6-0 dan 0-0, Landas Pacu ”Garuda” ke Kualifikasi Piala Dunia 2026

Seri 0-0 dengan Lebanon di FIFA Match Day bukan modal cukup bagi Indonesia untuk melawan Arab Saudi dan Irak yang jauh lebih kuat di kualifikasi Piala Dunia 2026.

08 Sep 2025 23:32 WIB · Olahraga

Oleh Ambrosius Harto

SURABAYA, KOMPAS — Tim nasional Indonesia imbang 0-0 dengan Lebanon di pertandingan persahabatan internasional (FIFA Match Day), Senin (8/9/2025) malam, di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jawa Timur.

Hasil kurang gereget ini berkebalikan dengan laga sebelumnya, Jumat (5/9/2025) malam, saat Indonesia menang telak 6-0 atas Taiwan. Hasil melawan Taiwan (ranking ke-172) dan Lebanon (ranking ke-112) menjadi modal yang gamang bagi Merah Putih (peringkat ke-118) untuk melawan Arab Saudi dan Irak di putaran keempat kualifikasi Piala Dunia 2026.

Putaran keempat akan digelar di Arab Saudi. Indonesia dijadwalkan menghadapi tuan rumah (posisi ke-59) pada 8 Oktober 2025. Setelah itu, 11 Oktober, Indonesia akan meladeni Irak (posisi ke-58).

Meskipun mendominasi pertandingan dan membuat setidaknya 10 tembakan, tim asuhan Patrick Kluivert (Belanda) ini gagal menempatkan satu pun tembakan tepat ke gawang kawalan Mostafa Matar. Malah, tim ”Aras” yang ditangani Miodrac Radulovic (Montenegro) berhasil membuat satu tembakan tepat sasaran meskipun digagalkan oleh kiper Emil Audero.

Jay Idzes dan rekan-rekan memulai pertandingan dengan baik dan mendominasi. Sampai menit ke-15, Lebanon lebih sibuk bertahan dengan menempatkan 5-6 bek dalam satu garis pertahanan. Permainan Indonesia juga belum berkembang meskipun dominan dalam penguasaan bola.

Menit ke-23, Merah Putih mendapatkan momentum lewat skema serangan balik. Miliano Jonathans menyusup ke area penalti dari sisi kanan. Namun, sang sayap serang terlalu lama mengolah bola sehingga serangan digagalkan bek Lebanon.

Jonathans mencoba pada menit ke-31 dengan mengirim umpan terukur ke area penalti dari sisi kanan. Namun, umpan pemain FC Utrecht ini dengan mudah diblok oleh bek Lebanon. Menit ke-35, sayap serang Stefano Lilipaly mencoba mengancam dengan tembakan di dalam area penalti tetapi bola melambung.

Menit ke-37, Jonathans memperlihatkan kelasnya dengan aksi melewati dua bek Lebanon dan mengirim umpan lambung. Namun, bola sundulan penyerang utama Mauro Zijlstra jatuh ke samping kiri gawang Lebanon.

Tim tamu meningkatkan pertahanan dalam untuk mengantisipasi serangan tuan rumah. Sampai babak pertama usai, taktik parkir bus Lebanon sukses menahan gempuran Indonesia.

Pemain timnas Indonesia Marselino Ferdinan (kiri) berebut bola dengan pemain timnas Lebanon Daniel Kuri dalam laga persahabatan  internasional di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Senin (8/9/2025). Indonesia ditahan imbang 0-0.
Kompas/Bahana Patria Gupta (BAH)

Di babak kedua, menit ke-47, Lebanon mengancam lewat tendangan penyerang Karim Darwich ke tiang dekat. Emil Audero dengan sigap tetapi tenang menangkap bola tembakan tepat sasaran itu. Beribu-ribu penonton di stadion berkapasitas 45.000 kursi ini bergumam sambil menahan napas karena Indonesia nyaris kebobolan.

Indonesia membalas dengan aksi bek Kevin Diks lewat tembakan keras dari luar kotak penalti Lebanon. Namun, bola melambung. Menit ke-56, Lilipaly mendapat momentum dengan menembak di dalam area penalti tetapi melebar. Merah Putih bermasalah dengan penyelesaian akhir dilihat dari belum satu pun tembakan tepat sasaran.

Menit ke-61, Kluivert menempuh perombakan dengan pergantian empat pemain. Marselino Ferdinan menggantikan Zijlstra, Adrian Wibowo debut menggantikan Lilipaly, Eliano Reijnders menggantikan Ricky Kambuaya, dan Thom Haye menggantikan Calvin Verdonk.

Radulovic merespons dengan dua pergantian pada menit ke-65. Daniel Kuri menggantikan Khaled Kaddour, sedangkan Karim Mekkaouni menggantikan Ramy Najjarine. Semenit kemudian, Gabriel Bitar masuk menggantikan Mohamad Haidar yang kena kartu kuning. Menit ke-73, Mohammad Al Masri menggantikan Darwich.

Menit ke-75, Indonesia kembali mendapat momentum dengan serangan balik. Lagi-lagi Jonathans melepaskan tembakan ke tiang jauh tetapi bola melambung. Saat ini, Kluivert menarik sayap serang Dean James dan memainkan Yance Sayuri. Lebanon membuat dua pergantian pada menit ke-83.

Pada menit ke-84, Ramadhan Sananta menggantikan Jonathans. Setelah pergantian itu, Sananta segera mendapatkan peluang. Sundulannya memanfaatkan umpan silang mengenai Hussein Zein dan nyaris berbuah gol bunuh diri.

Di waktu tambahan, Wibowo menyundul umpan Reijnders. Namun, sundulan itu tidak membahayakan gawang Lebanon. Sampai laga usai, skor kacamata alias nirgol tidak berubah.

Pemain timnas Indonesia Adrian Satria Wibowo terlibat duel dengan pemain timnas Lebanon Hussein Zein dalam laga persahabatan  internasional di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Senin (8/9/2025). Indonesia ditahan imbang 0-0.
Kompas/Bahana Patria Gupta (BAH)

Susunan pemain Indonesia vs Lebanon

Indonesia 4-3-3

Emil Audero, Yance Sayuri, Kevin Diks, Jay Idzes, Calvin Verdonk, Dean James, Joey Pelupessy, Ricky Kambuaya, Miliano Jonathans, Mauro Zijlstra, Stefano Lilipaly.

Pelatih: Patrick Stephan Kluivert (Belanda)

Lebanon 5-3-2

Mostafa Matar, Hussein Zein, Walid Shour, Khalil Khamis, Hussein Sharafeddine, Mohamad Safwan, Ahmad Kheireldine, Ramy Najjarine, Khaled Kaddour, Mohamad Haidar, Karim Darwich

Pelatih: Miodrac Radulovic (Montenegro)


Kerabat Kerja

Penulis:

Ambrosius Harto
 | 

Editor:

Wisnu Aji Dewabrata
 | 

Penyelaras Bahasa:

Hibar Himawan