Petenis Indonesia, Janice Tjen, harus mengakui keunggulan petenis Inggris, Emma Raducanu, pada babak kedua AS Terbuka.
27 Agt 2025 23:40 WIB · Olahraga
NEW YORK, RABU — Perjuangan petenis putri Indonesia, Janice Tjen, di Grand Slam Amerika Serikat Terbuka akhirnya terhenti. Petenis berusia 23 tahun tersebut harus mengakui keunggulan petenis Inggris, Emma Raducanu, 2-6, 1-6, pada pertandingan yang berlangsung di New York, AS, Rabu (27/8/2025) malam waktu Indonesia.
Jarak peringkat dunia yang cukup jauh di antara kedua petenis terlihat nyata pada pertandingan ini. Menghadapi petenis peringkat ke-36 dunia dan juara AS Terbuka 2021 itu, Janice yang berperingkat ke-149 dunia berupaya memberikan perlawanan. Namun, lawan memang terlalu tangguh.
Hal itu langsung terlihat ketika Raducanu, yang mengawali pertandingan dengan memegang servis, langsung mendapatkan as. Dia mendapatkan dua poin sebelum Janice mampu menyamakan kedudukan. Sayangnya, Raducanu mampu menyelesaikan gim pertama.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2025/08/27/d0faea0caba86afe363becfac9cac047-2025_US_Open_Day_4.jpg)
Giliran Janice memegang servis, tetapi Raducanu terus mempertahankan keunggulannya dengan mematahkan servis Janice. Ketinggalan 0-2, Janice berusaha memberikan perlawanan untuk mematahkan servis Raducanu pada gim ketiga. Janice sempat unggul 40-15, tetapi Raducanu mampu menyamakan poin untuk kemudian menggagalkan upaya Janice mematahkan servisnya.
Tertinggal 0-3, Janice berusaha menghentikan momentum Raducanu pada gim berikutnya. Memegang servis, Janice tak mau lagi servisnya dipatahkan. Akhirnya, Janice mampu merebut gim keempat untuk memperkecil ketinggalan menjadi 1-3.
Gim kelima kembali direbut oleh Raducanu. Pada gim keenam, saat memegang servis, Janice berhasil memperkecil ketinggalan menjadi 2-4.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2025/08/27/3f2edba6a73f9c52fe538245334beff5-2025_US_Open_Day_4_1_.jpg)
Namun, upaya Janice untuk membendung laju Raducanu tak membuahkan hasil. Dua gim berikutnya direbut oleh Raducanu untuk mengakhiri set pertama dengan keunggulan 6-2.
Memasuki set kedua, Raducanu langsung merebut gim pertama kemudian unggul 2-0. Ini setelah double fault kedua Janice pada pertandingan itu memastikan Raducanu mematahkan servisnya. Laju Raducanu pun tak terbendung sehingga dengan cepat unggul 5-0.
Janice mampu merebut gim keenam, tetapi itu hanya menunda sementara kemenangan Raducanu. Upaya Janice untuk memperpanjang langkah dengan mematahkan servis Raducanu pada gim berikutnya tak membuahkan hasil. Langkah Janice pun terhenti pada babak kedua pada penampilan perdananya di AS Terbuka.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2025/08/27/18ddb96776172c5bf3801657b6611be3-2025_US_Open_Day_4_2_.jpg)
Penampilan Raducanu menghadapi Janice memang cukup gemilang. Tak sekalipun ia melakukan double fault, berbanding dua kali yang dilakukan Janice. Juara AS Terbuka 2021 itu juga melakukan delapan kali as, berbanding satu kali milik Janice.
Selepas pertandingan, Raducanu memuji Janice yang dinilainya sebagai lawan yang berbahaya. ”Janice adalah lawan yang berbahaya karena ia mampu mengalahkan petenis unggulan pada babak pertama,” katanya.
Pada babak pertama, Janice membuat kejutan besar dengan mengalahkan unggulan ke-24, yaitu petenis Rusia, Veronika Kudermetova.
Meski kandas di babak kedua, penampilan Janice di AS Terbuka tetap menjadi kebanggaan bagi pencinta tenis Indonesia. Performanya menjadi buah bibir. Ia membawa nama harum Indonesia di pentas tenis dunia setelah era Yayuk Basuki dan Angelique Widjaja, lebih dari dua hingga tiga dekade lalu.
Janice menjadi petenis Indonesia pertama dalam 22 tahun yang memenangi laga di babak utama Grand Slam. Ia menyamai prestasi Angelique Widjaja, yang memenangi laga babak pertama, di Wimbledon 2003. Ia juga menjadi petenis Indonesia pertama yang lolos ke babak utama Grand Slam setelah Angelique Widjaja di AS Terbuka 2004.
”Saya bangga bisa melakukan ini untuk negara saya. Semoga keberadaan saya di sini bisa menginspirasi lebih banyak petenis. Semoga lebih banyak anak yang bermain tenis dan percaya bahwa mereka juga bisa berada di jalan seperti ini,” ujar Janice seusai kemenangannya di babak pertama saat ditanya mengenai suksesnya menembus babak utama Grand Slam. (AFP)
Penulis:
Prasetyo Eko PrihanantoEditor:
Muhammad Samsul HadiPenyelaras Bahasa:
Hibar Himawan