Anutin Charnvirakul pernah menjadi sekutu di partai politik Thaksin Shinawatra lalu pindah partai. Pebisnis konstruksi itu dikenal dengan nama panggilan "Si Tikus"
05 Sep 2025 18:30 WIB · Internasional
BANGKOK, JUMAT — Parlemen Thailand memilih Ketua Partai Bhumjaithai, Anutin Charnvirakul (58), menjadi perdana menteri. Ia menggantikan Paetongtarn Shinawatra yang resmi dicopot dari kursi PM Thailand pada 29 Agustus 2025.
Dalam pemilihan pada Jumat (5/9/2025), Anutin berhadapan dengan Chaikasem Nitisiri dari Partai Pheu Thai (Thai Bergerak Maju). Pheu Thai merupakan partai terbaru keluarga Thaksin Shinawatra setelah Partai Thai Rak Thai (Thai Cinta Thai) dan Partai Phak Phalang Prachachon (PPP) atau Partai Kekuatan Rakyat (PKR) dibubarkan beberapa tahun lalu.
Sebelum bergabung dengan Partai Bhumjaithai (Bangga Menjadi Thai), Anutin jadi politisi Thai Rak Thai yang dibentuk Thaksin. Thaksin merupakan ayah Paetongtarn.
Aktivitas di Thai Rak Thai membuat Anutin dilarang berpolitik lima tahun sampai 2012. Kini, Anutin mengalahkan Chaikasem dalam memperebutkan suara 492 anggota parlemen.
Anutin dipastikan menang setelah penghitungan menunjukkan sedikitnya 247 anggota parlemen memilih dirinya. Dukungan terbesar didapat Anutin dari Partai Phak Phalang Prachachon, kubu oposisi yang punya 143 kursi di parlemen. PPP merupakan kelanjutan dari Partai Phak Anakhot Mai (Partai Masa Depan Maju) bentukan konglomerat Thanathorn Juangroongruangkit.
Setelah PAM dibubarkan pada 2020, politisinya membentuk Phak Kao Klai (Partai Pergerakan Maju). Lagi-lagi, Phak Kao Klai dibubarkan lalu dibentuk Phak Prachachon. Meski punya kursi terbanyak di parlemen, Phak Prachachon tidak jadi bagian pemerintahan.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2025/09/05/92b83eb26acd405a4ea61cef3b5d8da1-wires_photo_2025_09_05T171152.868.jpg)
Beberapa pekan lalu, Phak Prachachon bersepakat dengan Bhumjaithai. Initinya, Phak Prachachon akan mendukung Anutin menjadi PM pengganti Paetongtarn. Syaratnya, Anutin setuju menggelar pemilu paling lambat empat bulan sejak terpilih jadi PM dan mengamendemen konstitusi.
Sejak masih menjadi Phak Anakhot Mai, partai itu menjadikan amendemen konstitusi sebagai salah satu fokus kampanye. Thanathorn yang konglomerat dari Thai Summit Group ingin kekuasaan kerajaan dikurangi.
Adapun Thaksin Shinawatra dan keluarganya berseberangan dengan kubu politik konservatif yang didukung militer Thailand dan dekat dengan Kerajaan Thailand. Thaksin Shinawatra memiliki latar belakang seorang pejabat kepolisian Thailand.
Keluarga Charnvirakul dikenal berbisnis konstruksi. Sementara Anutin dikenal dengan nama panggilan Nooo alias Si Tikus. Ayahnya pernah beberapa hari jadi penjabat PM di tengah krisis politik beberapa tahun lalu. Sebagian krisis itu membuat Anutin dilarang berpolitik.
Selama dilarang berpolitik, Anutin fokus menjadi pilot. Ia punya pesawat dan bandara pribadi. Sebagian pesawat dipakai sendiri dan sebagian lagi disewakan.
Ia dilaporkan kerap memakai pesawatnya untuk mendatangi sejumlah restoran di luar Bangkok. Ia suka makan.
Menurut Bangkok Post, kalau membaca koran, Anutin paling sering ke bagian ulasan makanan dan restoran. Bahkan, ia mengaku tidak betah membaca rubrik lain di koran.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2025/09/05/14ad794aecc35641f52ba59b7c292759-wires_photo_2025_09_05T171123.280.jpg)
Anutin dan Thaksin sekutu lama. Awal karier politik Anutin di mulai dengan jadi staf khusus Menteri Luar Negeri Thailand pada 1996-1997. Setelah itu, ia menjadi stafsus Menteri Perdagangan Thailand pada 1998-1999.
Setelah Thaksin jadi PM, karir Anutin melonjak. Ia menduduki sejumlah kursi wakil menteri pada 2004-2006.
Waktu Thai Rak Thai dibubarkan, sebagai petinggi partai, Anutin terimbas. Ia dilarang ikut pemilu dan memegang jabatan di partai selama lima tahun.
Setelah larangan dicabut, ia pindah ke Bhumjaithai. Partai itu dibentuk sebagian kader Thai Rak Thai. Begitu masuk Bhumjaithai, Anutin langsung menjadi ketua partai sampai sekarang. Ia menggantikan ayahnya, Chavarat Charnvirakul.
Sebagai ketua, Anutin membawa Bhumjaithai bolak-balik berkoalisi dengan partai-partai yang terhubung dengan Thaksin.
Selepas pemilu 2023, koalisi itu mengantar politisi-politisi Pheu Thai jadi PM. Pada Juni 2025, di tengah kemelut Kamboja-Thailand, Anutin menarik dukungan Bhumjaithai dari koalisi penyokong Paetongtarn.
Keputusannya membuat pemerintahan Paetongtarn goyah. Perjudiannya berhasil. Seperti PM lain dari partai bentukan Thaksin, Paetongtarn akhirnya dicopot Mahkamah Konstitusi. Thailand harus memilih PM baru dan Anutin terpilih. (AP/AFP/REUTERS)
Penulis:
Iwan SantosaEditor:
Kris MadaPenyelaras Bahasa:
Apolonius Lase