Wapres Gibran sibuk memantau uji coba makan bergizi gratis. Presiden Prabowo dorong kerja sama dengan beberapa negara untuk pengelolaan program ini secara baik.
24 Nov 2024 08:00 WIB · Politik & Hukum
Program makan bergizi gratis, menurut rencana, dimulai 2 Januari 2025. Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka terus menguji coba, mempersiapkan, dan mematangkan program prioritas mereka ini.
Wapres Gibran, misalnya, terus memantau uji coba program makan bergizi gratis baik di Jakarta maupun saat kunjungan kerja di daerah.
Setelah menempuh perjalanan dengan pesawat komersial Batik Air ID 6338 dari Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, menuju Bandara Ahmad Yani, Semarang, Jawa Tengah, Jumat (22/11/2024) pagi, Gibran langsung ke SMK Negeri 7 Semarang (STM Pembangunan). Di kunjungan itu, Wapres Gibran membagikan sarapan kepada para siswa.
Menu sarapan dalam uji coba program makan bergizi gratis ini berupa nasi dengan ayam katsu, sayur oseng labu siam dan tempe, satu buah jeruk, serta sekotak susu.
Dalam kunjungan itu, Wapres Gibran didampingi Penjabat Gubernur Jawa Tengah Nana Sudjana, Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara Aminuddin Ma’ruf, serta Wali Kota Semarang Hevearita Rahayu.
”Saosnya manis? Manis, ya,” ujar Gibran bertanya kepada siswa.
Pada kesempatan ini, Wapres menegaskan bahwa pemberian makanan bergizi kepada para siswa dapat meningkatkan iklim belajar yang positif. Sebab, mengonsumsi makanan sehat, khususnya saat sarapan, tidak hanya menambah energi untuk menunjang aktivitas belajar, tetapi juga meningkatkan konsentrasi dan fokus siswa.
:quality(80):watermark(https://cdn-content.kompas.id/umum/kompas_main_logo.png,-16p,-13p,0)/https://asset.kgnewsroom.com/photo/pre/2024/11/22/c80e64ad-00fa-4f0b-b60e-96f20267ae4f_jpg.jpg)
Sarapan berkualitas berkontribusi pada peningkatan prestasi akademis dan potensi mereka. Menurut Wapres, upaya tersebut sejalan dengan misi Astacita pemerintahan Presiden Prabowo yang berfokus pada pembangunan sumber daya manusia (SDM) unggul dan berdaya saing tinggi.
Selain meninjau percobaan makan bergizi gratis di STM Pembangunan, Wapres juga menyempatkan diri mengunjungi laboratorium Pneumatik. Di laboratorium itu, Wapres mengapresiasi salah satu karya siswa berupa pemrograman mesin rakitan modular production system (MPS). Kepada Wapres, Fikri Ferdian Saputra, kelas 12 jurusan Teknik Mekatronika, menjelaskan bahwa MPS adalah mesin yang dirancang untuk menyimulasikan proses produksi otomatis dalam industri.
Wapres juga menekankan pentingnya pendidikan berbasis teknologi dan inovasi untuk mendukung generasi muda agar siap menghadapi tantangan global ke depan. Ia menyebut bahwa pengembangan perangkat seperti MPS menunjukkan bahwa pelajar Indonesia memiliki potensi besar untuk bersaing di tingkat internasional, terutama dalam bidang industri.
Wapres pun menyampaikan rasa bangganya melihat karya-karya siswa yang tidak hanya inovatif, tetapi juga relevan dengan kebutuhan industri masa depan. Menurut dia, ini adalah bukti bahwa generasi muda Indonesia memiliki kemampuan luar biasa jika diberikan peluang dan dukungan yang tepat.
Sarapan berkualitas untuk berkontribusi pada peningkatan prestasi akademis dan potensi mereka. Menurut Wapres, upaya tersebut sejalan dengan misi Astacita.
Pada Kamis (21/11/2024), Wapres Gibran juga meninjau pelaksanaan uji coba program makan bergizi gratis di SMKN 3 Tangerang, Kota Tangerang, Banten. Kepada Wapres, salah satu siswi lantas mengungkapkan kegembiraannya dan bertanya kepada Gibran apakah program makan bergizi gratis bisa terus berlanjut. Menanggapi pertanyaaan siswi tersebut, Wapres Gibran lantas menjawab dengan singkat, tetapi melegakan para siswa.
”Berlanjut di 2025,” katanya.
