Di hari hari-hari terakhir kampanye, para capres AS fokus di negara-negara yang dianggap sebagai medan pertempuran dan memanfaatkan semua peluang tersisa.
03 Nov 2024 13:15 WIB · Internasional
Oleh Irene Sarwindaningrum - [email protected]
CHARLOTTE, MINGGU — Di akhir pekan sebelum puncak pemilu, calon presiden Amerika Serikat, Kamala Harris (60) dan Donald Trump (78), bertarung sengit memperebutkan suara mengambang di negara-negara bagian di kawasan sabuk matahari atau sun belt yang dalam sejumlah jajak pendapat belum jelas pemenangnya. Mereka menggunakan seluruh peluang yang tersisa untuk merebut simpati warga.
Kedua partai telah memusatkan upaya mereka selama hari-hari terakhir kampanye di negara-negara yang dianggap sebagai medan pertempuran, seperti North Carolina, Pennsylvania, Michigan, dan Wisconsin.
Selama beberapa hari terakhir, Trump dan Harris telah berkampanye di kawasan sun belt. Harris berangkat dengan Air Force Two setelah singgah di Charlotte, North Carolina, pada hari Sabtu (2/11/2024) dan sempat berpapasan dengan jet pribadi Trump di landasan pacu. Selanjutnya, Harris dijadwalkan menuju Detroit, sementara Trump melanjutkan kampanye di North Carolina.
Namun, saat pesawat itu mengudara, para ajudan Harris mengatakan bahwa pesawat itu belok mendadak menuju New York, Minggu (3/11/2024). Ia akan tampil di acara Saturday Night Live (SNL), sebuah acara komedi yang sangat populer di AS. Penampilannya di SNL telah dikonfirmasi oleh tiga orang yang mengetahui rencana Harris. Ini adalah episode terakhir SNL sebelum hari pemilihan pada hari Selasa (5/11/2024).
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2024/11/03/6acbae62b2049a2f59147959feed5b65-4d5597b91ec84a84bd36821895056fa4_1_38e5087c96c54c849c3c0e4cc0e68d72.jpg)
Dengan tampil di SNL, Harris meninggalkan negara-negara bagian di kawasan sun belt yang menjadi medan tempur perebutan suara dengan Trump. Kawasan sun belt terdiri atas 18 negara bagian dari Florida hingga California, meliputi sebagian besar wilayah selatan dan barat daya AS.
Wilayah ini dikenal karena iklimnya yang hangat dan cerah serta telah mengalami pertumbuhan populasi dan ekonomi yang signifikan. Kawasan itu terdiri dari sejumlah kota-kota besar dengan penduduk terpadat di AS, di antaranya Atlanta, Dallas, Houston, Las Vegas, Los Angeles, Miami, New Orleans, Orlando, dan Phoenix.
Para politisi memiliki sejarah panjang di SNL. Trump menjadi pembawa acara SNL pada 2015. Mantan menteri luar negeri sekaligus istri mantan Presiden AS Bill Clinton, Hillary Clinton, tampil di acara itu tahun 2008 saat mencalonkan diri sebagai presiden dalam pemilihan pendahuluan Partai Demokrat. Clinton tampil di acara itu lagi pada tahun 2016 saat mencalonkan diri melawan Trump.
Presiden pertama yang menjabat yang tampil di SNL adalah Gerald Ford dari Partai Republik. Ford tampil pada 17 April 1976, tak sampai setahun setelah acara itu pertama kali tayang. Mantan Presiden AS Barack Obama juga tampil di acara itu saat masih menjadi kandidat presiden Demokrat pada Februari 2008.
