Martabat Real Madrid Kukuh di Bergamo

Real Madrid memberikan kekalahan perdana bagi Atalanta di Eropa. Tiga bintang terbaik ”Los Blancos” membuktikan kualitas mereka.

11 Des 2024 06:46 WIB · Olahraga

Oleh Muhammad Ikhsan Mahar

BERGAMO, RABU — Real Madrid menyajikan performa klinis demi mengukuhkan martabat mereka di Liga Champions dengan menumbangkan Atalanta, 3-2, Rabu (11/12/2024) dini hari WIB, di Stadion Gewiss. Peluang ”Los Blancos” untuk menembus delapan besar dan lolos langsung ke babak 16 besar masih terbuka.

Pemilik 14 gelar juara Liga Champions itu tak perlu banyak peluang untuk mempertahankan rekor 100 persen kemenangan atas Atalanta di ajang Eropa. Kylian Mbappe membuka keunggulan pada menit ke-10 melalui sepakan keduanya di gim itu. Kemudian, Vinicius Junior (56’) dan Jude Bellingham (59’) menegaskan keunggulan Real hanya melalui sepakan pertama yang mereka dapatkan.

Atalanta sempat mengimbangi perlawan Real berkat eksekusi penalti gelandang serang, Charles De Ketelaere, pada menit 45+2. Pemain menyerang ”La Dea” lainnya, Ademola Lookman, sempat meningkatkan asa tim tuan rumah melalui gol ketika laga memasuki 65 menit.

Keunggulan atas Bergamo membawa Real naik lima peringkat ke posisi ke-18 dengan koleksi sembilan poin. Los Blancos hanya berjarak tiga poin dengan Bayern Muenchen di peringkat kedelapan yang merupakan batas akhir zona delapan besar.

Dengan hanya berjarak tiga poin untuk duduk di posisi yang bermakna tiket langsung ke perdelapan final, kans Real terbuka lebar untuk terus membenahi ranking. Syaratnya, mereka wajib menyapu bersih dua gim tersisa dengan kemenangan.

Pertandingan akhir fase liga kompetisi antarklub terelite Eropa itu akan berlanjut pada Januari 2025. Real bakal menghadapi dua tim yang tidak masuk kategori raksasa Eropa, yaitu RB Salzburg dan Brest.

Penyerang Real Madrid, Kylian Mbappe, merayakan gol yang dicetaknya ke gawang Atalanta pada laga Liga Champions di Stadion Gewiss, Bergamo, Rabu (11/12/2024) dini hari WIB. Real menang dengan skor 3-2.

”Kami meraih kemenangan sangat penting karena belum ada tim yang menang di sini (Bergamo). Kami harus siap menderita di Liga Champions. Situasi masih rumit untuk menembus delapan besar, tetapi kami masih memiliki dua gim menentukan,” kata Pelatih Real Carlo Ancelotti dilansir Marca

Sementara itu, rekor belum terkalahkan Atalanta di Liga Champions sirna di kaki ”raja Eropa”. Hasil nirpoin perdana menyebabkan La Dea tersisih dari zona delapan besar. Koleksi 11 poin dari enam laga membawa Atalanta duduk di peringkat kesembilan.

Posisi Atalanta bisa lebih merosot jika beberapa tim di bawah mereka, misalnya Arsenal, AS Monaco, Benfica, dan AC Milan, menang pada pertandingan keenam mereka yang berlangsung pada Kamis (12/12/2024) dini hari WIB.

Terlepas dari peringkat, Atalanta sekali lagi masih gagal menaklukkan Real. Pada empat duel kontra Real, Atalanta dua kali tumbang di rumah sendiri. Sebelum takluk 2-3 pada musim ini, mereka takluk 0-1 pada babak 16 besar edisi 2020-2021.

Dua kekalahan lain tercipta di laga kedua 16 besar 2020-2021 dengan skor 1-3 di Santiago Bernabeu, lalu tumbang 0-2 pada Piala Super Eropa 2024.

