Masuk Tiga Besar, Juventus Enggan Berpuas Diri

Tiga kemenangan beruntun menjadi penutup kiprah Juventus di tahun 2025. Juve mulai konsisten di zona tiga besar.

28 Des 2025 11:18 WIB · Olahraga

Marco Bucco/LaPresse via AP

Oleh Muhammad Ikhsan Mahar

PISA, MINGGU — Juventus menutup tahun 2025 dengan berada di zona tiga besar Liga Italia 2025-2026. Raihan tiga poin dan nirbobol kontra Pisa, Minggu (28/12/2025) dini hari WIB, membantu ”Si Nyonya Besar” menjadi tim kelima yang mengoleksi lebih dari 30 poin.

Bermain di Arena Cetilar, markas Pisa, yang merupakan stadion tertua kedua di Serie A Italia musim ini, Juve tampil tanpa sinar pada satu jam awal laga. Meskipun membawa pulang kemenangan 2-0, Juve sempat mengalami dua peluang tim tuan rumah yang digagalkan tiang gawang.

Peluang Pisa didapatkan melalui tembakan Stefano Moreo pada menit ke-44 dan Matteo Tramoni menit ke-60.

Setelah mendapat efek kejut ganda, Pelatih Juventus Luciano Spalletti melakukan dua pergantian. Edon Zhegrova dan Jonathan David dimasukkan untuk menambah daya serang dengan mengganti Manuel Locatelli dan Lois Openda.

Perubahan demi menyambut setengah jam pamungkas laga berjalan optimal. Memasuki menit ke-65, Si Nyonya Besar baru mendapatkan peluang besar. Tendangan terarah bek Lloyd Kelly membentur tiang.

Italy Serie A Soccer

Juve akhirnya bisa menggetarkan jala gawang Pisa, tim promosi, melalui sontekan bek Pierre Kalulu pada menit ke-73. Juve mengunci tripoin melalui tembakan Kenan Yildiz ketika masa tambahan waktu babak kedua berjalan dua menit.

Kemenangan atas Pisa membantu Juve mengoleksi 32 poin. Untuk sementara, Juve duduk di peringkat ketiga. Mereka melampaui Napoli dengan keunggulan satu poin. Adapun Napoli masih memiliki dua pertandingan lebih sedikit.

Walaupun sudah berada di jalan tepat untuk memenuhi target lolos ke Liga Champions musim depan, Yildiz mengakui timnya menjalani laga di Pisa tidak sempurna. Babak pertama, kata Yildiz, berjalan tidak sesuai harapan.

”Pisa bermain sangat baik, tetapi kami lebih baik selama 90 menit. Kami berusaha lebih menekan setelah turun minum,” kata Yildiz kepada Sky Sport Italia.

Pemain asal Turki itu belum ingin puas dengan koleksi tiga kemenangan beruntun yang diraih di Liga Italia. Yildiz bertekad membantu Juve menyapu bersih dua pertandingan tersisa di putaran pertama musim ini dengan poin sempurna.

Italy Serie A Soccer

Dua pertandingan tersisa Juve di paruh pertama musim ini adalah menyambut Lecce di Stadion Allianz Arena, 4 Januari mendatang. Lalu, Juve akan bertandang ke kandang Sassuolo, tiga hari berselang. Jika merujuk kekuatan tim, Juve seharusnya bisa meraih enam poin tambahan.

”Ini kemenangan penting bagi kami, tetapi masih ada laga-laga tersisa sebelum pertengahan perjalanan musim. Tidak ada pertandingan yang mudah,” ujarnya.

Kalulu menambahkan, ”Saat ini posisi kami sudah cukup baik di klasemen, tetapi hal itu belum menjamin apa pun. Kami harus tetap fokus untuk menyiapkan pertandingan selanjutnya.”

Lecut kepercayaan diri

Spalletti mengakui anak asuhnnya tampil di bawah standar. Menurut dia, Juve bermain dengan tempo sangat lambat, terutama pada akhir babak pertama dan awal paruh kedua pertandingan.

Kondisi itu memaksa Spalletti melakukan perubahan taktik. Pergantian itu, lanjut Spalletti, yang membantu timnya bisa membawa pulang tiga poin.

”Masalah kami adalah kami tim yang sesungguhnya kuat, tetapi kami masih kerap bermain jauh dari kemampuan terbaik. Kami harus konsisten membuktikan bahwa Juve adalah tim tangguh,” ujar Spalletti dilansir Tuttosport.

Italy Serie A Soccer

Mantan pelatih tim nasional Italia itu senang dengan performa individu beberapa pemain. Menurut dia, sejumlah pemain yang tampil dari bangku cadangan mulai memberikan pengaruh penting bagi permainan tim.

Beberapa pemain yang disorot Spalletti adalah Zhegrova, David, dan Fabio Miretti. Juga, Spalletti tidak ketinggalan angkat topi dengan penampilan Khephren Thuram yang bisa menghadirkan keseimbangan dari jantung permainan.

”Saya senang dengan dampak para pemain yang masuk. Thuram perlahan sudah berkembang untuk menyajikan permainan krusial. Kemenangan ini melecut kepercayaan diri tim,” ujar Spalletti.


Kerabat Kerja

Penulis:

Muhammad Ikhsan Mahar
 | 

Editor:

Prasetyo Eko Prihananto
 | 

Penyelaras Bahasa:

Hibar Himawan