Lebih dari 1.000 kasus campak terkonfirmasi di Guadalajara, salah satu kota tuan rumah untuk Piala Dunia FIFA 2026.
09 Feb 2026 15:57 WIB · Internasional
AP/Marco Ugarte
Ratusan warga antre di depan tenda-tenda kecil yang berada di Taman Chapultepec, Mexico City, Meksiko, Minggu (8/2/2026). Di dalam tenda para petugas medis sibuk menyiapkan dosis dan menyuntikkan vaksin campak kepada warga yang telah mendapat giliran.
Hari itu merupakan salah satu kegiatan vaksinasi massal dan kampanye penanggulangan wabah campak yang meluas di Meksiko.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/photo/ori/2026/02/09/74b498cc-161d-4922-90a0-9edc752d1f08.jpg)
:quality(80)/https://kompasmedia.site/photo/ori/2026/02/09/c8c52dcf-987c-42c3-bd53-a0ab34764cf8.jpg)
Pada Kamis pekan lalu, otoritas Negara bBagian Jalisco, Meksiko, telah mengeluarkan peringatan kesehatan dan mewajibkan penggunaan masker di sekolah-sekolah. Perintah tersebut dikeluarkan karena wabah campak melanda Guadalajara, ibu kota negara bagian Jalisco.
Guadalajara adalah salah satu kota tuan rumah untuk Piala Dunia FIFA 2026 yang akan berlangsung di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada pada Juni-Juli 2026. Stadion Estadio Guadalajara akan digunakan menggelar pertandingan pembuka dalam Piala Dunia FIFA 2026.
Kewajiban penggunaan masker di Guadalajara akan diberlakukan minimal selama 30 hari ke depan. Selain itu, kegiatan belajar di 15 sekolah di Negara Bagian Jalisco dan Negara Bagian Aguascalientes telah ditangguhkan sementara.
:quality(80)/https://asset.kgnewsroom.com/photo/pre/2026/02/09/e824b99c-162d-41fa-838f-90e0e7ba3c07_jpg.jpg)
:quality(80)/https://kompasmedia.site/photo/ori/2026/02/09/95260bc9-0168-4a1a-94dc-bd0eb55145ea.jpg)
:quality(80)/https://kompasmedia.site/photo/ori/2026/02/09/b08a2205-631b-4200-969e-eb24ae154a5b.jpg)
Organisasi Kesehatan Pan Amerika (PAHO) mengatakan jumlah kasus campak di Meksiko sebagai yang tertinggi di wilayah Amerika dengan 1.981 kasus yang telah dikonfirmasi dan lebih dari 5.200 kasus suspek.
Menurut Pemerintah Meksiko, Negara Bagian Jalisco saat ini menjadi pusat wabah, dengan 1.163 kasus yang dikonfirmasi dan 2.092 kasus suspek pada tahun ini.
Wabah campak di Meksiko dimulai tahun lalu di Negara Bagian Chihuahua utara. Saat itu seorang anak dari komunitas Mennonite jatuh sakit saat mengunjungi kerabatnya di wilayah Texas yang sedang mengalami wabah.
Kasus kemudian meningkat tajam di komunitas Mennonite, dan telah menyebar ke seluruh Meksiko dan menjadi wabah terbesar di negara itu dalam beberapa dekade terakhir. Komunitas Mennonite selama ini memiliki tingkat keraguan yang tinggi akan vaksin.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/photo/ori/2026/02/09/cc6d236a-2148-4b3c-99d4-258faf432c7d.jpg)
Pada November 2025 Kanada kehilangan status bebas campak setelah wabah campak dengan lebih dari 5.000 kasus melanda negara itu. Sementara Amerika Serikat dan Meksiko saat ini sedang menghadapi risiko mengalami nasib yang sama.
Kedua pemerintah telah meminta perpanjangan dua bulan untuk mencoba mengendalikan wabah meski pada Januari 2026 pemerintahan Trump menarik diri dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).
:quality(80)/https://kompasmedia.site/photo/ori/2026/02/09/6f6dd536-5f8f-4136-a075-876451c34346.jpg)
:quality(80)/https://kompasmedia.site/photo/ori/2026/02/09/5a108da9-ebe4-41b3-a8df-547fd93fa945.jpg)
:quality(80)/https://kompasmedia.site/photo/ori/2026/02/09/07438292-3aa7-49a0-869a-1e80dc403206.jpg)
:quality(80)/https://kompasmedia.site/photo/ori/2026/02/09/8b4a0722-4cd1-4fac-a522-940c7bbe136c.jpg)
Pemerintah Meksiko telah menghabiskan waktu berminggu-minggu untuk mendorong penduduk agar dapat menerima vaksinasi campak. Vaksinasi akan diberikan dalam dua dosis. Pemerintah juga menambah lokasi vaksinasi, termasuk di tempat-tempat umum, seperti bandara dan terminal bus. (AP)
Penulis:
Raditya Helabumi JayakarnaEditor:
Siwi Yunita CahyaningrumPenyelaras Bahasa:
Retma Wati