Pelatih Atalanta Gian Piero Gasperini menuturkan, hasil kekalahan itu tidak menunjukkan timnya memiliki kualitas lebih rendah dari Real. Menurut dia, Atalanta menampilkan performa kelas tinggi yang bisa bersaing dengan tim-tim besar Eropa.

Penyerang Atalanta, Ademola Lookman (tengah), menendang bola saat laga Liga Champions lawan Real Madrid di Stadion Gewiss, Bergamo, Rabu (11/12/2024) dini hari WIB.

”Kami memang kalah dari hasil, tetapi tidak dalam permainan. Laga ini membantu kami membuat peningkatan kecil,” ucapnya, seperti dikutip La Gazzetta dello Sport.

Tidak adil

Atalanta yang memulai laga dengan bekal positif sebagai pemuncak klasemen sementara Liga Italia sejatinya menerima hasil tidak adil. Catatan angka di papan skor tidak menggambarkan situasi pertandingan yang sesungguhnya.

Atalanta tampil lebih dominan menyerang. Meskipun sempat mencatatkan penguasaan bola seimbang hingga menit ke-70, La Dea mengurung pertahanan Real pada 20 menit akhir pertandingan. Alhasil, catatan penguasaan bola Atalanta unggul menjadi 56 persen.

Atalanta mengkreasi 20 tembakan, sedangkan Real hanya hasilkan 10 tembakan. Dari produksi peluang itu, Atalanta hasilkan 2,94 expected goals (xG) yang seharusnya bisa mencetak tiga gol.

La Dea memiliki peluang terbaik pada pengujung laga, tepatnya menit 90+4, ketika umpan silang Lookman disambut sontekan Mateo Retegui di muka gawang Real.

Namun, sentuhan Retegui justru menyebabkan bola melayang di atas mistar gawang. Peluang itu memiliki kemungkinan gol mencapai 84 persen yang menjadi peluang terbaik tim tuan rumah.

Pelatih Real Madrid Carlo Ancelotti memberikan instruksi kepada pemainnya saat laga Liga Champions melawan Atalanta di Stadion Gewiss, Bergamo, Rabu (11/12/2024) dini hari WIB.

Gasperini pun seakan tidak percaya Retegui yang telah mencetak 14 gol di musim ini gagal mencetak gol dalam situasi itu. Wajahnya lebih menunjukkan ekspresi terkejut dibandingkan dengan kecewa.

”Kedua tim bermain baik dengan tidak membuang-buang waktu. Ini adalah sajian laga yang luar biasa karena tim yang bertarung mengejar kemenangan dengan kekuatan masing-masing,” kata Gasperini.

Adapun Real tampil klinis dengan tidak membuang-buang peluang ketika kesempatan tiba. Tiga gol yang dihasilkan pemain terpenting Real musim ini tercipta saat mereka memiliki ruang tembak di zona pertahanan Atalanta.

Performa menyerang Real pun sangat baik. Itu ditandai dengan koleksi dua gol dari 1,57 xG yang dihasilkan melalui 10 tembakan.

”Sebuah perasaan puas kami rasakan. Hasil ini sangat penting bagi kami setelah menjalani pertandingan yang benar-benar sulit. Kami memahami dengan baik betapa sukarnya menghadapi gaya bermain mereka (Atalanta),” ujar Bellingham kepada TNT Sports.

Meski menang, Real tidak sepenuhnya lepas dari kekhawatiran. Mbappe menderita cedera hamstring di paha kirinya sehingga harus diganti pada menit ke-36. Ancelotti menyebut cedera Mbappe disebabkan kelelahan sehingga bukan masalah serius.


Kerabat Kerja

Penulis:

Muhammad Ikhsan Mahar
 | 

Editor:

Prasetyo Eko Prihananto
 | 

Penyelaras Bahasa:

Kusnadi .