Sementara politisi Bob Dole dari Partai Republik tampil pada tahun 1996, hanya 11 hari setelah kalah dalam pemilihan tahun itu dari Bill Clinton dari Partai Demokrat. Mantan Gubernur Alaska Sarah Palin juga sempat tampil di acara itu saat maju sebagai calon presiden dari Partai Republik.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2024/11/03/615bb5437ad6c2201182bb07bc04a236-b29a036fd5194d4195c5247c6905ae23_0_2c94111916884fbd9969ddd8b6b44d4e.jpg)
Sebelum bertolak ke New York, Harris mendorong para pendukungnya untuk memberikan suara lebih awal di kampanye di Atlanta sehingga ia dapat terpilih dan memberikan generasi kepemimpinan baru di AS. ”Saya siap untuk menawarkan kepemimpinan itu sebagai presiden AS berikutnya,” katanya dalam kampanye di area parkir Atlanta Civic Center.
Dalam kampanye di Atlanta itu, ia bersama aktris Kerry Washington dan penyanyi rock Jon Bon Jovi, yang memainkan lagu baru ”The People’s House”. Lagu ini, kata Bon Jovi, ia tulis tak lama setelah penyerbuan Gedung Capitol AS pada 6 Januari 2021 oleh massa pendukung Trump yang berupaya memaksakan kemenangan Trump.
Jajak pendapat tersebut menunjukkan bahwa perempuan, khususnya mereka yang lebih tua atau yang independen secara politik, mendorong perubahan akhir-akhir ini ke arah Harris.
Dengan hanya tiga hari tersisa dalam kampanye, 73 juta warga AS telah memberikan suara lebih awal. Diperkirakan, Minggu menjadi puncak warga AS memberikan suara ke tempat pemungutan suara mengingat hari itu adalah akhir pekan terakhir menjelang puncak pemilihan pada Selasa.
Di akhir pekan terakhir jelang puncak pemilu ini, Trump dan Harris menggelar rapat umum di North Carolina. Harris juga berpidato di hadapan para pendukung di Georgia, salah satu dari tujuh negara bagian yang dianggap sebagai kunci kemenangan. Trump sempat singgah di Virginia.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2024/11/03/2bbb1386a570a793a544d68ea1e6007b-2182538209.jpg)
Keduanya dijadwalkan menggelar rangkaian pidato di hadapan ribuan orang di setiap perhentian hingga Senin. Harris dijadwalkan menggelar beberapa acara di Negara Bagian Michigan dan Trump berkampanye di Georgia, North Carolina, dan Pennsylvania. Puncak kampanye Trump akan berlangsung di rapat umum di Grand Rapids, Michigan. Sementara Harris di Philadelphia, Pennsylvania.
Selain tampil SNL, tim kampanye Harris juga berharap dapat menggaet massa dengan iklan berdurasi 2 menit yang akan ditayangkan pada Minggu selama pertandingan Liga Football Nasional AS (NFL) di stasiun tv CBS dan FOX. Iklan itu menunjukkan Harris berinteraksi dengan warga selama kampanye dan berbicara langsung kepada pemirsa.
Dengan waktu kurang dari tiga hari tersisa sebelum pemungutan suara terakhir ditutup, Trump dan Harris bersaing ketat berebut suara pemilih yang belum menentukan pilihan. Mereka juga berusaha menggerakkan pendukung mereka untuk memilih dan tidak golput.
Kedua calon presiden itu juga fokus pada kampanye dengan sasaran berdasarkan jender. Harris fokus pada pemilih perempuan, sementara Trump menyasar pemilih laki-laki.
Sejak awal, salah satu sasaran Harris adalah basis pemilih perempuan. Selama ini, ia memang banyak bergerak di isu-isu yang berpihak pada hak-hak perempuan. Selain itu, dukungan dari kaum perempuan ke Harris diharap didorong oleh kemarahan atas putusan hakim yang ditunjuk Trump di Mahkamah Agung dalam pembatalan aturan Roe v Wade. Pembatalan aturan ini mengakhiri hak konstitusional melakukan aborsi.
