Megawati Hangestri bergabung dengan pemusatan latihan nasional bola voli putri jelang SEA V League 2025, tetapi kondisinya belum sepenuhnya bugar.
25 Jul 2025 11:52 WIB · Olahraga
JAKARTA, KOMPAS — Setelah absen pada ajang AVC Nations Cup 2025 bulan lalu, Megawati Hangestri Pertiwi bergabung dengan pemusatan latihan nasional timnas bola voli putri Indonesia menjelang SEA V League 2025. Timnas senior ini mematangkan persiapan bersama tim yunior U-21 yang akan menghadapi Kejuaraan Dunia 2025.
Megawati bergabung dengan timnas putri yang menjalani persiapan SEA V League 2025 di Thailand dan Filipina pada Agustus mendatang. Turnamen antarnegara Asia Tenggara ini akan jadi penampilan perdana Megawati bersama timnas tahun ini setelah pada turnamen antarnegara Asia, AVC Women’s Volleyball Nations Cup 2025 di Vietnam, 7-14 Juni, absen.
Megawati izin tak memenuhi panggilan Pengurus Pusat Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PP PBVSI) untuk memperkuat timnas lantaran cedera dan akan melangsungkan pernikahan. Dia kemudian memenuhi janjinya untuk bergabung dengan timnas untuk SEA V League.
Megawati dan kawan-kawan akan memulai perjalanan di SEA V League putaran pertama di Nakhon Ratchasima, Thailand, 1-3 Agustus 2025. Adapun putaran kedua akan digelar di Gimnasium Ninh Binh, Vietnam, 8-10 Agustus 2025.
:quality(80):watermark(https://cdn-content.kompas.id/umum/kompas_main_logo.png,-16p,-13p,0)/https://asset.kgnewsroom.com/photo/pre/2023/06/18/e6be3c9d-9382-4d4e-941b-f5bbca3e5d40_jpg.jpg)
Kendati sudah bergabung dengan timnas, Megawati belum dimainkan ketika melakoni turnamen persiapan bertajuk ”Moji Volley Cup 2025” di Padepokan Voli Jenderal Polisi Kunarto, Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis (24/7/2025). ”Dia belum bugar betul, lebih baik tidak bermain dahulu,” ujar pelatih timnas putri, Octavian, yang memutuskan Megawati untuk berada di bangku cadangan.
Dalam turnamen yang digelar selama empat hari hingga 27 Juli itu, timnas senior bertanding dengan tim U-21 dan dua klub bola voli, Mabes TNI dan O2C Bandung. Pada laga hari pertama, timnas senior dan yunior sama-sama meraih kemenangan meyakinkan.
Tim U-21 mengalahkan Mabes TNI dengan skor telak 3-0 (25-13, 25-21, 25-15). Sementara itu, timnas menundukkan Rajawali O2C Bandung dengan skor 3-0 (25-14, 25-14, 25-21).
Kemenangan tersebut membuat kedua timnas mencatatkan satu kemenangan dan mengoleksi tiga poin dengan rasio set dan rasio poin yang sama. Pada laga selanjutnya, Tim U-21 akan menghadapi Rajawali O2C. Sementara timnas dijadwalkan melawan Mabes TNI.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2025/07/25/f2df590240e0dd45ccd320a539c348cc-bd594f7a_6b52_40a2_b11b_f36db92cb056.jpeg)
Bagi tim U-21, turnamen ini menjadi uji coba terakhir sebelum berlaga pada Kejuaraan Dunia yang digelar di Surabaya, Jawa Timur, mulai 7 Agustus 2025. Sebelumnya, Pelatih U-21 Marcos Sugiyama mengatakan, pihaknya berencana mengajukan uji coba keluar negeri, seperti Thailand atau Filipina, sekaligus bertanding dengan tim negara tersebut.
”Kemungkinan juga timnas Brasil. Saya punya hubungan baik dengan timnas Brasil. Jadi, mereka bisa datang ke sini untuk latihan dan kami bisa menjalani laga persahabatan,” ucap Sugiyama yang berdarah Brasil dan Jepang tersebut.
Namun, Wakil Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBVSI Loudry Maspaitella juga mengungkapkan, akan sulit bagi federasi untuk membawa tim U-21 uji tanding keluar negeri. Paling memungkinkan adalah uji coba di dalam negeri yang akhirnya terwujud lewat turnamen Moji Volley Cup tersebut.
:quality(80):watermark(https://cdn-content.kompas.id/umum/kompas_main_logo.png,-16p,-13p,0)/https://asset.kgnewsroom.com/photo/pre/2025/05/23/754f87d2-87ca-4564-a87f-8b1a4413566c_jpg.jpg)
”Tetap perlu uji coba, selain untuk mengukur kemampuan mereka, supaya mereka juga tidak bosen latihan saja. Apalagi, suasana latihan mereka cukup berat, malah sangat berat,” tutur Loudry.
Penulis:
Rebiyyah SalasahEditor:
Emilius Caesar AlexeyPenyelaras Bahasa:
Galih Rudanto