LKG BRI Indonesia Belum Dapat Hadangan Berarti di Babak 128 Besar

Perjalanan LKG BRI Indonesia berlanjut ke babak 64 besar. Selanjutnya, ”Laskar Kera Sakti” akan hadapi Skiljebo SK, Kamis malam WIB.

17 Jul 2025 17:12 WIB · Olahraga

Oleh Muhammad Ikhsan Mahar dari Gothenburg, Swedia

GOTHENBURG, KOMPAS — LKG BRI Indonesia melalui langkah awal di babak gugur kategori Boys15 (B15) Piala Gothia 2025 dengan mulus. Kemenangan 5-0 atas duta tuan rumah, IF Brommapojkarna, Kamis (17/7/2025) pagi waktu setempat atau siang WIB, di Lapangan Kviberg 25, Gothenburg, Swedia, memastikan langkah ke babak 64 besar.

”Laskar Kera Sakti” akan menghadapi tim Swedia lainnya, Skiljebo SK, di babak 64 besar atau Final 32. Laga itu berlangsung di Lapangan Kviberg 21, Kamis pukul 21.50 WIB.

Lima gol yang dihasilkan skuad LKG BRI Indonesia dibuka melalui sepakan keras kaki kiri gelandang serang dan kapten Oksal Kristian Gani dari luar kotak penalti di menit ke-10. Lima menit berselang, Rayina Pamungkas, penyerang sayap, menggandakan keunggulan tim.

Di babak kedua, tepatnya menit ke-41, Oksal mencatatkan brace atau dua gol melalui eksekusi tendangan bebas. Kemudian, Aldo Julian Al Ajri dan Dimas Anggara masing-masing mengunci kemenangan LKG BRI Indonesia pada menit ke-44 dan ke-59.

Penyerang LKG BRI Indonesia, M Akbar Ramadhan, berusaha menghindari penjagaan pemain IF Brommapojkarna pada babak 128 besar kategori Boys15 Piala Gothia 2025, Kamis (17/7/2025), di Lapangan Kviberg 25, Gothenburg, Swedia. "Laskar Kera Sakti" unggul 5-0 dan akan menghadapi Skiljebo SK di babak 64 besar.

Dengan hasil itu, LKG BRI Indonesia sudah dinanti oleh Skiljebo yang memenangi derbi Swedia kontra Djurgardens dengan skor telak 6-1. Serupa dengan Laskar Kera Sakti, Skiljebo juga lolos ke fase gugur dengan predikat juara grup. Mereka juga selalu menang pada empat pertandingan beruntun.

Oksal bersyukur bisa memberikan sumbangan gol untuk kemenangan timnya. Ia mengatakan, kemenangan atas Brommapojkarna masih langkah paling awal bertarung di fase gugur.

”Kami tidak ingin berpuas diri. Sudah ada satu pertandingan menanti. Tujuan kami bermain maksimal tanpa kesalahan untuk melanjutkan tren kemenangan dan melaju ke laga besok (Jumat),” kata Oksal seusai laga.

Oksal bermain dengan peran sedikit berbeda di babak 128 besar. Ia diturunkan sebagai penyerang sayap. Posisi itu membantunya bisa melakukan penetrasi di sisi lapangan untuk membongkar pertahanan lawan.

Di lini tengah, duet Luthfi Helmi Hanafi dan Radhitya Javas Nugrah mengisi pos gelandang serang. M Hazwan Haidar bermain sebagai gelandang bertahan.

Pelatih LKG BRI Indonesia Tb Wahyudin Syah mengatakan, anak asuhannya menjalankan rencana permainan dengan baik. Selain menang dan mencetak gol banyak, Wahyu menuturkan, tidak ada pemain yang mengalami cedera berarti.

”Saya meminta pemain untuk memanfaatkan jeda pertandingan untuk pemulihan mereka. Makan dan beristirahat penting dilakukan mereka sebelum bersiap untuk gim kedua hari ini (Kamis),” ucap Wahyu.

