang, Jawa Tengah, dan Kopda Farizal di Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta. Seluruh jenazah akan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan di masing-masing kabupaten/kota tersebut.
UNIFIL menggelar upara penghormatan terhadap tiga anggota TNI itu pada Kamis (2/4/2026) di Bandara Rafik Hariri, Beirut, Lebanon. Upacara digelar menjelang tiga jenazah itu diterbangkan ke Indonesia.
Kepala Misi UNIFIL Mayor Jenderal Diodato Abagnara dan Duta Besar RI di Beirut Dicky Komar hadir dalam upacara itu. Perwakilan dari Kementerian Pertahanan dan Angkatan Bersenjata Lebanon juga hadir.
Angkatan Bersenjata Lebanon dan UNIFIL memberi penghargaan secara anumerta kepada para mendiang. Markas Besar TNI juga menaikkan pangkat para mendiang secara anumerta.
”Mereka datang jauh dari rumah untuk satu tujuan, yakni melayani perdamaian. Mereka telah melakukannya dengan keberanian. Mereka melakukannya dengan kehormatan. Mereka menunaikannya hingga akhir hayat," kata Abagnara dikutip laman resmi UNIFIL.
Penulis:
Kris MadaEditor:
Nur HidayatiPenyelaras Bahasa:
Didik Durianto