Tim LKG BRI Indonesia Matangkan Rencana Permainan untuk Piala Gothia 2025

Piala Gothia edisi 50 tahun akan digelar 14-20 Juli. LKG BRI Indonesia tergabung di Grup 29 Boys 15 bersaing dengan dua tim Swedia dan satu duta Inggris.

21 Jun 2025 18:54 WIB · Olahraga

Oleh Muhammad Ikhsan Mahar

BOGOR, KOMPAS — Demi mengejar prestasi maksimal di Piala Gothia 2025, tim LKG BRI Indonesia telah fokus mematangkan rencana permainan pada masa akhir pemusatan latihan di Cisarua, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, yang berakhir, Senin (23/6/2025). Dua laga uji coba yang telah dijalani berakhir dengan kemenangan meyakinkan.

Sudah enam hari sebanyak 18 pemain LKG BRI Indonesia yang bakal menjadi satu-satunya duta Indonesia pada kategori Boys 15 (putra berusia 15 tahun) di Piala Gothia 2025 berlatih intensif. Hawa sejuk kawasan puncak yang setiap sore diselimuti kabut memberikan gambaran kepada pemain untuk mempersiapkan iklim mild atau sedang di Gotheburg, Swedia.

Selain itu, mereka juga mulai dibiasakan untuk lepas dari nasi sebagai sumber utama karbohidrat. Kentang, ubi, pasta, spageti, roti, dan oat menjadi substitusi bagi nasi. Telur, daging, dan sayuran selalu hadir dalam menu makanan selama pemusatan latihan demi hadirnya keseimbangan gizi bagi skuad ”Laskar Kera Sakti”.

Penyerang sayap LKG BRI Indonesia, M Fauzan Alhadar, menggiring bola setelah melewati pemain SSB Indonesia Muda Bogor pada laga uji coba di Bromelia Sport Center, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (21/6/2025). LKG BRI Indonesia jalani laga uji coba sebagai persiapan bertarung di Piala Gothia 2025, Juli nanti.

Persiapan faktor nonteknis itu menjadi pelengkap dari pematangan teknis yang meliputi taktik permainan. Latihan individu kepada pemain untuk bermain di dua posisi berbeda, kecuali penjaga gawang, membuka kekayaan variasi formasi yang bisa dimainkan di Piala Gothia 2025 yang dikenal sebagai ”piala dunia remaja”.

Formasi utama tim LKG BRI Indonesia, yang dilatih duet pelatih Tb Wahyudin Syah dan Eddy serta dibantu analisis Tim 11, ialah 4-3-3. Formasi lain yang dicoba kepada pemain pada sesi latihan sejak Kamis (19/5/2025) adalah 4-2-1-3, 4-4-2, 3-4-3, dan 5-3-2.

Penggunaan formasi itu disesuaikan untuk menghadapi lawan-lawan dengan karakter berbeda. Meskipun berfilosofi bermain menyerang dengan bola-bola pendek, LKG BRI Indonesia juga mempersiapkan diri untuk tampil dengan gaya pragmatis ketika menjalani laga dengan lawan yang memiliki kemampuan ofensif lebih baik.

Perubahan formasi itu dicoba pada laga uji coba menghadapi SSB Indonesia Muda Bogor, Sabtu (21/6/2025) siang, di Bromelia Sport Center, Bogor, Jabar. Laga latih tanding itu berlangsung 3 x 25 menit.

Pertandingan sempat dihentikan ketika babak pertama baru berjalan 8 menit akibat kabut yang membatasi jarak pandang. Lapangan sempat benar-benar terlihat putih sehingga jarak pandang hanya 1 meter. Suasana itu berjalan sekitar 10 menit.

Jadwal laga LKG BRI Indonesia pada Grup 29 kategori Boys-15 Piala Gothia 2025.

Pada babak pertama, LKG BRI Indonesia mengandalkan formasi 4-3-3. Dalam pertandingan itu, skuad Laskar Kera Sakti hanya tampil dengan 17 pemain. Sebab, gelandang Lutfi Helmi mengalami kaki terkilir pada sesi latihan, Sabtu pagi.

Tanpa Lutfi yang menjadi opsi di pos gelandang serang, trio lini tengah diisi oleh M Hazwan Haidar, Aldo Julian Al Ajri, dan Oksal Kristian Gani. Hazwan berperan sebagai nomor enam yang menjadi penyaring transisi lawan serta penyambung lini pertahanan dan serangan.

Motor serangan berada dari kreativitas kaki Oksal dan Aldo. Pressing dan benturan fisik yang dilakukan tim Indonesia Muda Bogor sempat menyulitkan Laskar Kera Sakti mengembangkan permainan.

Meski begitu, melalui proses serangan yang diawali Hazwan, LKG BRI Indonesia bisa unggul di pengujung babak pertama melalui sepakan penyerang sayap Muhammad Fadlan. Di babak kedua, laga berjalan tanpa menghadirkan gol.

