Memori Otot Merino Melindungi Spanyol

Mikel Merino semakin menjiwai peran darurat sebagai penyerang. Dari Arsenal, peran itu terbawa ke timnas Spanyol. Spanyol tidak jadi kalah dari Belanda karena dia.

21 Mar 2025 07:07 WIB · Olahraga

Oleh Kelvin Hianusa

ROTTERDAM, JUMAT — Gelandang Mikel Merino memang baru mempelajari cara jadi penyerang sekitar sebulan terakhir di klubnya, Arsenal. Meskipun begitu, memori otot Merino tampak sudah terbentuk. Peran baru di klub tersebut membawa berkah untuk tim nasional Spanyol.

Spanyol selamat dari sergapan tuan rumah Belanda dalam laga pertama perempat final Liga Nasional Eropa 2024-2025 di Stadion Feyenoord, Jumat (21/3/2025) dini hari WIB. Merino menjadi pahlawan Spanyol lewat gol penyeimbang pada menit ketiga injury time. Laga berakhir imbang 2-2.

”Hasil imbang yang diraih susah payah. Sangat sulit karena kami bertemu dengan tim rival. Kami ingin menyudahi rekor tidak pernah menang di sini (di Belanda), tetapi tidak bisa,” kata Pelatih Kepala Spanyol Luis de la Fuente yang sukses memperpanjang rekor tidak terkalahkan dalam 22 laga.

Merino adalah sosok paling tepat, pada waktu yang tepat. Dia dimasukkan pada menit ke-84, tiga menit setelah bek sayap Belanda, Jorrel Hato, diganjar kartu merah. Fuente berupaya menambah pemain di kotak penalti untuk memanfaatkan keunggulan pemain.

Layaknya seorang penyerang tengah murni, Merino langsung berinisiatif masuk ke kotak penalti setelah melihat pergerakan penyerang sayap Nico Williams. Dia menunggu bola di depan gawang. Penempatan posisi itu berbuah manis. Bola menghampiri kakinya saat terjadi kemelut.

Spain's Mikel Merino, right, scores his side second goal during the UEFA Nations League quarterfinal first leg match between the Netherlands and Spain at De Kuip stadium in Rotterdam, Netherlands, Thursday, March 20, 2025. (AP Photo/Peter Dejong)

Walaupun sang pemain kidal harus mengeksekusi bukan dengan kaki terkuat, kaki kanan, itu tidak masalah. Merino dengan mudah mencetak gol dengan satu sentuhan, tanpa mengontrol terlebih dulu. Dia seperti sudah terbiasa berada dalam momen penyelesaian akhir itu.

Aksi heroik Merino tidak lepas dari pengaruh di Arsenal. Ditugaskan jadi penyerang darurat sejak medio Februari, dia sudah tampil tujuh kali sebagai ujung tombak. Pemain 28 tahun itu cukup bersinar, sukses mencetak empat gol walaupun tidak pernah bermain di posisi tersebut sepanjang kariernya.

Manajer Arsenal Mikel Arteta berkata pada akhir pekan lalu, dirinya sangat puas dengan perkembangan Merino di posisi baru. ”Itu sangat menuntut baginya. Kami meminta untuk sesuatu yang belum pernah dilakukannya. Namun, dia mau belajar dan memberikan yang terbaik. Itu sangat membantu,” ujarnya.

Potensi Merino untuk menjadi penyerang sudah tercium sejak Piala Eropa Jerman 2024. Dia merupakan pencetak gol kemenangan Spanyol atas tuan rumah dalam laga semifinal yang berlangsung hingga babak tambahan. Ketika itu, dia berperan sebagai gelandang box to box yang sering ikut maju.

Quote

Cukup menyedihkan kecolongan gol pada akhir laga. Kami tidak pantas mendapatkan itu. Sangat sulit bermain dengan sepuluh orang.

Swedish referee Glenn Nyberg (R) shows the red card to Netherlands' defender #05 Jorrel Hato (4th R) during the UEFA Nations League quarter-final first leg match between Netherlands and Spain at De Kuip stadium in Rotterdam, on March 20, 2025. (Photo by NICOLAS TUCAT / AFP)

Eksperimen Belanda

Terlepas dari hasil, penampilan Belanda cukup meyakinkan sebelum hukuman kartu merah. Mereka dikejutkan lewat gol Williams pada awal laga, tetapi bisa bangkit perlahan dan mendominasi permainan. Gol Cody Gakpo dan Tijjadni Reijnders sempat memberikan keyakinan.

”Cukup menyedihkan kecolongan gol pada akhir laga. Kami tidak pantas mendapatkan itu. Sangat sulit bermain dengan sepuluh orang. Kami sudah menampilkan yang terbaik dan menjadi tim lebih baik. Kami siap menantang di kandang mereka,” kata Pelatih Kepala Belanda Ronald Koeman, seperti dikutip situs resmi UEFA.

Eksperimen Koeman terbilang berhasil. Gelandang serang Bournemouth, Justin Kluivert, diturunkan sejak menit awal. Koeman ingin memanfaatkan momentum Kluivert yang sedang berapi-api di Liga Inggris. Adapun Kluivert baru tiga kali tampil untuk timnas.

Kluivert pernah dipanggil Belanda pada 2018. Lalu, setelah sekian lama, dia baru bergabung lagi dengan timnas pada babak grup Liga Nasional Eropa. Dia terakhir kali turun sebagai penyerang sayap kanan versus Bosnia pada November 2024.

Peran kali ini berbeda. Kluivert ditugaskan sebagai gelandang serang, diberikan kebebasan seperti Bournemouth. Dia sering kali bergerak mengisi area halfspace sisi kiri atau bertukar posisi dengan penyerang sayap kiri Cody Gakpo. Kombinasi Kluivert dengan Gakpo berbuah gol pada paruh pertama.

Selain menyumbang asis, Kluivert juga menciptakan pergerakan tanpa bola di pertahanan lawan. Para pemain Spanyol cukup kebingungan karena serangan lini kedua Belanda. Saat Kluivert bergerak ke sisi kiri, Reijnders naik ke posisi ”nomor 10” atau tepat di belakang striker Memphis Depay.

Spain's Marc Cucurella, left, duels for the ball with Netherlands' Jeremie Frimpong during the UEFA Nations League quarterfinal first leg match between the Netherlands and Spain at De Kuip stadium in Rotterdam, Netherlands, Thursday, March 20, 2025. (AP Photo/Peter Dejong)

Keputusan Koeman memainkan Jeremie Frimpong sebagai penyerang sayap di sisi kanan juga berhasil. Kecepatan Frimpong sangat merepotkan bek sayap Marc Cucurella. Salah satu aksi dari pemain Bayer Leverkusen itu berbuah asis untuk gol Reijnders pada awal paruh kedua.

Spanyol terkesan hening setelah unggul cepat. Penyerang sayap Barcelona, Lamine Yamal, yang ditarik pada menit ke-66 juga tidak banyak berkontribusi setelah sempat berperan merebut bola dalam proses gol pembuka. Nyaris hanya Williams yang tampil apik.

Peraih tiket semifinal akan ditentukan dalam laga kedua di kandang Spanyol, Stadion Mestalla, Valencia, Senin dini hari WIB. ”Kami punya tim yang bagus, tetapi harus bekerja lebih keras. Laga ini memperlihatkan kami tidak pernah menyerang. Kami punya peluang besar di Valencia,” tegas Williams. (AP/REUTERS)


Kerabat Kerja

Penulis:

Kelvin Hianusa
 | 

Editor:

Wisnu Aji Dewabrata
 | 

Penyelaras Bahasa:

Kusnadi .