Pesta akbar sepak bola dunia yang berlangsung setiap empat tahun sekali itu selalu ditunggu warga dunia.
04 Jun 2026 19:19 WIB · Olahraga
AFP
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2026/06/04/a8b77bc0bc2a4c3f7470d41c03098389-000_B4QR62A.jpg)
Bias pelangi muncul saat siraman air di Bandara Newark, New Jersey, Amerika Serikat, ke badan pesawat yang membawa tim nasional Brasil, Selasa (2/6/2026). Lukisan alam itu seolah menyambut keceriaan serta warna-warni yang akan tercipta di Amerika Serikat yang menjadi tuan rumah Piala Dunia 2026.
Pesawat Azul Airlines itu membawa skuad Brasil dari Rio de Janeiro, sehari setelah tim yang dikenal sebagai tim ”Samba” tersebut menyelesaikan pertandingan persahabatan melawan Panama dengan kemenangan 5-2. Dari dalam pesawat, para pemain, pelatih, dan staf tim Brasil menuruni tangga pesawat dengan mengenakan setelan jas warna abu-abu yang terlihat necis dan perlente. Penampilan Vinicius Jr, kapten tim Casemiro, dan Pelatih Carlo Ancelotti lebih mirip pengusaha ketimbang pemain atau pelatih sepak bola.
Sebagai penyandang gelar juara terbanyak di turnamen Piala Dunia, Brasil tiba di AS dengan motivasi berlipat ganda dan dengan misi akhir menambahkan lima bintang yang sudah melekat di jersei mereka. Sudah 22 tahun sejak terakhir Brasil mengangkat trofi Piala Dunia di Benua Asia, dan kini ketika Piala Dunia digelar di benua mereka, kesempatan itu tidak akan mereka sia-siakan. Brasil akan berusaha mengulang kenangan manis saat menjadi juara Piala Dunia 1994 di tanah Amerika Serikat.
Sehari setelah tiba di AS, pemain Brasil langsung berlatih dan beradaptasi dengan hawa musim panas di New Jersey yang berkisar 30 derajat celsius. Mereka terus menjaga kebugaran dan mempertajam strategi tim agar tampil dalam performa terbaik di Piala Dunia 2026. Brasil bergabung di Grup C bersama Maroko, Skotlandia, dan Haiti. Pada pertandingan pertama, Brasil akan melawan Maroko, tim yang menjadi semifinalis Piala Dunia 2022 Qatar, di Stadion Metlife (untuk Piala Dunia 2026, nama stadion berubah sementara menjadi Stadion New Jersey New York) pada 14 Juni 2026.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2026/06/04/ea43e5bbd7ad29ab4ccdd300bdf205fc-000_B4QX2XL.jpg)
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2026/06/04/a90009f9fb4f1e914e28014bb3c4b86a-063_2279420908.jpg)
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2026/06/04/98efb286c6068f945cc52fed57cb58e6-cropped_image.jpg)
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2026/06/04/ef85f1634234bd002c35b407e0e84c68-063_2279417361.jpg)
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2026/06/04/3eaf438e12fab564add4f153e0953b9b-AP26153468935723.jpg)
Pemain Brasil saat tiba di Bandara Newark, New Jersey, Amerika Serikat, Selasa (2/6/2024), menjelang penyelenggaraan Piala Dunia 2026.
AFP/Leonardo Munoz
Bordir logo tim Brasil dengan lima bintang di atasnya
AFP/Jordan Bank
Pemain Brasil Carlo Ancelotti
AFP/Leonardo Munoz
Vinicius Jr
AFP/Jordan Bank
Neymar Jr. AP Photo/Seth Wenig
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2026/06/04/afaa9e34c72b23638c7117e58ae9b1ea-063_2278949265.jpg)
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2026/06/04/ec982e9f1e481e463b0a96982bdb91c7-063_2278947849.jpg)
Selain tim Brasil, sebagian tim peserta Piala Dunia 2026 telah tiba di AS. Piala Dunia 2026 digelar di AS, Kanada, dan Meksiko. Ini adalah pertama kalinya tiga negara menjadi penyelenggara edisi Piala Dunia. Sebelumnya, dua negara pernah menjadi tuan rumah bersama pada Piala Dunia 2002 di Korea Selatan dan Jepang. Untuk pertama kalinya juga, edisi Piala Dunia diikuti oleh 48 negara yang dibagi dalam 12 grup. Sebelumnya, Piala Dunia 2022 yang digelar di Qatar diikuti 32 negara.
