BULU TANGKIS

Medali Beregu, Motivasi untuk Amri/Nita

Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah menjalani debut Asian Games dengan menjalani dua pertandingan dalam satu hari. Mereka lolos ke perempat final.

25 Sep 2026 21:30 WIB · Olahraga

Humas PP PBSI

Oleh Yulia Sapthiani

ICHINOMIYA, JUMAT — Medali emas beregu putra dan perunggu beregu putri menjadi motivasi Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah ketika tiba saatnya bertanding di Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Pebulu tangkis ganda campuran ini bertekad menambah medali bagi Indonesia.

Amri/Nita menjadi salah satu wakil tim bulu tangkis Indonesia yang baru kali ini tampil di Asian Games. Penampilan apik ketika mencapai semifinal Kejuaraan Dunia di New Delhi, India, 17-23 Agustus, menjadi modal besar bagi mereka. Pasangan ranking ke-15 dunia tersebut, kemudian, mendapat motivasi tambahan setelah bulu tangkis Indonesia mempersembahkan medali dari beregu.

Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah tampil pada  babak kedua bulu tangkis ganda campuran Asian Games Aichi-Nagoya 2026 di Ichinomiya, Jepang, Jumat (25/9/2026). Amri/Nita menang atas Yuta Watanabe/Maya Tagushi (Jepang).

Nama Amri dan Nita sebenarnya masuk dalam daftar tim di nomor beregu. Ini karena Asian Games memiliki peraturan semua atlet yang bermain pada kategori perorangan didaftarkan juga di beregu. Namun, mereka belum mendapat kesempatan bermain pada persaingan yang berlangsung di Ichinomiya City Municipal Gymnasium, Ichinomiya, Aichi, Jepang, pada 20-24 September. Kesempatan bagi mereka datang pada hari pertama persaingan perorangan, Jumat (25/9/2026).

Amri/Nita bahkan menjadi salah satu peserta yang harus bermain dalam babak pertama dan kedua dalam satu hari. Hanya dua unggulan teratas yang mendapat bye di babak awal, yaitu pasangan China, Feng Yan Zhe/Huang Dong Ping dan Jiang Zhen Bang/Wei Ya Xin, yang bermain satu kali.

Babak pertama melawan Makhsut Tajibullayev/Nargiza Rakhmetullayeva (Kazakhstan), pada Jumat pagi, dijalani tanpa banyak kesulitan. Amri/Nita menang dengan skor 21-7, 21-11.

Quote

Setelah beregu mendapat medali, pastinya kami sangat termotivasi, apalagi ini ’multievent’ empat tahun sekali.

Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah tampil pada  babak kedua bulu tangkis ganda campuran Asian Games Aichi-Nagoya 2026 di Ichinomiya, Jepang, Jumat (25/9/2026). Amri/Nita menang atas Yuta Watanabe/Maya Tagushi (Jepang).

Laga lebih ketat dijalani pada babak kedua ketika berhadapan dengan pemain tuan rumah, Yuta Watanabe/Maya Taguchi, pada sesi sore. Mereka kehilangan gim pertama dengan mudah lalu merebut dua gim berikutnya dalam persaingan ketat. Amri/Nita menang dengan skor 9-21, 21-18, 21-15 dan akan berhadapan dengan Jeong Na-eun/Jo Song-hyun (Korea Selatan) di perempat final.

”Setelah beregu mendapat medali, pastinya kami sangat termotivasi, apalagi ini multievent empat tahun sekali. Kami belum tentu mendapat kesempatan main lagi. Jadi, saya anggap ini Asian Games terakhir saya dan akan mati-matian,” tutur Amri.

Indonesia mendapat emas pertama di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 dari bulu tangkis beregu putra setelah Alwi Farhan dan kawan-kawan mengalahkan China, 3-2, di final. Sementara, perunggu beregu putri didapat berkat hasil semifinal. Dalam perebutan tiket ke final, tim putri kalah dari China 0-3 yang akhirnya menjadi juara.

Nikolaus Joaquin/Siti Fadia Silva Ramadhanti bermain pada babak kedua bulu tangkis ganda campuran Asian Games Aichi-Nagoya 2026 di Ichinomiya, Jepang, Jumat (25/9/2026). Mereka dikalahkan Jhenicha Sujaipraparat/Ruttanapak Oupthong (Thailand).

Dengan dua medali yang didapat dari nomor beregu, Amri bertekad bahwa sektor ganda campuran harus ikut meraih medali. Tanggung jawab tersebut kini ada pada mereka setelah Nikolaus Joaquin/Siti Fadia Silva Ramadhanti kalah dari Jhenicha Sujaipraparat/Ruttanapak Oupthong (Thailand) 24-26, 21-17, 18-21 pada babak kedua. Pada persaingan perorangan, setiap negara hanya boleh mengirimkan dua wakil dari setiap nomor.

Ganda putri juga tinggal berharap pada satu wakil, yaitu Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari, yang menang atas Selvam Kavipriya/Singhi A Simran (India) 21-9, 21-15. Pada babak kedua, mereka akan menantang juara dunia asal Korea Selatan, Lee So-hee/Baek Ha-na.

Febriana/Meilysa selalu kalah dalam tiga pertemuan dengan Baek/Lee termasuk dalam pertemuan terakhir pada perempat final Kejuaraan Dunia. ”Saat itu, mereka sangat siap dalam segala hal, dalam semua pola. Ini yang harus diantisipasi. Sekarang, kami harus recovery yang bagus sambil menonton kembali video permainan mereka,” kata Febriana.

Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari mendapat pengarahan dari pelatih pada babak pertama bulu tangkis ganda putri Asian Games Aichi-Nagoya 2026 di Ichinomiya, Jepang, Jumat (25/9/2026). Febriana/Meilysa mengalahkan Selvam Kavipriya/Singhi A Simran (India).

Wakil lainnya, Rachel Alessya Rose/Febi Setianingrum, tak bisa melanjutkan ke babak berikutnya karena kalah dari Pearly Tan/Thinaah Muralitharan (Malaysia) 13-21, 11-21. Pertandingan tersebut menjadi persaingan di antara dua pasangan ranking sepuluh besar dunia: Rachel/Febi kesembilan, sementara Tan/Muralitharan di posisi kelima.

Tan/Muralitharan belum kembali ke performa terbaik sejak Tan pulih dari cedera pinggang yang dialami saat bermain dalam Kejuaraan Asia di China, April, tetapi mereka tetaplah lawan yang sulit untuk dihadapi. Rachel/Febi belum sekalipun mengalahkan finalis Kejuaraan Dunia 2025 itu dalam empat pertemuan.

Pemain Indonesia lainnya yang tampil Jumat dan memenangi babak pertama adalah Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri dan Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin. Sementara, wakil di nomor tunggal akan memulai penampilan pada Sabtu. Mereka adalah Jonatan Christie, Alwi, Putri Kusuma Wardani, dan Thalita Ramadhani Wiryawan.


Kerabat Kerja

Penulis:

Yulia Sapthiani
 | 

Editor:

Wisnu Aji Dewabrata
 | 

Penyelaras Bahasa:

Hibar Himawan