”Donald Trump belum selesai. Dia akan melarang aborsi secara nasional. Dia ingin membatasi akses ke alat kontrasepsi, membahayakan perawatan bayi tabung, dan memaksa negara bagian untuk memantau kehamilan perempuan,” kata Harris di Atlanta, Georgia.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2024/11/03/696fd68361a09ebd872f051f723ad2dd-2182561070.jpg)
Dia menggambarkan Trump semakin tidak stabil, terobsesi dengan balas dendam dan ingin berkuasa tanpa kendali. ”Kita memiliki kesempatan dalam pemilihan ini untuk akhirnya membalik halaman pada satu dekade Donald Trump yang menghabiskan seluruh waktunya untuk mencoba membuat kita terpecah belah dan takut satu sama lain,” katanya.
Berkebalikan dengan Harris, Trump terus menyasar untuk menarik perhatian pemilih laki-laki. Ia tampil di siniar (podcast) bersama seniman bela diri, menghabiskan waktu di tempat pangkas rambut pria, dan bertemu dengan pengusaha kripto.
Di sisi lain, Trump menggambarkan Harris dengan akan membawa kesuraman untuk ekonomi AS dan geopolitik dunia. Di Gastonia, North Carolina, ia menyebut Harris akan memicu depresi ekonomi ala tahun 1929 dan Perang Dunia III. Ia juga terus membawa isu imigrasi ilegal yang akan membanjiri negara itu dengan penjahat kejam.
Setelah berulang kali dikecam karena komentarnya yang dinilai merendahkan hak perempuan, Trump berkampanye bahwa ia justru akan melindungi para wanita dengan program-programnya. ”Ketika Anda di rumah, sendirian, dan ada monster yang keluar dari penjara. Saya pikir Anda lebih suka Trump,” katanya.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2024/11/03/6b247a12251b6840fcf3eb7599d32ba5-2182565297.jpg)
Ribuan orang berdemonstrasi pada hari Sabtu di Washington tengah untuk Women’s March. Sheridan Steelman (74), guru bahasa Inggris paruh waktu, mengatakan bahwa dia sebelumnya tidak ikut serta dalam pemilihan, tetapi sekarang memilih Harris. Ia khawatir atas masalah kesehatan reproduksi serta perempuan yang akan diabaikan dan dibungkam. ”Terlalu banyak yang dipertaruhkan,” katanya.
Sebelumnya, Trump mengecam iklan TV Demokrat yang menggambarkan istri pendukungnya diam-diam memilih Harris. ”Dapatkah Anda membayangkan seorang istri tidak memberi tahu suaminya siapa yang akan dipilihnya?” tanyanya di Fox News.
Trump menolak mengatakan apakah dia akan menerima kekalahan. Dengan gelagat tersebut, sejumlah bisnis di ibu kota AS, Washington DC, mulai menutup etalase toko. Hal ini karena otoritas kota memperingatkan tentang lingkungan keamanan yang tidak menentu dan tidak dapat diprediksi jelang puncak pemilu.
Mengulang pemilu tahun 2020, Trump telah melontarkan tuduhan adanya penipuan dan kecurangan di negara-negara bagian yang masih belum jelas pemenangnya, salah satunya di Pennsylvania. Tuduhan yang sama menjadi dasar kerusuhan oleh pendukung Trump saat menyerbu gedung kongres AS, US Capitol, setelah pemungutan suara tahun 2020.
Trump juga terus membawa percobaan pembunuhan yang telah dua kali menimpanya. ”Kita telah mengatasi setiap serangan, setiap pelecehan, dan bahkan dua kali percobaan pembunuhan,” katanya di Gastonia.
Di Virginia, yang tidak dianggap sebagai negara bagian medan pertempuran, ia menyampaikan pesan yang serupa kepada pendukungnya. Ia menyatakan tidak mungkin kalah dan berada di ambang kemenangan politik terbesar dalam sejarah negara itu.
Trump yakin, ia akan memenangkan penghitungan elektoral kolegial (electoral college) sekaligus mayoritas suara warga. ”Kita akan memenangkan suara rakyat,” katanya.
