BerandaOlahragaMendung Terus Bergelayut ...

Mendung Terus Bergelayut di Langit Manchester City

Periode buruk Manchester City belum juga berakhir. Guardiola akan memanfaatkan momentum jendela transfer Januari untuk mencari pemain.

27 Des 2024 15:14 WIB · Olahraga

Oleh Rebiyyah Salasah

MANCHESTER, JUMAT — Mendung yang menggelayuti Manchester City di Liga Inggris belum juga sirna. Everton bahkan menambah mendung di langit Manchester City dan di hati Erling Halaand. Aktif di jendela transfer Januari diharapkan jadi solusi bagi City.

Peluang terbaik City untuk menyapu mendung itu sebenarnya ada pada laga boxing day melawan Everton di Stadion Etihad, Manchester, Kamis (26/12/2024) malam. Apalagi, City mendapatkan kesempatan penalti pada menit ke-53 yang bisa memastikan keunggulan atas Everton.

Namun, peluang menang itu melayang. City harus puas bermain imbang setelah gol Bernardo Silva pada menit ke-14 mampu dibalas Iliman Ndiaye pada menit ke-36.

”Tentu saja kami butuh kemenangan dan kami tidak mendapatkannya. Tim bermain sangat bagus lagi di semua lini dan sayangnya tidak bisa meraih kemenangan itu,” tutur Pelatih Manchester City Pep Guardiola, dikutip dari laman resmi Premier League.

Penyerang Manchester City Erling Haaland meloncati kiper Everton Jordan Pickford dalam pertandingan Liga Inggris antara Manchester City dan Everton di Stadion Etihad, Manchester, Kamis (26/12/2024).

Seperti kata Guardiola, kemenangan sangat dibutuhkan oleh Manchester City yang haus hasil positif. Dalam total sembilan laga Liga Inggris, sang juara bertahan hanya membukukan satu kemenangan.

Saking buruknya performa City, Guardiola bahkan mengatakan timnya berisiko tidak lolos ke Liga Champions. Terlebih, City kini berada di luar empat besar klasemen yang jadi syarat berlaga di kancah Eropa. Mereka menempati peringkat ketujuh dengan 28 poin, terpaut hingga lima poin dari Arsenal pada urutan keempat.

Quote

Ya, beginilah hidup. Kami tidak berharap tidak memenangi pertandingan berkali-kali. Tapi apa yang harus Anda lakukan selain melanjutkan hidup ke pertandingan berikutnya?

Menghadapi Everton, Manchester City sebenarnya bisa saja mengakhiri rentetan hasil buruk itu lewat penalti setelah skor imbang 1-1. Eksekutor yang ditunjuk adalah Erling Haaland yang, meskipun sedang menghadapi kesulitan di depan, hanya sekali gagal mencetak gol penalti sebelumnya.

Namun, nasib baik tidak berpihak kepada Haaland dan City. Bola tendangan Haaland yang mengarah ke sisi kiri gawang mampu diblok kiper Everton, Jordan Pickford. Bola pantul yang disundul Haaland ke dalam gawang pun tidak menghasilkan gol karena offside.

”Ya, beginilah hidup. Kami tidak berharap tidak memenangi pertandingan berkali-kali. Tapi apa yang harus Anda lakukan selain melanjutkan hidup ke pertandingan berikutnya?” kata Guardiola.

Menurut Guardiola, salah satu solusi yang bisa diambil untuk menangani periode buruk itu adalah dengan memanfaatkan jendela transfer Januari. Apalagi, kata Guardiola, penyebab City menghadapi situasi sulit ialah absennya beberapa pemain kunci karena cedera.

Saat melawan Everton, pelatih asal Spanyol ini mengatakan, ada delapan pemain kunci cedera sehingga tidak bisa dimainkan, termasuk Ederson, Ruben Dias, Rodri, dan John Stones. Sementara dua pemain lainnya, Kevin De Bruyne dan Ilkay Guendogan, tidak siap untuk bermain 90 menit. Alhasil, keduanya hanya masuk sebagai pemain pengganti selama masing-masing 15 dan lima menit terakhir.

