Longsor terjadi di jalur Mojokerto-Batu. Selain menutup akses, longsor juga memakan korban jiwa. Satu korban ditemukan meninggal.
03 Apr 2025 19:54 WIB · Nusantara
BATU, KOMPAS — Longsor terjadi di jalur penghubung Kota Batu ke Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, tepatnya di jalan raya Pacet-Sumberbrantas Kilometer 69+500 di daerah Watutumpang, Cangar, masuk wilayah Mojokerto, Kamis (3/4/2025).
Hingga berita ini ditulis, satu korban terkonfirmasi meninggal akibat peristiwa itu. Korban merupakan pengendara mobil yang tengah melintas dan identitasnya belum diketahui. Saat itu juga korban dilarikan ke rumah sakit di wilayah Mojokerto.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Timur Satriyo Nurseno membenarkan adanya peristiwa itu. Menurut dia, satu korban telah ditemukan. Korban berada di dalam mobil Avanza warna hitam yang tertimbun longsoran.
Adapun untuk jumlah total korban, Satriyo belum bisa memastikan. ”Jumlah korban (total) masih belum diketahui karena tidak ada yang tahu (jumlah) penumpang di R4 (kendaraan yang tertimbun longsor),” ujarnya melalui Whatsapp, Kamis malam.
Diperkirakan ada dua mobil dan satu sepeda motor yang terjebak di bawah longsoran. Dua mobil yang dimaksud adalah Avanza dan Daihatsu Gran Max. Tebal longsoran mencapai 1,2 meter dengan panjang 30 meter. Bukit di sisi kanan Km 69+500 longsor hingga menutup lajur jalan.
Dari keterangan yang berhasil dikumpulkan, longsor terjadi pukul 11.30. Saat itu, wilayah Cangar-Pacet turun hujan dengan intenstitas tinggi. Hujan dengan intensitas tinggi dalam beberapa hari terakhir menyebabkan kondisi tanah jenuh.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2025/04/03/3cac8fa14a04c36c6a5808f92aee1a56-20250403wer1.jpeg)
Penanganan longsor, menurut Satriyo, dilakukan melalui dua arah, yakni Mojokerto dan Batu. Pencarian dilakukan Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Provinsi Jatim, BPBD Kabupaten Mojokerto, dan BPBD Kota Batu serta perangkat setempat. Sejumlah elemen seperti Unit Siaga SAR Malang Raya, TNI/Polri, dan sukarelawan lain juga terlibat.
Jumlah korban masih belum diketahui karena tidak ada yang tahu penumpang di kendaraan yang tertimbun longsoran.
Akibat longsor ini, jalur Batu-Mojokerto putus dan tidak bisa dilewati. Pihak kepolisian pun menutup sementara jalur tersebut. Jalur Pacet-Cangar merupakan jalan alternatif dari Batu menuju Mojokerto dan sebaliknya. Jalur ini melalui Taman Hutan Raya R Soerjo. Jalur ini ramai dilalui pengendara saat libur panjang Lebaran seperti saat ini, selain memutar melalui Kandangan di Kediri atau Malang.
Unit Pelaksana Teknis Pengelolaan Jalan dan Jembatan (UPT PJJ) Mojokerto melalui TRC bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Mojokerto dan UPT PJJ Malang menangani titik longsor dan evakuasi menggunakan ekskavator.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2025/04/03/134f3a90cb2cf0312db34895289ab07e-20250403wer3.jpeg)
Sementara itu, Kepala Polres Batu Ajun Komisaris Besar Andi Yudha Pranata mengimbau masyarakat agar tidak melintasi jalur Cangar-Pacet menyusul longsor yang terjadi karena kondisi jalan masih tertutup lumpur, tanah, dan dahan pohon.
Untuk mengantisipasi kepadatan lalu lintas, terutama dengan jumlah wisatawan yang mencapai 25.000 orang, polisi melakukan pengalihan jalur.
”Kami meminta wisatawan tidak melewati jalur tersebut selama proses pembersihan berlangsung. Personel Satuan Lalu Lintas Polres Batu berada di lokasi guna membantu pengaturan lalu lintas dan memberikan edukasi kepada masyarakat,” ucapnya.
Proses evakuasi dan penanganan longsor dihentikan sementara pada Kamis petang lantaran kondisi cuaca memburuk, hujan, dan minim penerangan. Proses evakuasi dan penanganan akan dilanjutkan kembali Jumat pagi.
Penulis:
Defri WerdionoEditor:
Siwi Yunita Cahyaningrum