Hasil jajak pendapat terus memberikan hasil yang berbeda. Dalam beberapa jajak pendapat paruh akhir Oktober, popularitas Harris terus turun. Namun, di jajak pendapat terbaru Jajak Pendapat Iowa Des Moines Register/Mediacom yang dirilis Sabtu, Harris unggul dari Trump di Iowa.
Hasil ini membalikkan hasil jajak pendapat di negara bagian yang selama ini dimenangi Trump itu. Diduga, pembalikan arah ini karena pemilih perempuan berbalik dari memilih Trump ke Harris.
Jajak pendapat itu melibatkan 808 pemilih potensial selama 28-31 Oktober 2024. Harris memperoleh 47 persen mengungguli Trump dengan 44 persen. Padahal, pada jajak pendapat Iowa di September, Trump unggul 4 poin.
”Jajak pendapat tersebut menunjukkan bahwa perempuan, khususnya mereka yang lebih tua atau yang independen secara politik, mendorong perubahan akhir-akhir ini ke arah Harris,” demikian laporan dalam jajak pendapat itu.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2024/11/03/0d7941a4a90c5fb353c1090f38c5df7d-AFP_36LE8J3.jpg)
Namun, survei Emerson College Polling/RealClearDefense selama 1-2 November di Iowa menghasilkan hasil berkebalikan. Hasil survei itu menunjukkan Trump unggul 10 persen atas Harris. Survei Emerson College menunjukkan Trump unggul telak di kalangan pria dan independen. Adapun Harris kuat di kalangan pria berusia di bawah 30 tahun.
Selama ini, Iowa merupakan basis Trump. Di negara bagian itu dalam dua kampanye presiden terakhirnya, Trump meraup keunggulan, dengan lebih dari 9 persen pada tahun 2016 dan 8 persen pada tahun 2020. Pemenang di Iowa akan mengumpulkan enam suara electoral college.
Secara nasional, Harris dan Trump terlihat terlibat dalam persaingan ketat untuk memperebutkan Gedung Putih. Total 270 suara electoral college diperlukan untuk merebut Gedung Putih.
Meredupnya popularitas Harris terlihat salah satunya dalam jajak pendapat Reuters/Ipsos yang dipublikasikan pada hari Selasa (29/10/2024). Harris hanya unggul 1 persen dengan 44 persen perolehan suara dibandingkan dengan Trump 43 persen. Padahal, pada pertengahan Oktober, Harris masih unggul dua poin.
Popularitas Trump meningkat karena isu ekonomi, pengangguran, lapangan kerja, dan terutama isu imigrasi. Dalam isu imigrasi, ia mengusulkan kebijakan garis keras yang mencakup deportasi massal migran yang masuk ke negara tersebut secara ilegal.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2024/10/31/15e95b8fb982c509117847bf5986965e-000_36L66G7.jpg)
Dengan persaingan yang ketat, upaya para kandidat untuk memastikan bahwa para pendukung mereka benar-benar memberikan suara dan tidak golput akan menjadi kunci dalam menentukan pemenang.
Kubu Harris didukung oleh para artis Hollywood. Presiden AS Joe Biden (82) aktif dalam kampanye mendukung Harris dan membantu menggalang suara untuk Harris. Bersama kandidat Wakil Presiden Demokrat Tim Walz, Biden tampil di acara perkumpulan tukang kayu di Scranton, Pennsylvania. Ia berulang kali mengecam Trump dan para pendukungnya terkait dengan isu kebijakan.
Walz bergabung dengan aktris Eva Longoria di acara ajak pemilih di Las Vegas sebelum acara gubernur Minnesota di Flagstaff dan Tucson, Arizona. Adapun calon wakil presiden dari Partai Republik, JD Vance, berada di Arizona dan Nevada. Ibu negara Jill Biden berkampanye di Georgia dan Hillary Clinton tampil untuk Harris di Tampa, Florida. (AP/AFP/Reuters)
Penulis:
Irene SarwindaningrumEditor:
Bonifasius Josie Susilo HPenyelaras Bahasa:
Kusnadi undefined