”Jika kami bisa, kami harus menambah pemain saat jendela transfer musim dingin. Anda tahu kami berjuang, terutama di lini belakang dan tengah,” kata Guardiola kepada Amazon Prime.

”Jendela transfer pada musim dingin tidak mudah, tetapi semua orang menyadarinya. Saya rasa bahkan para pemain meminta kami, ’Tolong, kami ingin beberapa pemain tambahan’,” ujarnya.

Kiper Everton Jordan Pickford bersiap-siap sebelum penyerang Manchester City Erling Haaland mengeksekusi tendangan penalti dalam pertandingan Liga Inggris antara Manchester City dan Everton di Stadion Etihad, Manchester, Kamis (26/12/2024).
Kiper Everton Jordan Pickford berupaya menyelamatkan gawangnya setelah penyerang Manchester City Erling Haaland mengeksekusi tendangan penalti dalam pertandingan Liga Inggris antara Manchester City dan Everton di Stadion Etihad, Manchester, Kamis (26/12/2024).
Kiper Everton Jordan Pickford berhasil menangkap bola setelah penyerang Manchester City Erling Haaland mengeksekusi tendangan penalti dalam pertandingan Liga Inggris antara Manchester City dan Everton di Stadion Etihad, Manchester, Kamis (26/12/2024).
Reaksi penyerang Manchester City Erling Haaland setelah gagal mengeksekusi tendangan penalti dalam pertandingan Liga Inggris antara Manchester City dan Everton di Stadion Etihad, Manchester, Kamis (26/12/2024).

Jendela transfer Liga Inggris akan dibuka pada 1 Januari 2025. Pada momen Tahun Baru ini, semua tim kasta teratas Inggris dapat membeli dan menjual pemain. Guardiola menekankan, pemain yang direkrut pada jendela transfer Januari bukan hanya untuk ”menambal” tim saat ini.

Guardiola ingin merekrut pemain untuk proyeksi tim hingga lima tahun mendatang. ”Ini bukan hanya sekarang atau minggu ini, tetapi untuk waktu yang lama. Tentu saja, kami harus berbicara dengan klub dan klub akan memutuskan,” ucap pelatih yang mempersembahkan enam gelar Liga Inggris untuk City ini.

Paceklik Haaland

Di sisi lain, problem yang dihadapi City sebenarnya bukan hanya badai cedera. Pemain andalannya, Erling Haaland, juga mengalami paceklik. Setelah mengawali musim dengan gemilang dengan mencetak 10 gol dalam lima laga pembuka, Haaland hanya berhasil mencetak tiga gol dalam 13 pertandingan setelahnya.

Kegagalan penalti ke gawang Everton semakin mempertegas kondisi tersebut. Apalagi, upaya Haaland saat penalti menjadi satu-satunya tembakan tepat sasaran pemain Norwegia ini dalam laga tersebut.

Selain itu, terdapat perbedaan mencolok dari rasio konversi tembakannya dalam lima laga awal dan 13 laga setelahnya. BBC mencatat, ada penurunan rasio dari 38,5 persen menjadi hanya 6,4 persen.

Britain Soccer Premier League

Di sisi lain, Pickford tampil brilian. Mantan kiper timnas Inggris, Paul Robinson, mengatakan, Pickford pandai memberi tekanan pada penyerang. Robinson meyakini, Haaland pasti merasakan tekanan ketika hendak melepaskan tembakan.

”Haaland tidak menendangnya seperti yang seharusnya dilakukan pemain kidal. Penalti yang buruk, tetapi penyelamatan yang bagus,” ucap Robinson di BBC Radio 5 Live.


Kerabat Kerja

Penulis:

Rebiyyah Salasah
 | 

Editor:

Wisnu Aji Dewabrata
 | 

Penyelaras Bahasa:

Nur Adji