Gelandang bertahan LKG BRI Indonesia, Militi Setiawan Sitompul, melindungi penguasaan bola dari hadangan pemain IF Brommapojkarna pada babak 128 besar kategori Boys15 Piala Gothia 2025, Kamis (17/7/2025), di Lapangan Kviberg 25, Gothenburg, Swedia. "Laskar Kera Sakti" unggul 5-0 dan akan menghadapi Skiljebo SK di babak 64 besar.

Setelah pertandingan, pemain Laskar Kera Sakti langsung kembali ke asrama mereka di Gamlestadskollan. Perjalanan dari lapangan ke asrama sekitar 20 menit. Itu dihitung kombinasi jalan kaki dan durasi perjalanan trem.

Laga babak 64 besar akan menjadi kesempatan penting bagi skuad LKG BRI Indonesia. Pasalnya, kemenangan atas Skiljebo akan membuat Laskar Kera Sakti berlaga di kawasan Heden yang menjadi pusat Piala Gothia.

Pertandingan babak 32 besar akan digelar di Arena SKF yang merupakan salah satu arena pertandingan utama di Piala Gothia. Selain disaksikan pendukung dan penonton netral, para pemain juga berkesempatan disaksikan para pemandu bakat karena pertandingan di Arena SKF bisa disaksikan oleh para pelatih dan pemandu bakat yang biasanya berkumpul di leaders lounge.

Pada empat dari lima pertandingan, LKG BRI Indonesia bermain di kawasan Lapangan Kviberg. Arena itu merupakan wilayah pertandingan terbesar di Piala Gothia 2025 dengan keberadaan 22 lapangan.

Benturan fisik

Pertandingan menghadapi Brommapojkarna menjadi simulasi bagi Laskar Kera Sakti untuk menghadapi lawan yang gemar melakukan duel fisik. Keunggulan fisik dimanfaatkan pemain-pemain Swedia melakukan kontak dengan pemain terbaik Liga Kompas U-14 Powered by BRI musim 2024-2025.

Rayina sempat terjatuh akibat hidungnya terkena sikutan pemain Brommapojkarna, Dirdik Torkelson. Darah keluar dari hidung dan bibir bagian bawah Rayina juga terluka. Akibat pelanggaran itu, wasit menghukum Torkelson dengan kartu kuning.

”Saya sudah lewati dia, tetapi tangannya mengayun ke arah wajah saya. Sakit banget. Alhamdulillah, saya bisa lawan rasa sakit itu dan akhirnya bisa mencetak gol,” ujar Rayina yang berstatus pencetak gol terbanyak Liga Kompas U-14 2024-2025.

Oksal Kristian Gani, gelandang serang LKG BRI Indonesia, melakukan perebutan bola dengan bek IF Brommapojkarna di babak 128 besar kategori Boys15 Piala Gothia 2025, Kamis (17/7/2025), di Lapangan Kviberg 25, Gothenburg, Swedia. "Laskar Kera Sakti" unggul 5-0 dan akan menghadapi Skiljebo SK di babak 64 besar.

Selain kontak fisik, para pemain lawan juga gemar melakukan provokasi dengan teriakan. Hal itu sempat membuat gugup skuad Laskar Kera Sakti pada lima menit awal.

Setelah Oksal mencetak gol pertama, para pemain LKG BRI Indonesia bisa bermain lebih tenang. Bahkan, pada babak kedua, Laskar Kera Sakti mengurung pertahanan lawan setengah lapangan.

Itu ditunjukkan dari delapan peluang yang tercipta pada babak kedua. Sebelum turun minum, LKG BRI Indonesia mencatatkan enam peluang. Adapun kesempatan terbaik Brommapojkarna tercipta di menit ke-16 ketika sepakan penyerang mereka mengenai mistar.


Kerabat Kerja

Penulis:

Muhammad Ikhsan Mahar dari Gothenburg, Swedia
 | 

Editor:

Prasetyo Eko Prihananto