Dalam kunjungan tersebut, Wapres menekankan bahwa program makan bergizi gratis bukan sekadar penyediaan makanan gratis, melainkan langkah strategis untuk menciptakan generasi yang lebih sehat dan produktif. Ia menyoroti pentingnya sinergi dan keterlibatan berbagai pihak, termasuk sekolah kejuruan seperti SMKN 3 Tangerang dalam mendukung program nasional Presiden Prabowo.
:quality(80):watermark(https://cdn-content.kompas.id/umum/kompas_main_logo.png,-16p,-13p,0)/https://asset.kgnewsroom.com/photo/pre/2024/08/26/dbf1ba20-d600-4ee2-9074-c324ae02db80_jpg.jpg)
Wapres pun memberikan apresiasi kepada SMKN 3 Tangerang atas kontribusinya dalam menyiapkan dan menyajikan 864 paket menu bergizi kali ini yang terdiri dari nasi, ayam teriyaki, tumis buncis wortel bakso, pisang, dan susu. Wapres menilai model pelibatan pendidikan kejuruan pada program pemerintah semacam ini tidak hanya akan mendorong peningkatan kesehatan anak didik, tetapi juga kapasitas pembelajaran bagi siswa.
Muhammad Azhar Malik, seorang siswa di kelas 11 Kuliner 2 menyebut penyediaan makan bergizi gratis dari sekolahnya memperkaya praktik langsung para siswa, khususnya pengalaman menyiapkan makanan sehat dalam jumlah banyak, sekaligus mengemas dan menyajikannya secara higienis. ”Tentu ada banyak pengalaman (yang diperoleh), apalagi menyiapkannya makanan dalam porsi banyak begini,” ucap Azhar Malik.
Melalui kolaborasi multipihak seperti ini, Wapres berharap program makan bergizi gratis dapat menjadi langkah konkret menuju tercapainya visi Indonesia Emas 2045, yaitu bangsa yang sehat dan berdaya saing tinggi.
Wapres pun mengunggah kegiatannya di SMKN 3 Tangerang di laman media sosialnya. ”Meninjau Makan Bergizi Gratis di SMKN 3 Tangerang. Kali ini berbeda karena menu disiapkan dari Dapur Sekolah Kejuruan langsung,” tulisnya, Kamis (21/11/2024).
Dua hari sebelumnya, Selasa (19/11/2024), Wapres Gibran juga meninjau uji coba program makan bergizi gratis di SDN Slipi 15 dan SLBN 5 Jakarta di kawasan Jakarta Barat. Makan siang dengan menu nasi, semur telur, tumis labu siam, tempe, buah semangka, dan susu mendapat sambutan meriah dari para murid. Selain makanan bergizi gratis, Wapres juga membagikan sejumlah tas dan alat tulis.
”Terima kasih, Pak Gibran. Sehat-sehat, ya,” ungkap Bilal, salah satu siswa tunarungu, dengan isyarat tangan, sebagaimana diterjemahkan oleh wali kelasnya.
:quality(80):watermark(https://cdn-content.kompas.id/umum/kompas_main_logo.png,-16p,-13p,0)/https://asset.kgnewsroom.com/photo/pre/2024/11/19/9f705474-d123-42e1-b123-fb8d5444ed82_jpg.jpg)
Dalam kunjungan ke dua sekolah itu, Wapres kembali menekankan pentingnya asupan gizi yang seimbang untuk mendukung pertumbuhan anak. Sebab, sebagai penerus, anak merupakan aset masa depan bangsa. Gizi seimbang yang meliputi asupan karbohidrat, protein, lemak sehat, vitamin, dan mineral yang cukup akan memastikan anak-anak tumbuh menjadi individu yang sehat, tangguh, dan berdaya saing.
Jika Wapres turun lapangan untuk memastikan kesiapan program makan bergizi gratis, Presiden Prabowo Subianto juga memaparkan tentang program makan bergizi gratis ke banyak pemimpin negara selama lawatan 15 hari ke luar negeri. Ketika Presiden Prabowo bertemu Presiden Xi Jinping pada Senin (11/11/2024), Pemerintah China menyatakan akan ikut mendukung pendanaan program makan bergizi gratis.
Dukungan pendanaan ini dimuat dalam ”Food Supplementation and School Feeding Programme in Indonesia”. Kesepakatan itu dibacakan dalam acara penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Pemerintah Indonesia dan China yang disaksikan langsung oleh Prabowo dan Xi Jinping.