Gawang LKG BRI Indonesia sempat menghadapi dua sepakan lawan yang bisa diantisipasi oleh kiper Fazil Darvesh. Pada paruh kedua gim, LKG BRI Indonesia bermain dengan dua gelandang bertahan, yakni Hazwan dan Milito Setiawan Sitompul.

Oksal Kristian Gani, gelandang serang LKG BRI Indonesia, mempertahankan penguasaan bola dalam tekanan pemain SSB Indonesia Muda Bogor pada laga uji coba di Bromelia Sport Center, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (21/6/2025). LKG BRI Indonesia jalani laga uji coba senagai persiapan bertarung di Piala Gothia 2025, Juli nanti.

Permainan menyerang lebih baik ditampilkan Dek Mang Pamungkas dan kawan-kawan pada babak ketiga. Bermain tanpa bek sayap dan penyerang tengah murni, LKG BRI Indonesia menambah dua gol.

Gol kedua dicetak lewat eksekusi penalti M Akbar Ramadhan. Wasit menunjuk titik putih setelah pemain Indonesia Muda Bogor menekel penyerang sayap, M Fauzan Alhadar, yang lolos di kotak penalti melalui akselerasi individu.

Adapun gol ketiga LKG BRI Indonesia diciptakan oleh Dimas Anggara setelah menerima asis Akbar. Dimas, yang berposisi asli di bek sayap kiri, mulai terbiasa bermain sebagai penyerang.

Di sisi lain, Akbar, satu-satunya penyerang tengah di skuad LKG BRI Indonesia, tampil lebih berbahaya di posisi penyerang sayap kanan. Kepercayaan diri dan kemampuan dribel pemin asal Cipta Cendikia itu menambah tebal kekuatan utama Laskar Kera Sakti dari sisi sayap.

Bermain di sisi sayap membuat Akbar bisa lebih leluasa bergerak dan mencari ruang. Hal itu berbeda ketika tampil di sisi tengah karena harus berhadapan dengan dua bek tengah lawan. Dalam dua uji coba terakhir kontra Dewa United U-16 dan Indonesia Muda Bogor, Akbar menjadi satu-satunya pemain konsisten mencetak gol.

”Tidak kagok main di sayap. Demi kebutuhan tim, saya siap bermain di posisi mana pun untuk membantu tim mencetak gol,” ujar Akbar yang mencetak sembilan gol di Liga Kompas U-14 Powered by BRI 2024-2025.

M Akbar Ramadhan, penyerang LKG BRI Indonesia, menggiring bola di tengah kawalan pemain SSB Indonesia Muda Bogor pada laga uji coba di Bromelia Sport Center, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (21/6/2025). LKG BRI Indonesia jalani laga uji coba senagai persiapan bertarung di Piala Gothia 2025, Juli nanti.

Lawan iseng

Fazil mendapat tantangan lebih baik dibandingkan menghadapi tim U-16 Dewa United, Rabu (18/6/2025) kemarin. Meskipun kemasukan satu gol kontra Dewa, Fazil menghadapi lebih banyak tekanan dan tembakan akurat pada laga uji coba kedua.

”Bersyukur bisa membuat penyelamatan. Saya tidak hitung berapa kali tadi melakukan tangkapan, tetapi lebih banyak dibandingkan melawan Dewa,” kata Fazil yang berasal dari Oneway Soccer School.

Lebih lanjut, Fazil menilai, Indonesia Muda Bogor merupakan tim berkarakter iseng. Sebab, mereka kerap melakukan aksi tambahan pada duel-duel fisik. Kondisi itu kontras dengan laga menghadapi Dewa Unioted yang amat minim adanya kontak fisik antarpemain.

”Kami harus bersiap menghadapi berbagai karakter lawan di Swedia,” ucapnya.

Bek sayap kiri LKG BRI Indonesia, Dimas Anggara, melakukan tembakan di depan gawang SSB Indonesia Muda Bogor pada laga uji coba di Bromelia Sport Center, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (21/6/2025). LKG BRI Indonesia jalani laga uji coba senagai persiapan bertarung di Piala Gothia 2025, Juli nanti.

LKG BRI Indonesia akan memulai tirai persaingan pada Piala Gothia 2025 dengan mengahadapi tim tuan rumah, AFC Eskilstuna, Senin (14/7/2025) pukul 16.50, di Lapangan Kviberg 11.

Pertandingan kedua menghadapi Prep Schools District asal Inggris, Selasa (15/7/2025) pukul 20.30 WIB, di Lapangan Valhamra IP. Adapun gim terakhir Grup 29 babak penyisihan berlangsung Rabu (16/7/2025) pukul 15.00 WIB, kontra wakil Swedia lainnya, Ojersjo IF 1.

LKG BRI Indonesia akan memperebutkan dua tiket ke fase gugur, tepatnya babak playoff A. Fase gugur akan digelar mulai Rabu hingga Minggu (16-20/7/2025).


Kerabat Kerja

Penulis:

Muhammad Ikhsan Mahar
 | 

Editor:

Prasetyo Eko Prihananto
 | 

Penyelaras Bahasa:

Rosdiana Sitompul