Daihatsu Indonesia Masters 2025 digelar mulai besok. Ratusan atlet akan berlaga, termasuk para pemain muda dan formasi baru ganda Indonesia.
20 Jan 2025 16:41 WIB · Olahraga
JAKARTA, KOMPAS — Bermain pada turnamen level menengah di hadapan publik sendiri ialah kesempatan berharga. Maka, ketika memiliki kesempatan bermain di Indonesia Masters 2025 di Istora Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, para pemain muda Indonesia ingin memanfaatkannya dengan baik. Kejutan dari mereka pun dinanti dalam ajang yang akan digelar 21-26 Januari 2025 ini.
Tunggal putra Indonesia, Alwi Farhan, misalnya, begitu antusias menyambut di Indonesia Masters Super 500. Sejak edisi tahun lalu, Alwi menanti untuk bisa tampil dalam turnamen level menengah tersebut. Penantian itu berakhir tahun ini ketika pemain berusia 19 tahun ini mendapatkan kesempatan memulai pertandingan melalui babak kualifikasi.
Selain tak sabar merasakan atmosfer pertandingan di Istora yang selalu ramai penonton, Alwi juga ingin segera mengeluarkan kemampuan terbaik di hadapan publik sendiri. ”Apalagi secara persiapan, saya sudah sangat siap tempur. Di sisi lain, meskipun antusias, saya tetap harus tetap kontrol agar tidak terlalu tegang,” ucap Alwi dalam konferensi pers di Istora, Senin (20/1/2025).
Selain Alwi, pasangan ganda putri Isyana Syahira Meida dan Rinjani Kwinara Nastine juga akan memulai gelaran Indonesia Masters 2025 melalui babak kualifikasi. Pasangan yang meraih medali perunggu di Kejuaraan Dunia Junior 2024 ini masih merupakan pemain pratama di PBSI.
Pemain pratama lain yang juga akan turun di babak kualifikasi adalah pasangan ganda campuran Jessica Maya Rismawardani dan Zaidan Arrafi Awal Nabawi.
:quality(80):watermark(https://cdn-content.kompas.id/umum/kompas_main_logo.png,-16p,-13p,0)/https://asset.kgnewsroom.com/photo/pre/2025/01/20/1847d98b-2fb0-4470-a223-aeba684d89cf_jpg.jpg)
Pada sektor tunggal putri, antusiasme bermain di Indonesia Masters juga dirasakan oleh Putri Kusuma Wardani. Pemain berusia 22 tahun ini akan merasakan Indonesia Masters ketiganya. Pada dua edisi sebelumnya, langkah Putri selalu terhenti pada babak 16 besar.
Putri antusias tampil lagi di Indonesia Masters karena bertekad untuk melampaui capaian pada dua tahun sebelumnya. Apalagi, tahun ini, dia datang ke Indonesia Masters dengan tambahan kepercayaan diri berkat tren positif yang diukir mulai pertengahan 2024.
Sebelum itu, Putri sempat menepi untuk mengembalikan performa ke fase terbaiknya. Hal itu dilakukan Putri setelah sepanjang 2023, penampilannya menurun. Putri tersingkir sebanyak 16 kali pada babak pertama atau kedua dari 19 turnamen. Hasil terbaiknya adalah perempat final.
Putri lantas perlahan menunjukkan kebangkitan. Dalam dua turnamen beruntun, yakni Taiwan Terbuka Super 300 dan Hong Kong Terbuka Super 500, Putri selalu berhasil masuk final.
Saya ingin main lepas, tidak mau membebani diri sendiri, tetapi juga tetap ada target. Karena sebelumnya di level yang sama bisa jadi finalis, sekarang ingin naik podium lagi.
:quality(80):watermark(https://cdn-content.kompas.id/umum/kompas_main_logo.png,-16p,-13p,0)/https://asset.kgnewsroom.com/photo/pre/2025/01/20/a327bd68-c2dd-4027-bbed-4e5133d0522b_jpg.jpg)
Pebulu tangkis yang kini menghuni peringkat ke-17 dunia ini kemudian menjuarai Korea Masters Super 300. Pada level lebih tinggi, Putri mencapai semifinal Denmark Terbuka Super 750 dan perempat final Malaysia Terbuka.