Pada pertemuan bersama Presiden Prabowo di Gedung Putih, Washington DC, Amerika Serikat, Selasa (12/11/2024), Presiden Amerika Serikat Joe Biden juga menyampaikan dukungan negaranya terhadap program makan bergizi gratis untuk siswa di sekolah yang dicanangkan Prabowo. Pernyataan Biden ini dimuat dalam Joint Statement atau pernyataan bersama seusai pertemuan Biden-Prabowo yang diunggah di situs resmi Gedung Putih.
”Presiden Biden juga menyatakan dukungannya terhadap program nasional Indonesia untuk menyediakan makanan bergizi dan sehat bagi anak sekolah dan ibu hamil,” demikian tulis Gedung Putih.
Presiden Amerika Serikat Joe Biden juga menyampaikan dukungan negaranya terhadap program makan bergizi gratis untuk siswa di sekolah yang dicanangkan Prabowo.
Ketika menghadiri jamuan santap siang yang digelar oleh Wakil Perdana Menteri Inggris Angela Rayner di Lancaster House, Kamis (21/11/2024), Presiden Prabowo juga menjelaskan rencana program makan bergizi gratis bagi anak-anak Indonesia. Wakil PM Angela Rayner menyatakan sangat terkesan dan akan mencari cara untuk turut berkontribusi membantu Indonesia.
”Dengan Wakil Perdana Menteri, kita membahas beberapa masalah tentang bagaimana saya jelaskan rencana kita untuk menyelenggarakan makan bergizi untuk anak-anak kita. Mereka sangat terkesan dan juga ingin mencari cara serta bentuk untuk membantu kita,” ucap Presiden Prabowo dalam keterangan kepada wartawan.
:quality(80)/https://asset.kgnewsroom.com/photo/pre/2024/11/22/7de7c174-e2cc-4d50-807f-ce3167046da0_jpg.jpg)
Sebelum bertolak ke Inggris, Prabowo juga sempat menyatakan keinginannya untuk mempelajari program makan bergizi gratis yang sukses diterapkan oleh Brasil. Rencana itu disampaikan Prabowo dalam forum bisnis Indonesia-Brasil di Rio de Janeiro, Minggu (17/11/2024).
Presiden Prabowo bahkan akan mengirim tim khusus untuk mempelajari program Brasil ini. ”Saya memberikan makanan gratis kepada setiap anak di Indonesia. Dan dalam hal ini, saya juga ingin belajar dari Brasil yang sudah sukses. Jadi, saya sudah meminta tim saya untuk mengatur dengan investor Anda ke Indonesia,” kata Prabowo.
Prabowo mengungkapkan akan mengerahkan tim guna mempelajari program Makan Bergizi Gratis yang diterapkan di Brasil. ”Kami ingin membentuk tim untuk mempelajari program makanan Brasil ini untuk anak-anak sekolah. Jadi, setelah kecukupan pangan dan makan anak, kita juga menuju kecukupan energi,” kata Prabowo.
Penyediaan makan bergizi gratis memang bermanfaat untuk memastikan siswa mendapatkan asupan. Namun, banyak kelemahan dalam penyediaan makanan dalam kemasan ini. Porsi yang diseragamkan bisa jadi tidak pas untuk siswa. Ada siswa yang memerlukan porsi karbohidrat yang lebih banyak, ada yang tidak.
Karena itu, salah seorang siswa di SMKN 7 Semarang, Dafa Farudin, mengusulkan supaya porsi makanan yang diberikan ditambah. ”Porsi yang saya dapat juga kurang banyak,” ujarnya kendati mengaku senang dengan program makan bergizi gratis (Kompas.id, 22 November 2024).
Selain itu, ahli gizi Oky Setiarso pernah mengingatkan supaya program ini juga menggunakan bahan pangan lokal, mengedepankan petani dan pekerja lokal, serta meningkatkan ekonomi daerah tersebut. Karena itu, alangkah baiknya bila anggaran makan siang dikelola sekolah melalui kantin yang layak, baik higienitas maupun sanitasinya, serta memiliki koki yang memahami menu dan gizi seimbang.
Untuk itu, selain harus mempersiapkan kantin dan koki, perlu juga diperhatikan mekanisme pemantauan program ini di setiap sekolah.
:quality(80):watermark(https://cdn-content.kompas.id/umum/kompas_main_logo.png,-16p,-13p,0)/https://asset.kgnewsroom.com/photo/pre/2024/10/16/a89ec11a-9346-4260-a9ab-d875e7a24fac_jpg.jpg)
Penulis:
Nina Susilo, Mawar Kusuma WulanEditor:
Madina Nusrat