Bagi AS dan Meksiko, ini adalah kedua kalinya mereka menggelar turnamen Piala Dunia. Meksiko pernah menjadi tuan rumah Piala Dunia 1986 dengan tim Argentina sebagai pemenangnya. Sementara AS pertama kali menjadi tuan rumah pada 1994 saat Brasil yang diperkuat Dunga, Romario, dan Bebeto mengangkat trofi Piala Dunia.
Tim ”Tango” Argentina juga telah siap mempertahankan trofi Piala Dunia. Masih dengan formasi tim yang kurang lebih sama dengan tim yang menjuarai Piala Dunia 2022 Qatar, Argentina berusaha menjadikan Piala Dunia 2026 menjadi last dance bagi Lionel Messi, pesepak bola yang dijuluki sebagai pemain terbaik sepanjang masa (GOAT).
Messi dan kawan-kawan berharap tuah Stadion Lusail, Qatar, 18 Desember 2022, saat mereka mengangkat trofi Piala Dunia, menular hingga ke partai final Piala Dunia 2026 yang menurut rencana akan digelar di Stadion New Jersey New York, 16 Juli 2026. Sejak Piala Dunia 1966 Inggris, belum pernah ada negara yang menjuarai ajang Piala Dunia secara berurutan.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2026/06/04/fd866e65ca54a684ddf65fd78048f773-AP26155050597788.jpg)
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2026/06/04/2f08ce06458913aac2e76a0a6c1d8a37-AP26155054326048.jpg)
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2026/06/04/3405e401ab55171b39c1ea724b98d0ad-000_B4QF27U.jpg)
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2026/06/04/66e6297518d6a9271247648ef5160fe6-000_B4NE2XD.jpg)
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2026/06/04/250b6caedd16d6c3a8dcf797b5f10441-000_B4BZ3DT.jpg)
Pesta warga dunia di Piala Dunia
Meksiko akan membuka turnamen Piala Dunia 2026 dengan menjamu Afrika Selatan di Stadion Mexico City pada 11 Juni 2026. Stadion megah yang dulu bernama Stadion Azteca ini menjadi saksi saat tiga gol tim Argentina yang masing-masing dicetak oleh Jose Luis Brown, Jorge Valdano, dan Jorge Burruchaga membungkam tim Jerman Barat di partai final Piala Dunia 1986.
Setelah 40 tahun yang lalu menutup rangkaian pertandingan di Piala Dunia 1986, stadion tersebut mendapatkan kehormatan sekali lagi untuk membuka Piala Dunia 2026.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2026/06/04/e651cc9339814abac7085e76fe2f4137-000_B4CL4JC.jpg)
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2026/06/04/9dcf6d50307bf0139c7916f345a7dfb8-000_B48N686.jpg)
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2026/06/04/15ad7730fc8da386c0b5d14593df4c2f-063_2278497932.jpg)
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2026/06/04/0942960560fed3d0a31f969ec279abc5-000_B4B47VA.jpg)
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2026/06/04/d67c6165b71b65d523245151202be9e7-000_B4WF963.jpg)
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2026/06/04/38f610d1bf8570b743b5b543a8aebd4e-000_B4NL4CM.jpg)
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2026/06/04/2ce9932cf5ec746e0b34d845f0d106bf-000_B4U38DX.jpg)
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2026/06/04/ed7e2e4841204238ad7d447a484b8935-AP26149499633804.jpg)
Ajang Piala Dunia yang diselenggarakan setiap empat tahun sekali merupakan salah satu turnamen olahraga terbesar di dunia. Kehadirannya selalu dirayakan oleh umat manusia di seluruh penjuru dunia. Miliaran penduduk menyaksikan pertandingan secara langsung dengan hadir di stadion atau lewat tayangan televisi dan streaming di internet.
Anak-anak hingga dewasa dari berbagai belahan dunia begitu mencintai Piala Dunia. Mereka bermain sepak bola dengan gembira dan membayangkan suatu hari bisa tampil di Piala Dunia.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2026/06/04/6628892b46be69db3048592084434702-000_B4RV99V.jpg)
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2026/06/04/f611b745db552336f588d9610a9962f5-AP26154660116803.jpg)
Penulis:
Yuniadhi AgungEditor:
Demitrius Wisnu WidiantoroPenyelaras Bahasa:
Priskilia Bintang Cornelia Sitompul