”Saya ingin main lepas, tidak mau membebani diri sendiri, tetapi juga tetap ada target. Karena sebelumnya di level yang sama bisa jadi finalis, sekarang ingin naik podium lagi,” ujar Putri.
Selain para pemain muda, Indonesia Masters juga akan menjadi ajang unjuk kemampuan formasi baru ganda di hadapan publik sendiri. Pada ganda campuran, ada beberapa formasi baru, termasuk Rinov Rivaldy/Lisa Ayu Kusumawati dan Dejan Ferdinansyah/Siti Fadia Silva Ramadhanti, yang sebelumnya tampil di India Terbuka pekan lalu.
Ada pula Pitha Haningtyas Mentari yang akan menjalani debut bersama pemain yang lebih muda, Verrell Yustin Mulia. Indonesia Masters juga akan menjadi ajang tampilnya ganda campuran lain yang dipasangkan seusai Olimpiade Paris 2024, di antaranya Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah, Adnan Maulana/Indah Cahya Sari Jamil, dan Jafar Hidayatullah/Felisha Albertha Nathaniel Pasaribu.
”Harapan (meraih gelar) juga ada pada pemain muda, selain unggulan di nomor ganda putra, tunggal putra, dan tunggal putri. Termasuk pasangan ganda baru, harapannya ada progres dan kejutan,” ujar Kepala Bidang Pembinaan Prestasi PP PBSI Eng Hian.
:quality(80):watermark(https://cdn-content.kompas.id/umum/kompas_main_logo.png,-16p,-13p,0)/https://asset.kgnewsroom.com/photo/pre/2025/01/16/6146e41c-17ad-4e0b-9bf7-00f4adf845b7_jpg.jpg)
Turnamen ini juga akan menjadi ajang formasi baru ganda putra Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana dan Daniel Marthin/Muhammad Shohibul Fikri tampil perdana di Istora. Pada Indonesia Masters 2024, Leo dan Daniel yang masih berpasangan memberi satu-satunya gelar juara bagi tuan rumah.
Leo dan Daniel pun bertekad untuk mempertahankan gelar tersebut kendati dengan pasangan berbeda. Dengan absen di Malaysia dan India Open, baik Leo maupun Daniel mempunyai waktu persiapan yang panjang untuk turun di turnamen ini.
Meski banyak pemain muda, tumpuan tetap berada di pundak senior, seperti Fajar Alfian dan Muhammad Rian Ardianto di sektor ganda putra, Gregoria Mariska Tunjung pada tunggal putri, dan Jonatan Christie untuk tunggal putra. Anthony Sinisuka Ginting akan absen di kompetisi ini dan sejumlah turnamen lain selama 1-2 bulan ke depan untuk fokus pada penyembuhan dan rehabilitasi cedera yang dialaminya.
Indonesia Masters 2025 akan diikuti 268 pebulu tangkis dari 21 negara. Pada hari terakhir pertandingan, Minggu (26/1/2025), PBSI menyiapkan acara khusus untuk penghormatan kepada Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan.
:quality(80):watermark(https://cdn-content.kompas.id/umum/kompas_main_logo.png,-16p,-13p,0)/https://asset.kgnewsroom.com/photo/pre/2025/01/20/33da933e-1762-4309-a9f9-4f7f7f14913f_jpg.jpg)
Acara penghormatan itu akan dilaksanakan sebelum partai final Indonesia Masters. Ketua Panitia Indonesia Masters 2025 Armand Darmadji mengatakan, acara penghormatan akan diisi berbagai kegiatan menarik, termasuk laga ekshibisi.
Hendra/Ahsan mengumumkan pensiun pada Desember 2024. Indonesia Masters akan menjadi pertandingan profesional terakhir ganda putra yang dijuluki ”The Daddies” ini.
Penulis:
Rebiyyah Salasah, Riana AfifahEditor:
Wisnu Aji Dewabrata